Cara Budidaya Tanaman Daun Dewa “ Yang Banyak Manfaatnya ”

Posted on

RuangTani.Com – Kebanyakan orang pastinya sudah mengenal dengan tanaman yang satu ini. Tanaman dewa yang merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan baku dalam pembuatan obat-obatan tradisional, sehingga sangat menguntungkan bukan ketika seseorang memanfaatkan kondisi ini untuk dapat memperoleh penghasilan dengan cara membudidayakan.

Budidaya Tanaman Daun Dewa

Cara Budidaya Tanaman Daun Dewa “ Yang Banyak Manfaatnya ”

Nah berikut ini langkah-langkah dalam membudidaya tanaman daun dewa, untuk lebih jelasnya simak dibawah ini.

Baca Juga:

Pemilihan Lokasi Penanaman

Untuk tanaman daun dewa dapat saja tumbuh dimana saja baik itu didaerah yang memiliki tanah agak lembab maupun subur. Pada tanaman ini dapat saja tumbuh dengan baik di daratan rendah maupun dataran tinggi yakni 1.200 m dpl. Yang biasanya pada tanaman ini dapat hidup di daerah yang memiliki iklim sedang hingga basah dengan perkiraan curah hujan sekitar 1.500-3.500 mm/tahun.

Tahap Persiapan Lahan

Dalam persiapan lahan yang perlu dilakukan yaitu:

  • Dengan membesihkan lahan dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya.
  • Buat bedengan pada lahan dengan memiliki ukuran panjang yang sesuai dan lebar sekitar 2 meter.
  • Dan membuat lubang dengan ukuran sekitar 20 x 20 x 20 cm dan berjarak sekitar 50 x 75 cm per lubang.

Proses Pembibitan

Dalam pembibitan dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan cara stek batang dan stek tunas akar.

Stek Batang

  • Siapkan batang berukuran 15 hingga 20 cm.
  • Potong bagian bawah menjadi miring agar tempat tumbuh akarnya menjadi lebih luas.
  • Buat media tanam yang berasal dari tanah dan pupuk kandang dengan memiliki perbandingan 70 : 30 atau dengan perbandingan 50 : 50.
  • Tanam batang tersebut hingga sepertiga bagian dalam tanah.
  • Lalu siramlah setiap hari pada pagi dan sore hari.
  • Pada umumnya persemaian terjadi selama 3 bulan.

Stek Akar

  • Untuk cara penyetekannya dapat dilakukan seperti cara pada stek batang.

Proses Penanaman

Untuk penanaman dengan menggunakan stek sambung nyawa yang bibitnya sendiri berasal dari stek berakar, nah berikut ini caranya:

  • Pada umbi langsung di tanam pada lubang, hingga akhirnya muncul tunas yang baru atau anakkan.
  • Ketika anakan memiliki tinggi sekitar 15-20 cm, dapat langsung di pisahkan dari induknya sati si umbi untuk di tanam sendiri.
  • Bila tanaman sudah berusia tua dan muncul anakkan baru dan tingginya sudah mencapai sekitar 15 cm, bisa langsung di potong dan di tanam kembali.

Tahap Perawatan

Dalam perawatan pada tanaman ini dapat dilakukan dengan penyiraman, pemupukan, penyiangan dan penanggulangan hama dan penyakit, untuk lebih jelasnya dari masing-masing simak uraian dibawah ini.

  • Penyiraman
    Penyiraman haruslah dilakukan secara rutin setiap hari, karena proses ini merupakan proses penting dalam pembentukan daun dewa.
  • Pemupukan Tanaman
    Sebaiknya dalam pemupukan untuk pupuk yang akan digunakan dalam penanaman daun dewa ini ialah pupuk organik baik berupa pupuk kandang atau pupuk kompos. Dan setiap tanaman dapat diberi pupuk sebanyak 5 gram yang diberikan 3-7 hari sebelum masa tanam dengan cara mencampurkannya dengan tanah di dalam lubang tanam.
  • Penyiangan
    Dalam pembersihan terhadap gulma atau rumput liar lainnya dilakukan secara rutin, karena di khawatirkan akan mengganggu proses pertumbuhan pada tanaman dewa untuk memperoleh nutrisi.
  • Penanggulangan Hama Dan Penyakit
    Sering kali tanaman ini diserang oleh ulat jengkal dan kumbang, untuk mengatasinya dengan cara memangkas daun yang terserang dan daun-daun yang menyetuh tanah. Apabila ledakan hama terjadi maka dapat gunakan insektisida untuk mengatasinya begitu juga ketika terjadi serangan penyakit dapat gunakan fungisida jika perlu.

Proses Panen

Setelah tanaman daun dewa tersebut sudah mencapai umur 4 bulan, maka boleh dilakukan pemanenan. Untuk cara pemanenan yakni dengan memetik atau dengan memangkas daun sebanyak 4-5 helai daun kea rah pucuk dan batang tersebut ( bekas petikan ) akan memunculkan tunas baru untuk di panen pada periode selanjutnya.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Budidaya Tanaman Daun Dewa “ Yang Banyak Manfaatnya ” semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