Teknik Simpel Dalam Membuat Media Persemaian Hortikultura

Posted on

RuangTani.Com – Untuk saat ini zaman sudah semakin modern maka sudah banyak sekali yang sudah cepat berkembang di masyarakat, apalagi dibidang pertanian yang semakin hari terbilang makin banyak teknik atau cara untuk dapat menghasilkan hasil yang maksimal tanpa perlu mengurangi kualitas produktivitasnya.

Cara Persiapan Persemaian Holtikultura

Teknik Simpel Dalam Membuat Media Persemaian Hortikultura

Untuk metode yang salah satu yang digunakan bagi para petani untuk dapat mengurangi kematian bibit akibat belum siapnya dengan kondisi lapangan sesungguhnya serta untuk menjaga bibit dari cuaca dan gangguan yang tidak diinginkan yakni dengan media persemaian holtikultura.

Dalam metode ini biasanya yang digunakan seperti di tumbuhan tomat, selada, sawi dan sebagainya. Untuk proses yang demikian sangat memerlukan tempat yang terpisah dengan kondisi lapangan penanaman yang sesungguhnya dan juga memerlukan perlakuan yang khusus.

Cara Persemaian Holtikultura

Dalam media persamian biasa digunakan yakni tray, polybag, cetak atau bedengan jika bibit dalam jumlah masal. Nah berikut ini teknik dalam media persemaian holtikultura simak ulasannya dibawah ini.

Menyiapkan Media Tanam

Dalam tahap proses persemaian media tanam merupakan menjadi salah satu pokok yang wajib untuk di persiapkan karena dengan menggunakan media ini benih dapat tumbuh. Untuk diperhatikan dalam menggunakan tanah bagian atas ( Top Soil ) tanah hutan atau tanah yang berasal dari sekitar tumbuhan bamboo, selain itu dapat dicampuri dengan menggunakan tanah lempung yang digunakan sebagai perekat antara tanah biasa dan pasir. Sedangkan pasir sendiri digunakan sebagai media porositas akar-akar kecambah baru yang masih lembut.

Dan dapat juga diberikan tambahan pupuk organik atau pupuk kompos yang sudah matang, tetapi lebih baik pipih pupuk yang benar-benar halus, oleh karena itu dengan melakukan pengayakan terlebih dahulu untuk memperolehnya.

Selanjutnya campurkan tanah dan pupuk organik dengan perbandingan 1 : 1 atau tergantung kondisi yang sedang terjadi. Setelah dilakukan pencampuran dapat dilakukan pengecekan apa sudah solid atau belum dengan mencampurkan air yakni dengan pengepalan maka terlihat tidak ambrol tetapi kondisinya becek.

Menyiapkan Media Persemaian

  • Hal yang pertama dengan mencampurkan tanah bagian atas dengan pupuk kandang atau kompos yang sudah matang dengan perbandingan 1 : 1.
  • Yang kedua dengan menggunakan persemaian try yakni dengan memasukan media tanah pada try dan kemudian padatkan agar tanah dapat mencengkram tanaman, dan try siap untuk digunakan.
  • Yang ketiga dengan menggunakan persemaian polibag yakni dengan memasukkan media tanah dengan menambah arang sekam dengan komposisi 1 : 1 pada polybag, polibag siap untuk digunakan.
  • Yang keempat dengan menggunakan persemaian cetak yakni dengan media tanah yang sudah siap tadi siram dengan menggunakan air supaya tanah dapat solid dan mudah dibentuk serta tidak mudah ambrol. Untuk membuat tanah agar memiliki bentuk seperti kotakan-kotakan kecil maka gunakanlah cetakan. Kemudian lubangi sedalam 1-2 cm hal ini untuk memasukkan benih dan siap akan digunakan.

Untuk membuat persemaian untuk jumlah yang besar dapat juga dengan menggunakan bedengan untuk tahapan-tahapannya sebagai berikut :

  • Tahap awal dengan membuat media tanah dengan mencampurkan tanah bagian atas dengan pupuk organik dengan perbandingan 1 : 1.
  • Selanjutnya buatlah bendengan dan campurkanlah media tanah tadi pada bagian atas dengan memiliki ketabalan campuran sekitar 5-7 cm terutama yang baru proses pertumbuhan.
  • Kemudian siram bedengan dengan menggunakan air secukupnya dan lakukan penyebaran bibit diatas bedengan tersebut.
  • Berikutnya buat tutup bedengan dengan menggunakan bamboo penyangga yang dilengkungkan dan ditutup dengan menggunakan paranet jika bedengan di buat untuk permanen, namun jika hanya di buat sementara dengan menggunakan plastik bening. Dalam cara ini dilakukan untuk melindungi bibit dari guyuran air hujan, biasanya cara ini digunakan untuk tumbuhan yang mempunyai siklus pertumbuhan yang pendek misalnya sawi dan caisin.

Semua tahapan diatas anda dapat memilih salah satunya menurut anda mudah dan sesuai dengan lingkungan sekitar tempat anda.

Demikianlah pembahasan mengenai Teknik Simpel Dalam Membuat Media Persemaian Hortikultura semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