Keuntungan Yang Sangat Memuaskan Dengan Cara Budidaya Petai

Posted on

Ruangtani.com – Sebagian orang pastinya sudah mengenal dengan tanaman khas dari Indonesia ini yang salah satu sangat populer dikalangan masyrakatnya, jenis tanaman yang mempunyai ciri khas baunya tanaman apakah pastinya sudah penasaran !!! ya tanaman itu ialah petai. Kebanyakan orang mengkonsumsinya petai ini sebagi lalapan atau menggunakan bahan baku masakan sehari-hari. Petai ini kebanyakan orang dibuat masakan sambel goreng yang merupakan salah satu masakan yang sangat populer yang menggunakan petai sebagai bahan baku masakan tersebut.

Pada petai ini dilihat mempunyai kandungan yang benyak sekali gizinya, petai tersebut banyak mengandung seperti vitamin A, vitamin C, Zat besi dan juga Kalsium. Katanya petai juga bisa sebagai obat yang sangat mujarab untuk penyembuhan penyakit seperti kencing manis. Dilihat dari kebutuhan akan petai yang cukup tinggi serta bermacam manfaat yang dimiliki tanaman ini, maka kebanyakan orang belajar dengan bercocok tanam petai baik untuk kebutuhan sendiri maupun sebagi membantu perekonomian atau lahan bisnis.

petai

Keuntungan Yang Sangat Memuaskan Dengan Cara Budidaya Petai

Karakteristik Tanaman Petai

Seperti kebanyak tanaman kebun yang lainnya, ada beberapa karakteristik yang dimiliki petai yang perlu untuk diketahui apabila ingin untuk memutuskan untuk memulai budidaya tanaman petai ini. Pohon petai ini biasanya mempunyai tinggi 5 hingga 25 meter. Untuk jenis pohon petai ialah pohon berkayu dengan bentuk tajuk yang sangat terbuka, cirri buah ini berbetuk panjang dengan 10 hingga 18 biji petai untuk tiap buahnya.

Pada tanaman petai yang tumbuh dengan subur pada lahan dengan ketinggian 10 hingga 800 meter dari permukaan laut. Untuk membudidayakan petai ini dengan cara monokultu. Tapi sebagian petani tak jarang menanam dengan cara tumpang sari. Untuk jenis tanaman yang biasanya dibudidayakan dengan tumpang sari dengan tanaman lain seperti kacang tanah.

Tahap Pembibitan Tanaman Petai

Tahap pertama dalam membudidayakan petai ialah dengan cara menaman bibit. Menanam bibit ini dengan cara menggunakan okulasi, jika hal ini tidak dapat dilakukan dengan sendiri cukup dengan membeli bibit dengan langsung bisa tanam  dengan memiliki ukuran satu setengah meter. Untuk harga tanaman ini pada umumnya ialah antara Rp 50.000,- hingga Rp. 100.00,- tergantung dari benih dan juga kualitasnya.

Selain dengan pembibitan, tahap lain yang merupakan ialah persiapan membudidayakan tanaman petai ini yakni dengan penyiapan lahan. Sebelum untuk penanaman dimulai lahan terlebih dahulu disiapkan dengan cara dibersihkan dari gulma dan digemburkan. Apabila untuk tingkat keasaman lahan tidak seimbang maka perlu untuk dilakukan denga pengapuran. Dengan pemberian pupuk merupakan juga tahap sangat penting dalam menentukan persiapan lahab. Untuk pembuatan lubang tanam biasanya memiliki ukuran berkisar 40 x 40 dan dengan memiliki kedalaman kurang lebih 40 cm. kemudian juga ditambahan pupuk kandang dengan memiliki ketebalan berkisar 10 cm sebagai awal atau dasarnya.

Tahap Penanaman Tanaman Petai

Untuk tahap penanaman ini harus dilakukan dengan seksama, teknik tanam akan mempengaruhi sekali kualitas tanaman tersebut yang akan dibudidayakan. Penanaman dilahan yang telah disiapkan dilakukan jika bibit sudah mencapai usia minimal 6 bulan, penanaman yang idealnya dilakukan pada saat kondisi musim penghujan. Pilihlah bibit yang sudah memiliki daun yang sudah tua.

Dengan mengambil bibit secara perlahan-lahan dari polybag, sebisa mungkin untuk mengusahakan tanah yang melekat pada akar tidak sampai pecah. Dipastikan untuk memadatkan tanah timbunan dan juga diusahakan penimbunan tidak ada bekas okulasi kerena hal tersebut akan dapat mengakibatkan tumbuhnya jamur pada batang pohon petai tersebut. Hal yang paling akhir yang harus dilakukan dalam cara nenanam bibit yakni dengan menyiram tanah tersebut agar supaya merapatkan pori-pori tanah.

Tahap Perawatan Tanaman Petai

Tahap yang terakhir yang harus dilakukan dalam membudidayakan tanaman petai ialah dengan perawatan. Pada dasarnya tanaman petai ialah termasuk jenis tanaman yang tidak perlu perawatan khusus. Cukup dengan hanya menjaga dan merawat kebun dari gangguan tanaman lain ( gulma ) dan tetap dipastikan mendapatkan pengairannya yang cukup hingga tanaman ini sudah cukup memiliki ukuran yang cukup besar dan selain itu juga jika diperlukan dapat melakukan proses pencegahan dari hama.

Salah satu yang harus diperhatikan dalam tahap perawatan ialah dengan pemberian pupuk dengan secara berkala. Untuk jenis pupuk yang dapat digunakan ialah pupuk kandang. Dapat memberikan pupuk setelah tanaman ini sudah berumur 4 bulan. Untuk pemberian pupuk dengan baik ialah dengan cara membuat lubang disekitar akar kemudian meletakkan pupuk didalam lubang tersebut lalu menimbun kembali lubang tersebut dengan tanah

Demikianlah pembahasan dari Keuntungan Yang Sangat Memuaskan Dengan Cara Budidaya Petai ini semoga dapat bermanfaat dan berguna bagi anda, sekian dan terima kasih.