Permasalahan Budi Daya Jamur Dan Solusinya

Posted on

Permasalahan Budi Daya Jamur Dan Solusinya

Kendala hama penyakit yang dihadapi dalam budi daya jamur dapat diatasi dengan melihat akibat yang ditimbulkan terhadap produksi jamur itu. Setelah itu, penyebab cara mengatasi masalah tersebut. Berikut permasalahan dan solusinya.

PERMASALAHAN

PENYEBAB

SOLUSI

Miselium jamur tidak terbentuk

Kondisl kumbung yang kurang mendukung pertumbuhan jamur

mengatur parameter pertumbuhan dalam tumbung, seperti kelembapan,
suhu, pencahayaan, dan kandungan karbondioksida

Adanya kontaminasi gas klorin atau terjadi kontaminasi pada air yang
digunakan

Menggunakan karbon aktif untuk mengatasi  kontaminasi bahan kimia
pada air atau menggunakan teknik lain yang lebih sederhana

Bahan media yang digunakan kurang/ tidak bagus

Memperhatikan komposisi media dalam log. Lakukan pencampuran,
pengemasan, pensterilan ulang pada media yang digunakan. Pastikan medial yang
digunakan bagus dan baru

Proses sterilisasi yang kurang baik

Memperhatikan cara sterilisasi. Udara dalam steamer/oven dikeluarkan.
Pastikan pemanasan dilakukan selama 3 jam sebelum sterilisasi

Bahan media terlalu panas ketika dilakukan inokulasi

Menginokulasi baglog pada saat media sudah tidak panas

Bibit jamur yang digunakan tidak bagus kuaiitasnya

Menggunakan/mengganti bibit yang berkualitas

Adanya kontaminasi oleh jamur lain

Mensterilisasi dan menginokulasi ulang baglog dengan bibit yang bagus

Lupa mengjnokulasi baglog

Memastikan bahwa baglog sudah diinokulasi

Pertumbuhan miselium yang-jelek, bau yang tidak enak, ada bintik
hitam dan tungau

Penurunan suhu steamer (tungku pemanas) dan proses sterilisasi
terlalu cepat dan/atau tutup steamer terlalu cepat dibuka

Menurunkan suhu steamer secara bertahap, lalu membuka tutup steamer
perlahan. Kemudian, memastikan bahwa kapas penyumbat menutup dengan rapat

Proses inokulasi

Menginokulasi pada kondisi yang steril, bersih, dan tertutup

Terlalu padat di daerah inkubasi, tidak cukup ventilasi untuk
menurunkan suhu yang panas

Mengurangi jumlah baglog dan buat jendela untuk ventilasi serta memeriksa
dan mengontrol suhu agar berkisar 25—35° C

Kadar karbondioksida yang terlalu tinggi .

Mengontrol kadar karbondioksida agar tidak lebih dari 5%. Periksa
ventilasi dengan rutin

Kebersihan kumbung

Membersihkan kumbung dari kotoran yang ada di dalam kumbung

Miselium berkembang tidak merata, media belum tercampur sehingga ada
bagian yang tidak mengandung nutrisi

Mencampur media secara merata

Kontaminasi bakteri atau jamur lain

Memeriksa proses yang menyebabkan kontaminasi, lalu memisahkan baglog
yang terkontaminasi. Membuat baglog dan melakukan sterilisasi dengan waktu
lebih lama

Kontaminasi tungau

Memisahkan baglog yang terkontaminasi dan mensterilisasi ulang dengan
proses normal. Menjaga dan memastikan semua dalam keadaan bersih.
Menghentikan penggunakan kumbung untuk menghentikan siklus kontaminasi dalam
jangka waktu 1-2 minggu. Untuk kontaminasi yang serius, semprotkan pestisida
sesuai dosis. Menggunakan perangkap serangga

Miselium tumbuh, tetapi tidak menghasilkan tubuh buah jamur

Komposisi media tidak cocok

Membuat komposisi media yang lebih cocok untuk pertumbuhan jamur,
termasuk jenis dan dosis media, serta pH serbuk gergaji

Tungau, jamur lain, virus, bakteri, dan serangga

Memeriksa proses sterilisasi, inokulasi, serta proses lain dan juga
kebersihan lingkungan kumbung di sekitarnya

