15 Tahap Cara Budidaya Semangka Sukses Dan Berkualitas

Posted on

RuangTani.Com – Semangka adalah “Citrullus lanatus, keluarga mentimun atau Cucurbitaceae” tanaman menjalar yang berasal dari semi-gurun wilayah selatan Afrika. Tanaman ini masih sekerabat dengan labu-labuan “Cucurbitaceae”, melon “Cucumis melo” dan mentimun “Cucumis sativus”. Buah semangka biasa dipanen untuk dimakan, atau dibuat jus segar.

Semangka

15 Tahap Cara Budidaya Semangka Sukses Dan Berkualitas

Syarat Penunjang Pertumbuhan

Curah hujan ideal 40-50 mm/bulan. Seluruh area tanam membutuhkan sinar matahari dari matahari terbit sampai matahari terbenam, suhu optimal +/- 250oC. Semangka cocok ditanam di dataran rendah hingga ketinggian 600 m di atas permukaan laut. Kondisi tanah yang cukup longgar, kaya bahan organik, tidak asam tanah dan kebun / persawahan yang dikeringkan. Jenis tanah berpasir dengan pH keasaman tanah 6-6,7.

Tahap Dalam Budidaya Semangka

Persiapan Media Semai

Campurkan Solbi Agro 100 ml dengan 50 kg pupuk kandang, dan tanah untuk area 1000m2, didiamkan selama 1 minggu di tempat teduh untuk disimpan lembab dan aduk sesekali diaduk / terbalik belakang. Campurkan tanah halus yang telah diayak sebanyak 2 ember, pupuk kandang matang yang telah diayak 1 ember, dan TSP +/- 50 gram dan dimasukkan ke dalam kantong plastik ukuran 8 × 10 cm hingga 90%.

Baca Juga :

Teknis Perkecambahan Benih

Bibit dimasukkan ke dalam kain direndam dengan larutan Solbi Agro sebanyak 5 cc per liter air selama 10 jam. Setelah perendaman, biji matang tersebut diperam dalam kertas sampul warna coklat atau Koran 1-2 hari. Benih berkecambah sudah dipindahkan ke media pembibitan.

Persemaian Benih dan Pemeliharaan Bibit

Bibit disiram air secukupnya benih yang telah keluar bersama dua calon akar ditanam dalam polybag CMM dalam 1-1,5 cm. Polybag berbaris pembibitan diletakkan dan terkena sinar matahari penuh Penyiraman 1-2 kali sehari dan pada umur 12-14 hari bibit siap tanam dipindahkan kelahan yang sudah di siapkan.

Pengolahan Media Tanam

Pembukaan Lahan

  • Lakukan pembajakan sedalam 30 cm dan kemudian dihaluskan dan diratakan.
  • Bersihkan lahan dari sisa-sisa perakaran dan batu.
  • Buat bedengan dengan lebar 1 m, tinggi 0,5 m, dan lebar telasah 2 m.
  • Berikan kapur dolomite agar mencapai pH 6-6,7.
  • Berikan pupuk kandang yang telah dicampur Solbi Agro ( 1lt Solbi Agro untuk 1 ton pupuk kandang), seminggu sebelum   tanam.
  • Pemupukan dasar dengan TSP 200 kg / ha, ZA 140 kg / ha dan KCL 130 kg / ha.
  • Bedengan perlu diberi plastik mulsa dengan lebar 110-150 cm agar membantu mengurangi penguapan air dan pertumbuhan tanaman penggangu lainnya.

Teknis Penanaman Semangka

Pembuatan Lubang Tanam 

Dilakukan satu minggu sebelum penanaman dengan kedalaman 8 cm, dengan jarak 20-30 cm dari tepi tempat tidur. Sebuah jarak antara lubang 90-100 cm. Penanaman harus di pagi atau sore hari kemudian penyiraman sampai cukup basah.

Perawatan Tanaman

Penyulaman

  • Penyulaman dilakukan 3-5 hari setelah tanam.

Penyiangan

  • Lakukan penyiangan dengan mengatur cabang primer dan dipertahankan hanya 2-3 cabang tanpa memotong cabang sekunder.
  • Akhir dari cabang sekunder disisakan 2 daun.
  • Cabang sekunder yang tumbuh pada ruas harus dipotong agar tidak mengganggu pertumbuhan buah.
  • Lakukan perempelan tunas muda yang tidak berguna karena mempengaruhi pertumbuhan buah.

Pengairan dan Penyiraman

  • Pengairan dilakukan dengan dibasahi saluran antar bedengan dengan cara di siram dengan pipa atau digembor dengan waktu 4-6 hari.
  • Volume penyiraman tidak boleh terlalu berlebihan.

Pemupukan

  • Pemupukan satu minggu setelah tanam dengan menggunakan ZA 40 kg/ha, KCL 140 kg/ha.
  • Pemupukan semangka dua minggu setelah tanam mengunakan ZA 120 kg/ha, TSP 85 kg/ha, KCL 170 kg/ha.
  • Pemupukan semangka saat berbunga menggunakan ZA 130 kg/ha, KCL 30 kg/ha.
  • Lakukan penyemprotan Solbi Agro dengan dosis 500 ml dilarutkan dengan 200 liter air, dan disemprotkan merata setiap 2 minggu sekali.

