Teknik Budi Daya Jamur Kancing Selama Pemulihan Yang Benar

Posted on

Budi Daya Jamur Kancing Selama Pemulihan

Tujuan periode pemulihan adalah untuk menginkubasi lapisan casing serta permukaannya tanpa memicu terbentuknya tubuh buah sebelum waktunya (prematur). Budi Daya Jamur Kancing Selama Pemulihan  Umumnya, periode pemulihan tidak membutuhkan ventilasi. Aktivitas biologi selama pemulihan dapat menjadikan suhu, kandungan C02, dan RH meningkat. Pengendalian iklim dalam ruangan sebaiknya dilakukan jika batas maksimumnya terlampaui.

Sirkulasi dijaga minimum. Sirkulasi untuk mencegah perbedaan yang besar antara suhu kompos dan suhu ruangan atau untuk mengaktifkan pendinginan internal {internalcooling). Apabila kondisinya ideal, tidak perlu melakukan sirkulasi sama sekali selama periode pemulihan. Jika tindakan cooling memang diperlukan, kandungan C02 tetap dijaga kestabilannya. Untuk menghindari tindakan tersebut, suhu kompos sebelum adul diturunkan hingga 24° C. Selama pemulihan, suhu kompos dapat meningkat hingga 27° C. Akan tetapi, hal tersebut tidak selalu memerlukan tindakan cooling. Kandungan C02 dalam udara antara 0,3—1,0% (antara 3.000— 10.000 ppm) dalam ruang tumbuh yang terisolasi dengan baik dan miselium dapat tumbuh aktif.

Sesudah adul, penyiraman dapat dilakukan (1 l/m2) untuk memulai pertumbuhan kembali miselium dan untuk melembapkan lapisan casing. Keuntungan tambahan dari tindakan tersebut adalah agar diperoleh miselium yang lebih kuat. Namun, jika miseliumnya sedikit, tidak disarankan melakukan penyiraman sesudah adul

karena tindakan tersebut justru dapat memperlambat pemulihan. Selama pemulihan tidak disarankan untuk melakukan penyiraman. Periode pemulihan lazimnya berkisar 1—3 hari.

NB: Periode Pemulihanya yang terlalu lama dapat diakibatkan oleh hal hal berikut

  1. Miselium pada casing terlalu sedikit untuk mempercepat terjadinya proses pemulihan. periode inkubasinya terlalu lama. Kondisi ini disebabkan oleh miselium terlalu tua untuk membuat pemulihan terjadi secara cepat.
  2. Putusnya pertukaran antara kompos dengan casing. Hal ini diakibatkan oleh penyiraman sesudah adul yang berlebihan atau adul terlalu dangkal.
  3. Posisi kipas pengatur sirkulasi terlalu tinggi sehingga perbedaan suhu kompos terlalu besar. Keseluruhan spawn lebih lemah dari kondisi normal (terlalu banyak miselium pada bagian bawah casing).
  4. Tanah lapisan casing terlalu padat/berat.

Pembentukan Tubuh Buah Budi Daya Jamur Kancing Selama Pemulihan

Setelah proses pemulihan miselium (recovery), tahap selanjutnya adalah menurunkan suhu kompos (media tanam) yang bertujuan untuk memberikan tekanan (stres).Tujuannya agar miselium segera membentuk tubuh buah jamur. Adapun cara pembentukan tubuh buah jamur kancing mencakup tahap-tahap persiapan penurunan suhu, perlakuan penurunan suhu, dan perlakuan untuk pembentukan tubuh buah.

a. Persiapan penurunan suhu (cooling down)

Sebelum penurunan suhu dilakukan, pastikan kondisi miselium telah pulih kembali setelah di-adul dan merata di seluruh media tanam (kompos).

Cirinya adalah miselium jamur kancing menyambung atau menyatu kembali setelah mengalami pemutusan (adul). Penyambungan miselium jamur kancing diusahakan jangan sampai terlalu kuat sehingga membentuk stroma (penebaian miselum). Setelah itu, lakukan sirkulasi dengan menggunakan blower selama 6—8 jam hingga suhu merata 26—28° C.

b. Perlakuan penurunan suhu ( cooling (town)

Setelah suhu di dalam ruangan merata, iangkah selanjutnya membuka jendela (ventiiasi 100%).Tujuannya untuk mengurangi CO, di dalam ruangan sekaligus menurunkan suhu ruangan. Untuk membantu menurunkan suhu, dapat menggunakan air conditioner (AC) dan mengondisikan hingga suhu kompos 17° C secara bertahap selama 48 jam. Selanjutnya, suhu kompos dipertahankan 17° C dan suhu ruangan di bawah 2° C selama 48 jam.

Teknik Budi Daya Jamur Kancing Selama Pemulihan Yang Benar
Membuka jendela untuk ventiiasi. Tujuannya untuk menurunkan suhu udara di dalam ruangan

c. Perlakuan pembentukan buah tubuh buah

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan saat proses pembentukan tubuh buah, di antaranya suhu ruangan dan suhu kompos, kelembapan udara (RH), serta kadar oksigen. Saat proses pembentukan tubuh buah, suhu ruangan dinaikan menjadi 16° C dan suhu kompos dinaikan menjadi 18° C. Agar kadar oksigen di dalam ruangan terpenuhi, dilakukan pengaturan buka atau tutup jendela (ventiiasi) sesuai kebutuhan. Kondisikan kelembapan udara 85—90% dan dihindari kelembapan udara yang rendah (kering). Oleh karena itu, kadar air casing harus selalu diperiksa. Selain itu, pengabutan juga perlu dilakukan jika kelembapan kurang dari 75%. Pertahankan kondisi tersebut sampai tumbuh primordia jamur kancing.

Primordia jamur kancing berbentuk bulat seperti kepala jarum (pin head). Selanjutnya, primordia akan berubah menjadi tubuh buah dalam beberapa hari. Saat fase tubuh buah, bagian batang dan tudung jamur dapat dibedakan. Adapun pemanenan dilakukan pada saat tubuh buah dalam stadia kancing (button). Jamur saat kondisi tersebut belum terbuka tudungnya dan bobotnya optimal.

BACA JUGA:  Teknik Budidaya Jamur Kancing Cepat Panen

Demikian artikel tentang Teknik Budi Daya Jamur Kancing Selama Pemulihan Yang Benar.Semoga bermanfaat