5 Panduan Lengkap Cara Budidaya Melinjo (Emping) Usaha Kecil Menengah

Posted on

RuangTani.Com – Melinjo jarang dibudidayakan secara intensif. Kayu bisa digunakan sebagai papan alat rumah tangga dan sederhana. Daun muda yang disebut dalam bahasa Jawa daun so  digunakan sebagai bahan sayuran asem. Bunga dan biji yang masih kecil dan matang juga dapat digunakan sebagai bahan sayuran. Biji melinjo yang sudah tua dan matang menjadi bahan baku pembuatan emping (kerupuk melinjo).

Melinjo (tangkil)

5 Panduan Lengkap Cara Budidaya Melinjo (Emping) Usaha Kecil Menengah

Kulitnya bisa dijadikan abon kulit melinjo. Penelitian telah dilakukan pada melinjo menunjukkan bahwa melinjo menghasilkan senyawa antioksidan. Aktivitas antioksidan ini diperoleh dari konsentrasi protein tinggi, 9-10 % di setiap biji melinjo. Ukuran protein utama 30 kilo Dalton adalah cara yang sangat efektif untuk menghilangkan radikal bebas yang menyebabkan berbagai penyakit.

Baca Juga :

Syarat Tumbuh

  • Tanaman melinjo dapat tumbuh pada tanah-tanah liat/lempung, berpasir dan berkapur, tetapi tidak tahan terhadap tanah yang tergenang air atau yang berkadar asam tinggi dan dapat tumbuh dari ketinggian 0 – 1.200 m dpl.

Penanaman

  • Tanaman melinjo dapat diperbanyak dengan cara generatif (biji) atau vegetatif (cangkokan, okulasi, penyambungan dan stek). Lahan yang akan ditanami melinjo harus terbuka atau terkena sinar matahari, lubang tanam berukuran 60 X 60 X 75 cm (panjang, lebar, dalam) dengan jarak tanam 6-8 m.

Pemeliharaan

  • Pemeliharaan tanaman melinjo terdiri dari pemupukan, penyiraman, penyiangan, pemberantasan hama/penyakit dan pemangkasan.1.

Pemupukan

Pemberian pupuk secara rutin akan menambah produksi, pupuk yang akan diberikan adalah pupuk organik (ppk.kandang) dan pupuk an organik. Pupuk kandang diberikan 2 kali dalam setahun terutama pada tanaman muda. Pupuk kimia diberikan dengan dosis sebagai berikut :

Umur Tanaman (tahun)

Pupuk Urea (Gram)

Pupuk TSP (Gram)

Pupuk KCl (Gram)

1
2
3
4
5
5-10
> 10

50
100
150
200
300
500
1.000

40
80
85
90
100
100
100

10
20
40
50
100
300
750

Penyiraman

Tanaman pada umur muda perlu dilakukan penyiraman, terutama pada musim kemarau agar pertumbuhan tanaman baik. Penyiraman dengan banyak air setelah diberi pupuk kimia perlu dilakukan, agar pupuk segera diserap akar tanaman.

Penyiangan perlu dilakukan agar gulma yang mengganggu hilang, terutama pada tanaman berumur muda, sebaliknya penyiangan dilakukan dengan pendamngiran agar udara bisa masuk kedalam tanah.

Pemangkasan

Manfaat dari pemangkasan cabang-cabang melinjo antara lain :

  • Percabangan menjadi banyak dan tanaman tidak terlalu tinggi.
  • Daun muda serta bunga muda sebagai bahan sayuran akan tumbuh banyak.
  • Tanaman asal bibit cangkokan, pemangkasan dapat mencegah tumbangnya tanah.
  • Memudahkan perawatan dalam menghilangkan tanaman benalu, penyemprotan.
  • Mempermuda tanaman yang sudah tua.
  • Mempercepat tanaman berbunga/berbuah.

Pengendalian Hama / Penyakit

  • Hama-hama yang diketemukan dalam tanaman melinjo masih belum begitu merugikan sehingga belum perlu dilakukan pengendalian secara kimiawi. Apabila ada yang ingin mencegah serangan hama, maka dianjurkan menggunakan pestisida Demicron dengan dosis 1-2 gram per liter air.
  • Pengendalian hama yang efektif, yaitu untuk mencegah serangan hama melalui pengendalian secara mekanik, yaitu dengan cara memotong bagian tanaman yang terserang, kemudian dibakar.
  • Penyakit-penyakit yang biasa menyerang adalah penyakit layu pembuluh bakteri, penyakit hawar daun bakteri dan penyakit hawar daun cendawan.

Pengendalian penyakit layu pembuluh bakteri dapat dilakukan dengan cara eradikasi (membasmi) tanaman yang sakit, untuk encegah penyebarannya kita harus membersihkan alat-alat yang digunakan untuk menolong tanaman yang sakit, pengendalian penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan cendawan dapat dilakukan dengan memusnah kan bagian tanaman yang sakit.

Panen

Panen dilakukan sesuai dengan kebutuhan jika panen di butuhkan sebagai bahan sayuran dapat di panen pada waktu buah masih muda. Dan jika permintaan untuk bahan emping maka buah di panen pada saat sudah tua.

Sumber : disbun.jabarprov.go.id

Demikian Pembahasan Tentang 5 Panduan Lengkap Cara Budidaya Melinjo (Emping) Usaha Kecil Menengah Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Pembaca RuangTani.Com Aminnn … 🙂