Tanaman Pinang Terserang Hama Dan Penyakit !! Ini Cara Pengendaliannya

Posted on

RuangTani.Com – Tanaman pinang merupakan sejenis palma yang tumbuh didaerah pasifik, asia dan afrika bagian timur. Pinang ini juga merupakan nama buahnya yang diperdagangkan orang. Pinang terutama ditanam dan dimanfaatkan bijinya, didunia barat biasa dikenal dengan sebutan sebagai betel nut. Biji ini dikenal sebagai salah satu campuran orang makan sirih selain gambir dan juga kapur. Secara tradisional biji pinang dapat digunakan untuk ramuan mengobati sakit disentri, diare berdarah dan kudisan dan biji ini juga dimanfaatkan sebagai penghasil zat pewarna merah dan bahkan penyamak.

pohon pinang

Tanaman Pinang Terserang Hama Dan Penyakit !! Ini Cara Pengendaliannya

Dalam pertumbuhan setiap tanaman pastinya memiliki musuh yang dapat menghambat dan menjadi permasalahan dalam pertumbuhannya tak terkecuali pada tanaman pinang ini. Hama dan penyakit juga dapat menurunkan kualitas pada tanaman tersebut. Bila hal tersebut dibiarkan maka mengkibatkan kerugian untuk itu perlu diambil tindakan. Nah berikut ini jenis hama dan penyakit dan cara pengendaliannya.

Baca Juga :

Hama Pada Tanaman Pinang

Termit / Rayap

Hama ini menyerang benih atau bibit pada musim kemarau. Serangan pada bibit dimulai pada pangkal batang, sehingga bagian pucuk menjadi layu dan lama-kelamaan tanaman mati.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan menutup bagian pangkal batang dengan pasir ataupun dengan secara kimiawi dengan menggunakan insektisida Aldrin.

Kutu ( mite )

Untuk hama ini ada 3 jenis yang menyerang tanaman pinang. Kutu merah ( Raolella indica Hirst ) dan kutu putih ( Oligonychus Indicus Hirst ) kutu oranye. Kutu merah dan kutu putih hidup secara berkelompok dibawah daun dan menghisap cairan di daun yang mengakibatkan daun berwarna kekuningan, cokelat dan akhirnya mongering. Kutu oranye ( Dolichotetranychus sp ) menyerang buah yang masih muda dan bersembunyi dibagian dalam perianth buah serta menghisap cairan, sehingga buah akan gugur.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian pada hama ini dapat dilakukan dengan penyemprotan Kelthan 1.86 ml/l air ataupun dengan penggunaan predator antara lain Chilocorus sp.

Kepik ( Carvalhoia arecae Miller and China )

Kepik ini ditemukan berkumpul dibagian ujung ketiak daun. Kepik dewasa berwarna hitam dan kepik muda berwarna hijau kekuningan, keduanya menghisap cairan pada bagian spindle sehingga pertumbuhan tidak normal. Daun yang telah dihisap Nampak garis-garis nekrotik berwarna coklat tua lama kelamaan daun mongering dan kemudian patah.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian pada hama ini dapat dilakukan dengan insektisida sistemik sevin 4 G dengan dosis 10 g per tanaman pada setiap 3 bulan.

Ulat Bunga ( Tirathaba mundella Walk )

Hama ini menyerang mayang dengan cara menghisap cairan dalam bunga. Ulat dewasa meletakan telurnya pada bagian spatha, sehingga spadix tidak dapat membuka dengan sempurna.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan secara kimiawi dengan menggunakan Endre x 20 EC 0.125 % atau Malathion 50 % EC dengan dosis 2 ml/l air.

Gugur Buah Muda

Gugur buah muda ini disebabkan oleh kepik pentatomid ( Halyomorpha marmoreal F ). Buah pinang yang ditusuk dengan belali akan mengeluarkan cairan. Buah yang ditusuk akan berwarna hitam pada permukaan kulit buah dan dagingnya buah akan berwarna cokelat gelap. Gejala ini akan berkembang terus sehingga menyebabkan buah menjadi gugur.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dengan secara kimiawi dengan dilakukan penyemprotan menggunakan Endosulfan 0.05 % pada tandan.

Coffee Bean Weevil ( Araecerus fasculatus D )

Coffee bean weevil dengan menyerang biji pinang yang mengakibatkan buah menjadi berlubang sebesar 1.5 – 2.5 mm. Hama ini ditemukan pada buah pinang dibagian dalam perianth.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian pada hama ini dengan cara memanfaatkan musuh alami yakni parasit Anisopteromatus calandra Howard.

