Jadi Ini, Jahe Gajah Yang Banyak Manfaat Dan Bernilai Ekonomi

Posted on

Ruangtani.com – Tanaman jahe atau bahasa latinnya zingiberceace officianale ialah tanaman yang rimpang yang sangat populer yang merupakan salah satu jenis rempah – rempah dan tanaman obat yang sydah banyak sekali dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat sebagai bahan obat – obatan dan juga dapat dipergunakan untuk bumbu masakan. Jahe ini termasuk dalam golongan atau suku temu – temuan bersama dengan seperti temulawak, lengkuas, kunyit dan lain-lain.

Untuk tanaman ini sangat cocok sekali tumbuh di daerah yang beriklim tropis seperti di wilayah Indonesia. Tanaman jahe ini masih dibagi lagi menjadi beberapa jenis yakni jahe merah, jahe emprit, dan jahe gajah. Diantara ketiga jenis jahe ini jahe gajah merupakan jenis yang paling sangat populer karena memiliki ukuran yang lebih besar dan juga memiliki kualitas yang unggul.

jahe_gajah

Jadi Ini, Jahe Gajah Yang Banyak Manfaat Dan Bernilai Ekonomi

Tanama jahe gajah atau yang biasa disebut dengan jahe badak memiliki fisik yang rimpang lebih besar dan gendut. Pada ruas jahe gajah ini cenderung kembung apabila dibandingkan dengan jahe emprit dan jahe merah. Biasanya rimpang jahe berwarna kuning muda atau kuning dan juga memiliki serat yang lebih halus dan lembut jika dibandingkan dengan jahe yang lainnya. Tapi jahe gajah ini untuk rasanya kurang pedas dan aromanya kurang tajam dari pada jahe jenis yang lainnya.

Cara menanaman pohon jahe gajah dapat tumbuh dengan baik, perlu dengan teknik penanaman karena jahe ini memerlukan cukup air sehingga penyiraman harus dilakukan dengan teratur. Hal yang perlu diperhatikan juga keadaan tanah yang digunakan untuk bercocok tanam selalu dalam keadaan lembab atau basah.

Saat awal penanaman bibit jahe gajah sebaiknya bibit tidak ditempatkan pada tempat yang mendapat sinar matahari langsung dengan waktu yang cukup lama. Namun apabila bibit sudah mencapai umur 2,5 hingga 7 bulan tanaman jahe sudah memerlukan sinar matahari yang cukup atau mendapatkan sinar matahari sepanjang hari.

Tanaman ini akan tumbuh dengan baik dengan suhu yakni 20 hingga 30 derajat celcius. Untuk cara menanam tanaman jahe sebaiknya ditanam pada tanah yang gembur, subur dan banyak mengandung humus. Yang memiliki tekstur yang dianjurkan ialah tanah yang berpasir untuk mengenai ketinggian tempat tanaman jahe ini dapat tumbuh dengan subur didaerah yang memiliki ketinggian 200 hingga 600 meter diatas permukaan laut.

Pembibitan jahe gajah

Agar yang dihasilkan dengan yang berkualitas tentunya selain menggunakan teknik budidaya jahe gajah yang benar, pastinya harus memilih pembibitan yang berkualitas juga. Bit yang memiliki kualitas ialah bibit yang kualitas fisiologi bagus atau dapat tumbuh tinggi dan yang memiliki mutu fisik yang baik atau bibit harus bebas dari penyakit dan hama untuk menghindari hasil panen yang buruk atau gagal.

Penanaman jahe gajah dalam keranjang

Langkah pertama cara budidaya jahe gajah didalam keranjang ialah menyiapkan keranjang terlebih dahulu yang akan digunakan sebagai tempat untuk menanam bibit jahe gajah. Tempat keranjang bisa terbuat dari keranjang bamboo ataupun kayu dan harus cukup rapat agar tanah atau media tanam yang ada didalam keranjang tidak tercecer.

Langkah kedua cara budidaya jahe gajah ialah dengan mengisi keranjang dengan media tanam yang sudah dipersiapkan. Isi keranjang dengan ketebalan tanah sekitar 5 sentimeter. Lalu letakkan bibit tersebut didalam keranjang kemudian timbun lagi bibit tersebut dengan tanah setebal 5 sentimeter. Teknik penanamannya ialah dengan melekatkan bibit rimpang jahe secara rebah dalam media tanam.

Kemudian langkah yang ketiga atau yang terakhir dalam cara tanam jahe gajah ialah dengan menyiram bibit yang sudah ditanam sampai basah lalu letakkan bibit ditempat yang tidak mendapatkan sinar matahari langsung agar bibit tumbuh terlebih dahulu.

Perawatan jahe gajah

Saat jahe sudah tumbuh besar, rimpangnya mulai terlihat. Hal yang perlu untuk dilakukan ialah dengan menimbun tanaman tersebut dengan tanah. Hal ini perlu dilakukan terus menerus sampai tanah di dalam keranjang tersebut penuh.

Selain itu juga harus disiram dua kali sehari pagi dan sore dengan air secukupnya. Pemupukan juga dapat dilakukan. Pemupukan dapat dilakukan dengan pupuk kompos atau pupuk kandang. Setelah tanah penuh tunggu selama 4 bulan maka jahe gajah sudah bisa dipanen. Jika dengan cara budidaya jahe keranjang yang benar maka hasil panen yang didapat juga optimal.

Demikianlah postingan Jadi Ini, Jahe Gajah Yang Banyak Manfaat Dan Bernilai Ekonomi  semoga dapat membantu dan bermanfaat, semoga sukses selalu … amin.