Sortir Buah

  • Pilih buah yang cukup besar bulat baik dan tidak cacat,  terletak antara 1-1,5 m dari perakaran tanaman.
  • Sisakan hanya 1-2 buah saja, lainnya di pangkas.
  • Jika berat buah sudah hampir 2 kg, bolak balik buah agar didapat pencahayaan matahari dan warna yang rata.

Pengendaliab Hama Dan Penyakit Dalam Budidaya Semangka

Hama Tanaman Semangka

Thrips ramping berukuran kecil, pucat warna kuning hitam, memiliki tentakel tubuh bersendi. Cara penularan yang berkeliaran di malam hari, untuk hidup dan berkembang biak.

Pengendalian

  • Menyemprotkan insektisida yang direkomendasikan untuk hama ini.

Perusak Daun berwarna hijau dengan ulat garis hitam / bergaris hijau kuning, gejala: daun dimakan tinggal lapisan lilin dan terlihat dari jauh seperti berlubang.

Pengendalian

  • Menyemprotkan insektisida yang direkomendasikan untuk hama ini.

Tungau Binatang kecil berwarna merah sedikit kekuningan / kehijauan mengisap cairan tanaman kecil. Tanda, tampak jaring sarang binatang ini di bawah permukaan daun, warna dedaunan akan pucat.

Pengendalian

  • Menyemprotkan insektisida yang direkomendasikan untuk hama ini.

Ulat Tanah 

Berwarna hitam berbintik-bintik / bergaris panjang tubuh 2-5 cm, aktif merusak dan bergerak pada malam hari. Serangan daun, terutama tunas muda, dewasa ulat dasar mangsa tanaman.

Pengendalian

  • Penanaman serentak pada daerah yang berdekatan untuk memutus siklus hidup hama dan membasmi sarang ngengat di sekitarnya;
  • Kontrol: insektisida yang direkomendasikan untuk hama ini semprot.

Lalat Buah 

Karakteristik memiliki sayap transparan dengan bintik-bintik kuning dan memiliki batang. Tanda-tanda serangan: ada bekas luka di kulit (seperti belalai tusukan), daging buah rasa memar sedikit asam dan terlihat.

Pengendalian

  • Menyemprotkan insektisida yang direkomendasikan untuk hama ini.
  1. Penyakit Tanaman semangkaLayu Fusarium 
  • Penyebab: lingkungan / situasi yang memungkinkan tumbuh jamur (udara terlalu lembab).
  • Gejala : timbul busuk pada tanaman yang telah padat dan subur.
  • Pengendalian: (1) dengan periode rotasi tanam dan memelihara kondisi lingkungan, penanaman di daerah-daerah baru yang belum ditanami, (2) pemberian fungisida yang direkomendasikan untuk penyakit ini.

Daun Bercak 

  • Penyebab: kuman spora terbawa angin dari tanaman lain yang terserang.
  • Gejala: permukaan daun ada bercak kuning dan kemudian coklat akhirnya mengering dan mati, atau ada pinggiran halus abu-abu / ungu.
  • Pengendalian: seperti penyakit layu fusarium.

Antraknosa

  • Penyebab : seperti penyakit layu fusarium.
  • Gejala: daun tampak bintik-bintik cokelat yang akhirnya berubah warna kemerahan dan akhirnya meninggalkan mati. Ketika menyerang buah, titik merah muda muncul bahwa dari waktu ke waktu lebih dan lebih luas.
  • Pengendalian : seperti fusarium pengendalian penyakit layu.

Busuk Semai Menyerang pada benih yang sedang disemaikan

  • Gejala : coklat batang bibit, tanaman merambat dan jatuh dan mati.
  • Pengendalian : administrasi fungisida yang direkomendasikan untuk penyakit ini.

Buah Busuk 

  • Penyabab : jamur patogen bakteri / yang menginfeksi buah sebelum memasak dan aktif setelah buah mulai dipetik.
  • Pengendalian : menghindari dan mencegah terjadinya kerusakan kulit buah, baik selama transportasi dan penyimpanan, memetik buah dilakukan setiap saat selama hari tidak mendung / hujan.

Karat Daun 

  • Penyebab : virus yang dibawa oleh tanaman hama tumbuh di daun tanaman.
  • Gejala : daun melepuh, pinto, cenderung cacat, tanaman kerdil dan celah memanjang muncul pada batang.
  • Pengendalian : sama seperti layu fusarium.

Penggunaan Agro Solbi

Untuk menghindari kerugian akibat serangan hama dan penyakit, sebenarnya kunci utama adalah untuk menjaga tanaman ini tumbuh sehat, untuk menyehatkan tanaman lakukan Solbi Agro penyemprotan dengan dosis 500 ml per 200 liter air atau 2 tutup per tangki sprayer dan dilakukan teratur setiap 2 minggu sehingga memungkinkan untuk tumbuh tanaman sehat sehingga kerugian akibat serangan hama dan penyakit dpat meminimalkan segera.

Panen

Ciri dan Umur Panen panen setelah 70-100 hari setelah tanam. Karakteristik: perubahan warna buah, dan buah batang mulai menyusut, buah bisa dipetik (dipanen).

Cara Panen Memilih buah harus dilakukan ketika cuaca cerah sehingga buah dalam kondisi kering permukaan kulit, dan tahan selama penyimpananan atau di tangan pengecer. Kami sarankan memotong semangka dilakukan sepanjang batang.

Sumber : dispertan.kaltimprov.go.id

Demikian Pembahasan Tentang 15 Tahap Cara Budidaya Semangka Sukses Dan Berkualitas Semoga Dapat Bermanfaat Aminnn … 😀