Adanya racun di lingkungan tempat tumbuh jamur

Membuang sumber racun

Bibit yang jelek

Mengganti dengan bibit yang baru dan bagus

Tubuh buah jamur terbentuk, tetapi lambat

Kondisi lingkungan tumbuh yang tidak terlalu bagus

Menutup dan membuka jendela untuk memberi udara dan mengatur
kelembapan

Terdapat kontaminasi jamur lain, bakteri, serangga, cacing, dan
tungau

Memperhatikan kebersihan kumbung dan mengatur cahaya, suhu,
kelembapan, dan sirkulasi udara. Untuk kasus berat, gunakan 1/2 sdt belerang
dan larutkan dalam 3,5 1 air, lalu semprotkan pada permukaan baglog dan
jamur. Mengeluarkan baglog yang terkontaminasi

Kontaminasi bahan kimia dari cairan, gas, dan klor

Membuang bahan kimia tersebut

Bibit yang jelek

Mengganti dengan bibit lain yang lebih bagus

Tubuh buah jamur terbentuk, tetapi tangkai terialu

Ketidakseimbangan cahaya

Mengurangi atau menambah cahaya untuk memenuhi kebutuhan panjang
gelombang yang tepat

panjang dan tudung buah tidak berkembang

Kelebihan karbondioksida

Menambahkan udara yang masuk dengan membuka pintu atau jendela dan
menutupnya pada waktu yang tepat

Tubuh buah

Waktu inkubasi yang terialu lama

Memperpendek waktu inkubasi

yang terbentuk kecil-kecil, sedikit tubuh buah yang terbentuk

Kekurangan oksigen atau kekurangan cahaya

Menambahkan udara yang masuk dengan membuka jendela atau pintu agar
cahaya masuk

Nutrisi di media kurang atau media kurang berkualitas

Membuat komposisi campuran media yang baru

Pertumbuhan miselium yang rendah

Menggunakan bibit yang bagus atau atur kondisi kumbung agar
pertumbuhan jamur bagus

Bibit yang jelek

Mengganti bibit dengan yang bagus

Jamur tidak terbentuk, busuk, dan mati

Adanya gangguan oleh hewan atau mikroorganisme lain

Membersihkan kumbung dari hewan atau organisme kompetitor lain

Permukaan baglog yang kotor

Membersihkan permukaan baglog

Ventilasi tidak cukup, kelembapan terialu tinggi

Memberi pertukaran udara, mengurangi kelembapan sampai pada level
yang dibutuhkan, dan mengurangi intensitas penyiraman. Periksa air dalam
baglog, jika terdapat genangan air pada baglog, keringkan baglog terlebih
dahulu

Bibit yang jelek

Mengganti bibit

Penggunaan bahan kimia

Tidak menggunakan bahan kimia selama masa pembentukan tubuh buah

Tubuh buah terbentuk hanya saat pertama dan tidak lagi terbentuk
setelah itu

Kekurangan nutrisi di media

Mengganti komposisi media

Adanya organisme kompetitor

Memeriksa kebersihan. Mengatur cahaya, suhu, kelembapan, udara, dan
ventilasi

Manajemen kumbung yang jelek

Memperbaiki manajemen

Bibit jelek

Mengganti bibit baru

Ukuran jamur kecil

Terlalu banyak jamur yang keluar bersamaan

Mengurangi ukuran lubang baglog

Kekurangan nutrisi di media

Mengganti komposisi media dan kualitas media

Perubahan cuaca

Mengatur suhu dalam kumbung

Bibit tidak sehat

Memeriksa keasiian dan kualitas bibit

Jamur ringan

Kekurangan air

Jamur mudah busuk

Jamur terialu tua ketika dipanen

Jamur terialu hangat sebelum dikemas

Mendinginkan jamur sebelum dimasukkan ke dalam kemasan/boks

Jamur terialu basah ketika dipanen

Mengurangi kelembapan beberapa jam sebelum panen

jamur busuk dal am kemasan

Menjual jamur secepatnya

 

Baca Juga:

 

Demikian artikel tentang Permasalahan Budi Daya Jamur Dan Solusinya.Semoga bermanfaat.