[ Jangan Anggep Sepele ] Ternyata !! Budidaya Genjer Bernilai Ekonomi, Juga Banyak Manfaatnya

Posted on

Ruangtani.com – Sebagian orang pastinya sudah mengenal atau mengetahui jenis tumbuhan ini. Genjer atau biasa disebut juga dengan paku rawan ialah merupakan sejenis tumbuhan rawa yang sering kita jumpai didaerah persawahan atau perairan yang dangkal. Biasanya tumbuhan genjer ini hidup berdampingan dengan yang namanya eceng gondok genjer merupakan jenis tanaman yang tidak berkayu dimana tumbuh pada daerah dataran rendah untuk populasi genjer ini sangat baik.

genjer1

[ Jangan Anggep Sepele ] Ternyata !! Budidaya Genjer Bernilai Ekonomi, Juga Banyak Manfaatnya

Pada umumnya dimasyarakat petani untuk menanam genjer pada lahan persawahan mereka atau bisa juga dengan menggunakan tanah bergambut dekat dengan rawa-rawa. Lahan bergambut banyak diteliti dan mengandung unsur hara alamiah dari sisa-sisa pembusukan serat tanaman air. Serat itulah yang menyebabkan menjadinya pupuk biokompos yang dapat menumbuhkan pada tumbuhan genjer tersebut.

Baca juga :

Pada tumbuhan genjer ini sangat diminati oleh masyarakat banyak dikarenakan memiliki kandungan yang baik antara lain :

  • Setiap 100 gram genjer terdapat energy 39 kkal
  • Protein 1.7 g
  • Karbohidrat 7.7 g
  • Kalsium 62 mg
  • Pospor 33 mg
  • Dan zat besi 2.1 mg

Pada daun dan bunganya juga memiliki kandungan antara lain :

  • Kardenolin
  • Flavonoida
  • Polifenol

Untuk membudidayakan tumbuhan genjer ini dengan hasil yang sangat menguntungkan dan melimpah berikut caranya yang perlu diperhatikan dibawah ini.

Memilih Bibit Genjer

Untuk mendapatkan bibit tanam yang berkualitas dan bagus pastinya genjer didapatkan dari hasil cabutan genjer yang ada diperairan lain atau bisa juga dari mencabut dibeberapa tanaman muda yang ada dibagian akar dari tanaman genjer tua. Dalam proses pemilihan bibit, pilihlah bibit genjer yang terlihat dari luar bagus dengan daun yang tidak rusak dan terhindar dari cacat organ tubuh itu merupakan prioritas utama untuk menghasilkan panen yang berkualitas dan hasil yang memuaskan.

Pengolahan Lahan Tanam

Untuk pengolahan lahan gambut yang akan ditanami genjer caranya hampir sama seperti area sawah. Sebelum melakukan menanam genjer terlebih dahulu bajaklah rawa atau sawah dan dilakukan dengan memastikan kercukupan airnya yang ada dilahan yang hendak dibajak atau minimal ketinggian 10-15 cm. dipastikan saluran irigasi dengan tepat sasaran agar semua hamaparan lahan terairi begitu juga dengan lahan rawa tidak perlu diberi pupuk karena lahan tersebut sudah memiliki pupuknya sendiri. Namun bagi lahan sawah sehari sebelum melakukan penanaman dilakukan penaburan pupuk hal ini bertujuan agar pertumbuhan genjer cepat berbunga dan dapat menghasilkan helaian daun yang mudah daun seragam.

Penanaman Genjer

Apabila kondisi lahan telah siap untuk ditanami, proses selanjutnya ialah cara menanam bibit genjer yang dimana dengan cara menekan bagian akar dari genjer dengan menggunakan jempol tangn dengan secara perlahan diatas tanah gambut berlumpur sekitar 8-12 cm dalamnya. Untuk jarak antar genjer sendiri sekitar 10-15 cm dan penanaman genjer boleh secara acak. Biasanya waktu yang bagus untuk menanam genjer ialah pada waktu sore hari di waktu 15.00 – 17.00 wib dimana matahari telah mulai tenggelam supaya daun genjer tidak mudah layu dan mengurangi penguapan.

Perawatan Genjer

Untuk perawatan dasar membudidayakan genjer sangatlah sangat mudah, hanya tinggal menambahkan saja pupuk kandang atau kompos diarea lahannya, pengaturan irigasi / saluran air, penyiangan gulma penggangu. Dalam pemberian pupuk dapat dilakukan bila sudah mencapai usia genjer telah 20 hari dan untuk cara pemberian dengan menyebar secara bebas menyeluruh.

Sedangkan untuk pengairan irigasi sangatlah penting dijaga dan dilakukan karena pada tanaman genjer sangatlah menyukai tempat yang air ketercukupan. Jika tidak akan membaut tanaman genjer mudah layu, daun akan menguning dan terjadinya dehidrasi. Lalu untuk penyiangan hal ini diperlukan untuk mencagah adanya kompetisi dalam pengambilan nutrisi, untuk penyiangan dilakukan dengan cara mencabut gulma hingga ke dalam akarnya.

Panen Dan Pascapanen Genjer

Untuk panen dari membudidayakan genjer ini dilakukan saat mencapai 2-3 bulan, panen genjer dilakukan dengan 2 cara yaitu memetik bagian tangkai bunga dan bunganya ataupun mengambil batang herba serta daunnya. Untuk kegiatan panen dapat dilakukan setiap 3-4 hari sekali hal ini untuk memastikan tumbuhnya tunas batang genjer muda dan bunga genjer yang mulai kucup ataupun mekar. Untuk kegiatan pascapanen ialah dengan mengalihfungsikan lahan yang telah digunakan untuk berbudidaya genjer dengan pengolahan kembali lahan.

Demikianlah ulasan mengenai [ Jangan Anggep Sepele ] Ternyata !! Budidaya Genjer Bernilai Ekonomi, Juga Banyak Manfaatnya ini semoga bisa berguna dan bermanfaat bagi anda, terima kasih. 🙂