[ Lengkap ] Tips Budidaya Jeruk Nipis, Wajib Untuk Di Baca

Posted on

Ruangtani.com – Jeruk nipis ( Citrus Aurantifolia ) merupakan tanaman yang berbentuk perdu, yang salah satu jenis buahnya yang banyak menyimpan kegunaan bagi manusia. Jeruk yang berkulit halus dan memiliki warna hijau hingga kuning yang dapat digunakan sebagai bahan minuman, pencuci piring ( menghilangkan bau amis ), dan juga dapat menjadi obat beberapa penyakit. Menilik kegunaannya tak heran jika kebanyakan orang sangat tertarik sekali untuk mempelajari teknik membudidayakan jeruk nipis ini.

jeruk nipis

[ Lengkap ] Tips Budidaya Jeruk Nipis, Wajib Untuk Di Baca

Tanaman jeruk nipis ini mempunyai pohon yang setinggi sekitar 1,5 hingga 3,5 m dengan buah dan daunnya yang lebat. Buah jeruk nipis ini mempunyai tingkat keasamaan yang sangat tinggi dengan memiliki aromanya yang sedap. Pada jeruk nipis memiliki kandungan vitamin B dan C sehingga sangat baik apabila dikonsumsi sebagai penambah daya tahan tubuh. Mengingat yang banyak sekali menfaatnya sebaiknya mencoba untuk menanam dikebun atau lahan yang dimiliki, Nah berikut ini ialah panduan membudidayakan jeruk nipis yang perlu untuk diketahui selengkapnya :

Baca Juga :

Syarat Tumbuh Tanaman Jeruk Nipis

  • Memiliki ketinggian tempat : 200 m hingga 1.300 m diatas pemukaan laut
  • Memiliki curah hujan tahunan : 1.000 mm hingga 1.500 mm/tahun
  • Bulan basah ( diatas 100 mm/bulan ) : 0 bulan hingga 6 bulan
  • Memiliki suhu udara : 200 C hingga 300 C
  • Dengan kelembapan : sedang hingga tinggi
  • Penyinaran : sedang

Media Tanam

  • Jenis :latosol, aluvial, dan andosol.
  • Tekstur : lempung yang berpasir lempung dan lempung liat. Tanah yang baik ialah lempung sampai lempung berpasir dengan fraksi liat 727%, debu 25-50% dan pasir < 50%, cukup humus, tata air dan udara baik.
  • Drainase : baik
  • Memiliki kedalaman air tanah : 40 cm hingga 170 cm dari permukaan tanah.
  • Memiliki kedalaman perakaran : dibawah 40 cm dari permukaan tanah.
  • Kemasaman ( pH ) : 4 hingga 9 dengan pH optimum 6
  • Dengan tingkat kesuburan : sedang hingga tinggi
  • Air tanah yang optimal berada pada kedalaman 150 hingga 200 cm dibawah permukaan tanah. Pada musim kemarau 150 cm dan pada musim hujan 50 cm. Tanaman jeruk menyukai air yang mengandung garam sekitar 10%.

Iklim Yang Cocok Untuk Tanaman Jeruk Nipis

Kecepatan angin yang melebihi dari 40 hingga 48 %, dapat merontokkan bunga dan buah. Untuk daerah yang intensitas dan kecepatan anginya tinggi tanaman penahan angin lebih baik ditanam berderet tergak lurus dengan arah angin. Tergantung pada spesiesnya jeruk ini memerlukan 5-6, 6-7 atau 9 bulan basah ( musim hujan ). Bulan basah ini sangat diperlukan untuk perkembangan bunga dan buah agar tanahnya tetap lembab. Di wilayah Indonesia sendiri tanaman ini sangat memerlukan air yang cukup terutama pada bulan juli hingga agustus. Tanaman ini harus memiliki temperature optimal antara 25-30 derajat C namun ada yang masih dapat tumbuh normal pada 38 derajat C. jeruk keprok memerlukan temperature 29 derajat celcius. Untuk semua jenis jeruk tidak menyukai tempat yang terlindungi dari sinar matahari dan memiliki kelembapan optimum untuk pertumbuhan tanama jeruk ini sekitar 70 hingga 80%.

Pembibitan

Secara umum pada jeruk nipis dapat dikembangbiakkan secara generative, vegetative atau okulasi. Pengembangbiakan vegetative bisa diperoleh dari cangkokan, generative melalui biji dan dengan okulasi. Dengan cara menempel mata tunasnya pada batang pohon jeruk manis, jeruk sitrum dan jeruk nipis itu sendiri. Penyambungan dapat dilakukan setelah memiliki umur 16 bulan. Biarkan tempean selama 1 tahun di pohon tempelan.

Pengolahan Lahan

Untuk pengolahan tanah dilakukan setelah gulma dan rumput liar sudah dibersihkan. Buat lubang penanaman 2 hingga 4 sebelum melakukan masa tanam dengan memiliki ukuran lubang berkisar 80 x 80 x 80 cm. lalu masukkan pupuk kandang atau pupuk buatan pada lubang tanam. Kemudian atur jarak tanam berkisar 5 x 5 meter.

Perawatan

Perawatan tanaman jeruk ini dengan melakukan penyiangan setelah gulma dan rumput liar tumbuh lebat, berikan pengairan yang cukup saat lahan mengering. Kemudian berikan pemupukan lanjutan setiap satu lubang tanam sekitar 6 sampai 16 kg pupuk kandang dan 1,5 kg TSP. pemupukan lanjutan sebaiknya dilakukan saat tanaman menginjak umur 4 tahun. Pangkas cabang primer sampai tinggi sekitar 20 cm. lalu lakukan juga pemangkasan pada batang tanaman yang berada 60 cm dari atas tanah. Selanjutnya biarkan masing-masing cabang tinggal 3-4 tunas tumbuh pada tanaman setelah pemangkasan ditahun pertama.

Pemanenan

Untuk jeruk nipis ini sudah mulai berbuah di umur 3 tahun, sedangkan pada umur 4 hingga 5 tahun rata-rata bisa menghasilkan sekitar 20 kg buah dan bahakan bisa mencapai 50 kg buah setelah masuk umur 6 sampai 15 tahun. Jeruk nipis ini bisa dipanen buahnya setelah 7 hingga 8 bulan setelah berbunga.

Nah demikianlah pembahasan tentang [ Lengkap ] Tips Budidaya Jeruk Nipis, Wajib Untuk Di Baca ini semoga berguna dan bermanfaat yang punya niat untuk menambah penghasilannya, sekian dan terima kasih. 🙂