Cara Pencegahan Hama dan Penyakit Pada Budidaya Jamur

Posted on

Cara Pencegahan Hama dan Penyakit Pada Budidaya Jamur

Hama atau penyakit pada jamur yang dibudidayakan akan selalu mengintai. Namim, kerusakan dapat dibatasi jika organisme pengganggu dideteksi saat stadia awal budi daya.

Semua pengusaha cepat atau lambat akan menghadapi serangan hama atau penyakit pada jamur yang dibudidayakannya. Jika serangan terjadi, harus dilakukan identifikasi penyebab serangan dan diupayakan mengetahui pada stadia apa organisme pengganggu tersebut masuk ke pertanaman.

Serangan organisme pengganggu ada yang mengindikasikan penyiapan substrat yang kurang baik atau kesalahan penanganan seiama pembentukan tubuh buah. Oleh karena itu, sangat penting dilakukan pengaturan kebersihan secara ketat. Jika organisme pengganggu dapat

dideteksi saat stadia awal budi daya, biasanya kerusakannya dapat dibatasi. Jika kontaminan berkembang, akan sangat meningkatkan tekanan infeksi penanaman jamur. Tekanan infeksi akan berkurang jika tidak terdapat substrat seiama beberapa minggu.

Hama penyakit berkembang karena empat faktor yang mendukung, yaitu inang (I), lingkungan (environment/ E), patogen (P), dan waktu (time/T). Faktor tersebut harus diwaspadai agar timbulnya hama dan penyakit dapat dicegah. Jika tetap timbul, perkembangannya dapat dibatasi dengan memperbaiki keempat faktor tersebut.Selain serangan hama dan penyakit, , terdapat beberapa faktor lain yang dapat menurunkan jumlah dan kualitas jamur. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah strain jamur yang sudah terdegerenasi, substrat yang tidak cocok, dan kondisi iklim pada lokasi budi daya yang tidak cocok.

A.PENGEGAHAN DENGAN ATURAN HIGIENE

Cara terbaik untuk melawan perusak jamur, baik hama maupun penyakit termasuk kontaminan, adalah dengan mencegahnya. Ruang tumbuh jamur harus selalu dijaga dari parasit yang membusukkan jamur/fungi kompetitor yang mengonsumsi substrat yang tersedia. Oleh karena itu, harus diterapkan aturan higiene yang ketat pada budi daya jamur ini. Jika ternyata terjadi kontaminasi, penerapan aturan higiene adalah hal yang pertama kali diperiksa. Berikut aturan higiene rutin yang harus diperhatikan.

–    Pemetikan/pemanenan jamur dimulai dari substrat yang muda (yang diharapkan belum terkontaminasi) dan diakhiri pada substrat yang lebih tua (kemungkinan telah terkontaminasi).

–    Periksa bedeng budi daya jamur dengan urutan yang sama, yaitu dimulai dari substrat yang lebih muda ke substrat yang lebih tua.

–    Sterilkan wadah-wadah setiap kali akan digunakan, seperti keranjang wadah jamur yang baru dipanen dan wadah substrat. Larutan steril yang dapat digunakan, antara lain hipoklorit 1% dan formaldehid 2%. Desinfektan ramah lingkungan, yaitu H202 dengan konsentrasi di atas 5% dilaporkan efektif membunuh spora, tetapi kurang efektif membunuh fragmen miselia.

– Jaga pintu dan jendela ruang tumbuh jamur dalam kondisi tertutup atau lapisi dengan kasa.Tujuannya untuk mencegah serangga hama masuk ke dalam ruang tumbuh dan menyebarkan penyakit.

–    Tempatkan kompos yang sudah dipakai pada jarak cukup jauh dari lokasi budi daya. Jika ada substrat terinfeksi berat, sebaiknya bakar saja.

–    Singkirkan primordia yang tidak berkembang pada bedeng-bedeng penanaman jamur.

–    Jaga lantai rumah tumbuh jamur selalu bersih. Misalnya, segera sapu lantai jika sudah selesai panen.

–    Jangan meninggalkan potongan tangkai jamur di ruang tumbuh jamur. Manfaatkan sebagai pakan ternak sebelum tangkai membusuk atau buang jauh dari lokasi budi daya.

–    Jangan menyentuh atau memegang tubuh buah yang sakit saat memanen. Kumpulkan tubuh buah yang sakit sesudah panen selesai, lalu segera buang. Beberapa petani jamur menggunakan tisu yang dibasahi alkohol untuk mengambil tubuh buah yang sakit dari bedeng.

–    Rendam sepatu pada larutan desinfektan sebelum memasuki ruang tumbuh jamur.

–    Singkirkan substrat terkontaminasi segera setelah kontaminasi diketahui terjadi.

BACA JUGA: Tips Manajemen Usaha Jamur Yang Menguntungkan

Demikian Cara Pencegahan Hama dan Penyakit Pada Budidaya Jamur.Semoga bermanfaat