4 Panduan Mudah Dan Lengkap Cara Budidaya Jagung Manis

Posted on

RuangTani.Com – Jagung manis merupakan salah satu dari kelompok kultivar jagung komersial cukup penting, setelah jagung biasa, juga disebut bidang jagung atau ladang jagung. Keistimewaannya terutama sukrosa gula konten yang tinggi pada saat panen. Panen untuk produksi selalu dilakukan ketika tahap muda “masak susu”, kira-kira 18-22 hari setelah penyerbukan terjadi. Rasa manis pada saat panen terjadi karena jagung merupakan mutasi pada satu atau lebih gen yang mengatur pembentukan rantai polisakarida, sehingga butir pati jagung gagal terbentuk dalam jumlah yang cukup. Sebagai hasil dari kegagalan ini, ketika mengering biji-bijinya yang akan berkerut.

Jagung Manis

4 Panduan Mudah Dan Lengkap Cara Budidaya Jagung Manis

Budidaya jagung manis sudah banyak dilakukan oleh para petani terutama di indonesia namun kadang masih terasa kuran pasokan ketika memasuki hari-hari besar tertentu sehingga budidaya daya jagung manis pada saat tersebut merupakan ladang uang atau sumber pendapatan penghasilan uang untuk perekonomian keluarga.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia, jagung manis dapat dibudidayakan mulai dari dataran rendah ke pegunungan dengan ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut dan bagian bahkan lain dunia bisa tumbuh di 3.000 meter di atas permukaan laut. Suhu optimum untuk pertumbuhan jagung manis adalah 21-27oC, selama perkecambahan biji 23-27oC. Dalam teori budidaya jagung manis dapat ditanam di tanah dengan keasaman pH 5-8.

  • Budidaya jagung manis tidak akan maksimal apabila kebutuhan hara tidak tercukupi. Tanaman ini memerlukan unsur nitrogen (N) dalam jumlah besar.
  • Namun pemberian pupuk harus memperhatikan keseimbangan antara nitrogen, kalium (K) dan pospat (P).

Pengolahan Lahan Secara Organik

Budidaya jagung manis dapat ditanam di lahan bekas padi langsung atau dapat dibuatkan bedengan. Jika lahan sawah bekas digunakan, menjaga tanah tidak tergenang air. Persemaian pada jagung berfungsi untuk mengatur saluran drainase. Bedengan dapat dibuat dengan ukuran lebar 1 meter dan tinggi 20-30 cm. Mengatur jarak antara bedegan dari 30 cm. Dalam satu petak bisa ditanam dua baris tanaman.

Baca Juga :

Dasar Pemupukan untuk budidaya jagung manis organik harus campuran pupuk kotoran ayam dengan kotoran sapi atau kambing/pupuk kompos dengan komposisi 1: 1. Pupuk kandang ayam memberikan tingkat N dan lebih cepat membusuk, sedangkan sapi atau kotoran kambing kaya K dan P. kebutuhan pupuk organik dengan metode adalah sekitar 5 ton per hektar.

Penanaman Dan Perawatan

Penanaman jagung manis paling efektif dengan cara ditugal. Buatlah lubang sedalam 2-3 cm kemudian masukan 2 butir benih jagung. Setelah itu tutup dengan tanah dan kompos, kemudian siram agar kelembaban tanah terjaga. Kebutuhan benih budidaya jagung manis adalah 8 kg per hektar.

Jarak tanam pada budidaya jagung manis adalah 60-75 cm. Jarak tanam ini mengikuti jumlah populasi ideal tanaman. Budidaya jagung manis akan munai hasil baik dengan menjaga populasi tanaman sebanyak 34.000-37.000 tanaman per hektar.

Hama Dan Penyakit

Hama yang banyak ditemukan dalam budidaya jagung manis salah satunya adalah penggerek batang jagung dan Hawar daun,. Berikut sifat-sifat hama pada tanman jagung manis :

  • Penggerek batang jagung (O. furnacalis), hama ini menyerang tanaman pada vase vegetatif maupun generatif. Kerusakan tanaman terjadi karena larva menggerek bagian batang tanaman untuk mendapatkan makanan. Penggerek batang jagung bisa dikendalikan secara teknis dengan mengatur rotasi tanam seperti dengan kedelai dan kacang tanah.

Selain itu bisa juga dengan dengan memotong bunga jantan dan menerapkan waktu tanam yang tepat. Pembasmian hayati dengan memanfaatkan musuh alami seperti Trichogramma spp. atau predator alami Euborellia annulata yang memangsa larva.

  • Hawar daun (Helminthosporium turcicum), penyakit ini menyerang daun dengan gejala awal bercak-bercak kecil berbentuk oval yang berkembang menjadi hawar berwarna coklat keabu-abuan. Biasanya serangan ditemukan pada daun tua (bawah) kemudian menjalar ke daun muda (atas). Pada keadaan yang parah bisa menyababkan kematian pada tanaman dengan penampakan daun kering seperti terbakar.

Untuk mengendalikannya gunakan varietas yang tahan, pengolahan tanah yang baik, penyiangan dan pengaturan jarak tanam. Pada budidaya jagung manis non-organik bisa diaplikasikan fungisida. Disamping hama, budidaya jagung manis tidak terlepas dari serangan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus maupun cendawan.

Berikut salah satu penyakit yang sering menyerang tanaman jagung manis terutama yang ditanam di daerah tropis :

  • Karat (Puccinia sorghi), gejalanya terdapat bercak-bercak bisul berwarna coklat sampai oranye pada permukaan daun bagian atas.

Penyakit ini biasanya menyerang jagung yang ditanam di daerah beriklim tropis hingga sedang. Penyakit ini berkembang baik pada suhu 16-23oC dengan kelembaban tinggi. Bisa dikendalikan dengan pemilihan varietas benih, menjaga sanitasi kebun dan aplikasi biopestisida apabila bisul muncul pada permukaan daun.

Panen Budidaya Jagung Manis

Jagung manis mulai berbunga setelah 50 hari. 10 hari sebelum panen raya, panen jagung harus dilakukan. Selama periode ini akan tumbuh dua tongkol jagung, petik tongkol bawah. Pemanenan tongkol muda dimaksudkan agar asupan nutrisi pada tongkol utama tercukupi, sehingga hasilnya maksimal.

Selain memilih tongkol muda, papas daun bawah helai 2-3. Jika muncul kembali tunas buah muda sebelum panen raya, Petiklah sebagai panen tambahan. Panen utama budidaya jagung manis dapat dilakukan setelah 65-75 hari tanaman tua.

Sumber : pertanian.go.id

Demikian Pembahasan Tentang 4 Panduan Mudah Dan Lengkap Cara Budidaya Jagung Manis Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Pembaca RuangTani.Com Aminnn … 🙂