Mencegah Tanaman Cabe Rawit Dari Hama Dan Penyakit, Dengan Cara Yang Alami

Posted on

RuangTani.Com – Hal yang sangat penting dalam membudidayakan tanaman cabai yakni dengan menjadikan lingkungan bersih dan terawat dengan secara baik, hal ini bertujuan agar tanaman yang dibudidayakan dapat lebih terbebas dari berbagai hama dan penyakit pada tanaman cabe yang muncul. Beberapa jenis hama dan penyakit yang disebabkan oleh virus, jamur, bakteri ini yang sering sekali menginfeksikan tanaman cabe, baik yang masih dalam masa pertumbuhan maupun pada tanaman sudah dewasa yang sudah siap menghasilkan bunga atau buagnya.

cabe rawit

Mencegah Tanaman Cabe Rawit Dari Hama Dan Penyakit, Dengan Cara Yang Alami

Secara umum gejla maupun epidemi penyebaran hama dan penyakit pada tanaman cabe terkadang begitu sulit untuk dapat dikontrolnya, sehingga seorang petani harus benar-benar ekstra untuk memperhatikan dalam pertumbuhan dan perkembangan pada tanamana cebenya, yang salah satunya tetap semaksimal mungkin agar tanaman tidak terserang hama dan penyakit.

Sebenarnya bukan hal yang begitu menghebohkan lagi jika penanganan serangan hama maupun penyakit pada tanaman cabe ditempuh dengan cara penyemprotan dengan menggunakan obat pertanian berbahan aktif insektisida, fungsisida dan sebagainya. Namun malah justru terkadang efek yang ditimbulkan dari senyawa kimia obat pertanian dapat menimbulakan baik pecemaran air, tanah, maupun pencemaran udara.

Baca juga :

Untuk mencegah kemungkinan bila terjadi ketidakseimbangan ekosistem alam akibat dari penggunaan pestisida yang secara berlebihan, maka jalan alternatif yakni dengan cara pemberantasan hama dengan alami sangat penting dapat dilakukan yaitu dengan melibatkan beberapa agen biologi, diantaranya ialah sebagai berikut ini.

Dengan Pemanfaatan Bakteri Bt Sebagai Agen Hayati

Bt ( bakteri bacillus thrungiensis ) ini memiliki morfologi ( bentuk luar tubuh seperti basil/batang ). Bakteri Bt ini sangat efektif dalam memberantas hama dan penyakit pertanian, terutama dapat memberantas hama yang diantaranya ulat daun, wereng, walang sangit dan jenis hama yang lain juga. Pada bakteri ini dapat menghasilkan senyawa kimia delta-endotoksin yang berupa racun kristasl Bt yang dapat mengikat reseptor pada membrane usus ulat maupun sejenis wereng dan filum arthropoda/insekta ( serangga ) lainnya.

Ada berbagai varietes pada bakteri Bt yang dapay dijual dengan secara komersil dipasaran, hal ini bertujuan untuk membantu petani dalam penanganan hama dan penyakit yang mungkin dapat muncul pada tanaman hortikultura yang ditanamnya.

Dengan Menggunakan Mulsa Plastik

Sebagian orang selama ini hanya menganggap bahwa memasanga mulsa plastik tersebut hanya bertujuan untuk melindungi kelembaban tanah saja, padahal lebih dari itu. Sebab, pantulan pada sinar matahari yang mengenai bagian permukaan mulsa plastik akan diteruskan cahayanya ke bagian atas tanaman, sehingga hal demikian dapat mengurangi dampak dari serangan hama dalam menginfeksikan tanaman holtikultura. Sebaiknya dalan bercocok tanam atau membudidayakan tanaman buah maupun sayuran hortikultura, dengan menggunakan mulsa plastik sebagai sarana ampuh dalam menunjang pengusiran hama yang melalui media bantuan dari sinar ultra violet.

Dengan Cara Menyiram Tanaman Secara Rutin

Dengan cara melakukan penyiraman dengan secara rutin terhadap tanaman perkebunan yang sedang dibudidayakan maka dengan secara otomatis, air yang mengguyur pada bagian oragan tanaman akan sangat membantu tanaman tersebut tercegah dari serangan hama maupun penyakit pada tanaman cabe rawit.

Air tersebut dapat membantu sebagai pelarut alamiah yang dapat merusak maupun memastikan telur atau larva pada ulat dan sejenis serangga lainnya sehingga akan mudah rusak atau gagal dalam melakukan pengeluaran anakan dari larva yang sedang matang.

Maka dari itu sejak awal penyemaian bibit, tahap perawatan dasar sampai menjelang waktu panen cabe rawit atau cabe merah, ada baiknya anda lakukan penyiraman dengan secara rutin dan mudah-mudahan lahan tempat anda membudidayakan tanaman buah maupun sayuran akan terbebas dari berbagai hama parasit yang dapat membahayakan bagi tanaman cabe tersebut.

Dengan Membersihakan Lahan Tanam Dari Gulma

Rumput liar atau gulma ini dapat menjadi faktor juga dalam penyebaran dari hama maupun penyakit pada tanaman cabe. Untuk mecegah agar penyebaran hama dan penyakit maka kebersihan lingkungan tanaman mutlak diamankan dan terus dijaga kebersihannya. Dengan cara buang, cabut, atau bakar gulma parasit tersebut yang ada disekitar tanaman dan sebisa mungkin saat melakukan pengoretan gulma, cabutlah hingga pada akarnya supaya tidak tumbuh lagi.

Demikianlah pembahasan mengenai Mencegah Tanaman Cabe Rawit Dari Hama Dan Penyakit, Dengan Cara Yang Alami ini semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda, sekian dan terima kasih. 🙂