Untuk Perlu Diketahui Sistematika Dan Klasifikasi Ikan Lele

Posted on

Ruangtani.com – Untuk penerapan tata nama, bentuk tubuh untuk ikan, sifat-sifatnya ikan lele diklasifikasikan sehingga dapat untuk memudahkan dalam identifikasinya. Ikan lele yang memiliki bentuk tubuh bulat dan memanjang yang membuatnya dikelompokkan dalam golongan klasifikasi dan tata nama didasarkan ilmu taksonomi tersebut biasanya menggunakan bahasa latin adapun sistematika dan klasifikasinya adalah sebagai berikut :

ikan-lele

Untuk Perlu Diketahui Sistematika Dan Klasifikasi Ikan Lele

Filum         : Chordate ( bangsa hewan yang bertulang belakang )
Kelas          : Pisces ( bernafas dengan insang )
Subkelas    : Telestoi ( ikan yang bertulang keras )
Ordo           : Ostariophysi ( ikan yang didalam rongga perut bagian atas memiliki tulang sebagaialat perlengkapan                               keseimbangan yang disebut tulang weber )
Sub ordo    : Siluroidea ( ikan yang bentuk tubuhnya memanjang, tidak bersisik dan berkulit licin )
Famili        : Clariidea ( kelompok ikan yang mempunyai cirri khas, seperti bentuk kepala pipih dengan lempeng                                 tulang keras sebagai batok kepala, bersungut empat pasang, sirip dada berpatil, serta mempunyai alat                           pernapasan tambahan yang memungkinkan ikan lele mengambil oksigen langsung dari udara )
Genus        : Clarias
Spesies      : Clarias sp

Untuk jenis ikan Clarias sp ini banyak ditemukan di belahan negara Afrika dan Asia Tenggara. Di belahan Benua Afrika sudah banyak sekali ditemukan untuk jenis ikan lele ini, namun yang paling dominan sekali yakni Clarias lazera, Clarias anguillaris, Clarias dumerili, Clarias mosambicus, Clarias senegalensis dan Clarias gariepinus.

Untuk jenis lele yang ada diperairan wilayah Negara Indonesia sendiri yang banyak ditemukan yaitu lele lokal atau bahasa latinya Clarias batracus, Clarias leiacanthus, Clarias teijsmani dan juga Clarias meladerma ( keli ). Dan diantara jenis lele tersebut Clarias batracus lah yang sangat populer sekali. Bahkan ketiga jenis ikan lele tersebut sekarang sudah langka sekali dan sudah jarang sekali untuk ditemukan.

Untuk berdasarkan warna ditubuhnya ada 3 jenis ikan lele lokal ( Clarias batracus ) yakni lele hitam ( kelabu / abu-abu ), lele putih atau belang ( hitam dan putih ) dan lele merah / kemerahan. Untuk lele hitam sendiri pada umumnya terdapat di kolam yang telah dibudidayakan atau berada dialam. Sementara untuk lele yang berwarna putih dan yang berwarna merah sudah susah atau jarang sekali untuk ditemukan dan biasanya dibudidayakan sebagai ikan hias karena keanehan warnanya.

Untuk di wilayah Negara Indonesia sendiri juga biasanya dikenal dengan lele dumbo ( Clarias qariepinus ) yang merupakan hasil perkawinan silang. Untuk pertama kalinya ikan ini didatangkan dari Negara Taiwan, lele dumbo ini tercatat bernama ilmiah Clarias fuscus. Pada beberapa waktu kemudian ada yang telah menyatakan bahwa nama yang betul adalah Clarias qariepinus.

Menurut dari beberapa sumber yang pendapatnya dari penelitian di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar di daerah Bogor dan telah dibenarkan oleh importir dan tenaga ahlinya dari Negara Taiwan, lele dumbo ini sebenarnya merupakan hasil kawin silang yaitu antara induk betina asli Taiwan dengan induk lele jantan asal Kenya dan Afrika. Pada lele dumbo ini lebih mirip dengan Clarias mosambicus dari Afrika dari pada Clarias fuscus.

Demikianlah artikel tentang Untuk Perlu Diketahui Sistematika Dan Klasifikasi Ikan Lele semoga dapat menambah wawasan anda dan juga bermanfaat, sekian dan terima kasih.