4 Panduan Lengkap Dan Mudah Budidaya Ternak Cacing Sutra Keuntungan Tinggi

Posted on

RuangTani.Com – Cacing pada umumnya di biarkan di tanah dan mungkin di berdayakan untuk kesuburan tanah saja. Tapi beda dengan jenis cacing yang satu ini, Karena ukuranya yang sangat kecil cacing sutra ini lebih banyak di manfaatkan untuk pembesaran benih ikan, karena kandungan nutrisi dalam cacing sutra ini cukup untuk memenuhi asupan gizi larva ikan. Budidaya Ternak Cacing Sutra juga merupakan peluang usaha yang cukup menjanjikan karena sekarang harga cacing sutra ini cukup tinggi, mengingat banyaknya permintaan dan kurangnya pasokan menjadikan usaha ini berpotensi besar.

Budidaya Cacing Sutra

Panduan Lengkap Dan Mudah Budidaya Ternak Cacing Sutra Keuntungan Tinggi

Media Budidaya Cacing Sutra

Media tumbuh dapat dilakukan dengan membuat gubangan lumpur dengan ukuran 1 x 2 meter yang meliputi saluran pemasukan dan pengeluaran air. Setiap genangan/kubangan dibuat petak kecil ukuran petakan 20 x 20 cm dengan tinggi 10 cm selokan atau tanggul, antara bedengan adalah sebuah lubang dengan diameter 1 cm. Atau budidaya kontainer dapat dibuat dari bahan terpal.

Pemupukan

Sama seperti pada budidaya cacing lain yang pertumbuhannya normal dan diperlukan pemupukan. yaitu tanah di pupuk dengan dedak halus atau ampas tahu sebanyak 200-250 gr /Matau dengan pupuk kandang dari 300 gr / M2 untuk sumber makanan cacing. Cacing sutra benar-benar menyukai bahan organik sebagai bahan makanan.

Cara Pembuatan Pupuk 

  • Siapkan kotoran ayam, lalu kotoran tersebut dijemur sekitar 6 jam tujuannya yaitu agar kotoran tersebut itu kering sehingga gas beracun yang ada dalam kotoran yang mungkin berbahaya itu dapat lenyap dan hilang karena menguap.
  • Siapkan bakteri EM4 atau lainnya fermentor untuk fermentasi kotoran ayam. Fermentor ini dapat di beli dan banyak tersedia di toko-toko saprodi pertanian, perikanan, dan peternakan.
  • Kemudian Aktifkan bakterinya yaitu dengan cara menambahkan ¼ sendok makan gula pasir + 4ml EM4 + dalam 300 ml air setelah itu didiamkan sejenak sekitar kurang lebih 2 jam.
  • Mencampur cairan ke 10 kg kotoran ayam yang sudah di pengeringan terakhir, aduk sampai rata.
  • Selanjutnya masukkan ke dalam wadah tertutup selama 5 hari berarti bahwa kotoran ayam dapat difermentasi dengan baik dan hasilnya adalah sempurna.

Tujuan Fermentasi

  • Fermentasi dilakukan dalam rangka meningkatkan kandungan N-organik dan organik-C untuk 2 kali lipat. Caranya adalah lahan direndam dengan air hingga 5 cm selama 3-4 hari.

Pengendapan Air

Air yang masuk di endapkan selama 3-5 hari, maka endapkan atas dibuang air / diturunkan mencapai 5-10 cm dari permukaan lumpur. Lumpur diratakan dengan sorok / kayu untuk kiri berikutnya selama beberapa hari. Ulangi proses ini 2-3 kali sampai lumpur halus di kolam renang cukup banyak.

Penebaran Benih

  • Pemuliaan cacing sutra sebanyak 10 gelas (2-3 liter) ditaburkan ke dalam tanah yang sudah disiapkan dan diisi dengan air setinggi 5-7cm.

Perawatan Cacing Sutra

Selama periode pemeliharaan cacing sutra, cobalah untuk menjaga air di sungai kecil dengan air pada ketinggian 5-10 cm. Setelah 10 hari bibit biasanya cacing sutra mulai tumbuh halus dan merata di seluruh permukaan lumpur di kolam. Ulangi proses penambahan air limbah pemanenan ikan lele ke dalam kolam budidaya cacing sutra kemudian setelah 2-3 bulan cacing mulai dipanen.

Pakan Cacing Sutra

Karena cacing sutra makhluk hidup, tentu saja, cacing sutra juga membutuhkan makan. Makanan adalah bahan organik dicampur dengan lumpur atau sedimen di dasar perairan. Cara makan cacing sutra untuk menelan makanan bersama dengan sedimen dan karena cacing sutra memiliki mekanisme yang dapat memisahkan sedimen dan makanan yang mereka butuhkan. Jadi kami juga harus menyediakan makanan.

Proses Panen Cacing Sutra

  • Cacing sutra akan tumbuh setelah 2 minggu biang cacing sutera ditebar atau > 2 bulan jika tidak ada stok biang cacing sutra. Panen pertama dapat dilakukan setelah cacing berumur > 75 hari. Untuk lebih lanjut dapt dipanen setiap 15 hari.
  • Ciri kolam budidaya cacing sutra yang siap untuk di panen adalah apabila lumpur sebagai media pemeliharaan terasa kental bila dipegang.
  • Cacing sutra saat panen dilakukan pada pagi/sore dengan menaikkan tingkat air hingga 50-60 cm sehingga cacing naik sehingga mudah dipanen. Cacing dan lumpur dikeruk/aduk dengan caduk/garu dimasukkan dalam baskom kemudian dicuci dalam saringan.
  • Cacing terangkat masih bercampur dengan lumpur, kemudian memasukkannya ke dalam ember/bak yang berisi air pada ketinggian kurang lebih 1 Cm di atas lumpur. Ember tertutup sehingga dalam menjadi gelap dan dibiarkan selama 1-2 jam.
  • Cacing akan berkerumun di media dan dapat diambil dengan tangan untuk lepas dari media/lumpur.Cacing tersebut dimasukkan dalam bak pemberokan selama 10-12 jam. Cacing siap untuk pakan ikan atau dijual.

Demikian Pembahasan Tentang 4 Panduan Lengkap Dan Mudah Budidaya Ternak Cacing Sutra Keuntungan Tinggi Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Pembaca RuangTani.Com Aminnn … 🙂