Kumbang sigaret ( Lasioderma serricome F. )

Kumbang dewasa berwarna cokelat kekuningan dengan memilki bulu-bulu yang bercahaya. Kumbang ini menggerek buah dan bekas gerekannya terlihat seperti tepung.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian pada hama ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan musuh alami yaitu parasit Anisopteromatus calandrae Howard.

Ngengat Padi ( Corcyra cephalonica Stainton )

Hama ini membuat rongga-rongga didalam buah pinang dan memakan daging buahnya.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan menggunakan tablet phostoxin dengan dosis 800 g/1000 cm ( luas gudang ).

Penyakit Pada Tanaman Pinang

Bercak Daun Menguning

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Curvularia sp. Gejala pada lamina daun, terlihat bercak-bercak kuning 3-10 mm diameter. Infeksi lanjut dapat menyebabkan kematian bibit.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian pada penyakit ini dapat dilakukan dengan penyemprotan dengan menggunakan Dithane dapat mengurangi serangan.

Leaf Blight

Penyakit ini disebabkan oleh Pestalotia palmarum Cooke. Gejala penyakit ini berupa bercak-bercak cokelat kekuningan pada helaian daun.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dengan pemupukan N dan K20 ataupun dengan pemberian naungan hal ini dapat menekan penyakit.

Karat Merah Daun

Penyakit ini disebabkan oleh Cephaleuros sp. Cendawan ini menginfeksi batang dan daun, sehingga terlihat bercak tak beraturan pada bagian batang dan daun yang berwarna kekuningan.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapata dilakukan dengan membuat naungan secukupnya.

Busuk Akar/Pangkal Batang

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Fusarium sp dan Rhizoctoria sp. Penyakit ini biasanya terlihat di pembibitan dengan system drainase jelek. Serangan cendawan ini mengakibatkan tanaman menjadi layu.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan memperbaiki system drainase dan kebersihan kebun.

Busuk Buah

Penyakit ini disebabkan oleh Phytopthora arecae. Gejala yang terlihat bercak basah pada permukaan buah dekat kelopak bunga. Bercak ini akan menyebar sehingga warna buah berubah menjadi hijau tua. Jika bercak mecapai bagian apical buah maka akan menyebabkan buah menjadi gugur.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan secara kimiawi dengan menggunakan fungisida Copper oxychlorride serta fitosanitasi ( pembersihan ) kebun.

Busuk Pucuk

Penyakit ini disebabkan oleh P. Arecal yang diserang ialah pangkal spidel pangkal spindle berwarna berangsur bagian yang terinfeksi serangan berat akan menyebabkan kuning coklat pucuk membusuk dengan bau khas.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan pembersihan lokasi pertanaman dari tanaman terserang aakan mencegah penyebaran penyakit.

Daun Menguning

Penyakit ini disebabkan oleh mycoplasma like organism ( MLO ). Pada daun yang terserang memperlihatkan warna kekuningan dan terdapat garis-garis nekrotik. Pada lamina daun pertumbuhan daun akan mengecil sehingga produksi buah menjadi menurun. Daging buah berwarna kehitaman.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan cara terpadu dengan pemupukan penggunaan fungisida 2 g phorate granula per pohon serta fitosanitasi.

Busuk Kaki

Penyakit ini disebabkan oleh Ganoderma lucidum. Munculnya penyakit ini karena kurang pemeliharaan kebun drainase yang jelek. Tanaman yang terserang menunjukkan gejala kekeringan yang dimana daun menjadi menguning, terkulai dan akhirnya patah.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan pengaturan system drainase dan kebersihan kebun.

Batang Berdarah

Penyakit ini disebabkan oleh Thielaviopsis paradoxa Von Hohn ( Ceralostomelia paradoxa ). Terjadi perubahan warna pada bagian yang terinfeksi dibagian batang dan jaringan lembut serta mengeluarkan cairan berwarna coklat gelap. Dugaan bahwa ini berkembang akibat air tanah yang dangkal dan drainase jelek. Untuk menghindari serangan Xyleborus sp.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida.

Buah Retak

Penyakit ini penyebabnya karena ketidak seimbangan fisiologis. Karakteristik penyakit ini terlihat dari buah pinang yang retak-retak. Gejala yang dimulai dengan buah kekuningan ketika buah setengah matang atau tiga per empat bagian matang.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan perbaikan drainase dan penyemprotan dengan Borax 2 g/1 liter air.

Demikianlah pembahasan mengenai Tanaman Pinang Terserang Hama Dan Penyakit !! Ini Cara Pengendaliannya semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