Inilah Cara Mudah Menanam Paprika Dalam Pot Yang Baik Dan Benar

Posted on

Ruangtani.com – Apakah anda suka dengan paprika ??? sayuran yang berbentuk bulat memiliki warna hijau, merah dan kuning cerah ini bisa ditanam di dalam pot. Paprika ialah cabe yang cukup memiliki keunikan, yang ketika berbuah terlihat cantik dan disamping sebagai bahan konsumsi juga pas untuk dijadikan sebagai tanaman hias ditaman rumah.

paprika

Inilah Cara Mudah Menanam Paprika Dalam Pot Yang Baik Dan Benar

Paprika masih merupakan satu family dengan cabe besar hanya berbeda varietas, nama ilmiahnya tidak sama dengan nama ilmiah cabe besar. Sebab memiliki bentuknya yang indah serta luar biasa inilah paprika bisa dijadikan tanaman hias dalam pot.

Baca juga :

Pada dasarnya semua tanaman sayuran dapat ditanam di dalampot tak terkecuali tanaman paprika ini. Meski tak sedikit pengusaha pertanian bertanam paprika memilih didataran tinggi untuk berkebun produksinya sebab hawanya yang sejuk membuat hasil serta produksinya maksimal, namun bagi yang hobi bercocok tanam bisa saja menanam berbagai pot paprika didataran rendah. Berikut ini langkah-langkah cara menanam paprika sebagai berikut.

Cara Penanaman

Sebalum kita menanam paprika terlebih dahulu pilihlah benih yang memiliki mutu dan masa benih yang belum kadarluarsa, benih harus memiliki vigor atau daya kecambah yang tinggi. Kecambah benih dalam media tanah yang sangat lembut, bisa dapat menggunakan cocopeat atau serbuk sabut kelapa.

Untuk cara menanam benih paprika dengan mencampurkan benih dengan tanah lembut atau pasir, kemudian taburkan campuran benih dan tanah / pasir tersebut diatas tanah gembur dan subur dengan membuat alur dan lalu tutuplah kembali dengan pasir atau tanah halus diatasnya. Kemudian letakkan ditempat yang berteduh dan dijaga agar kondisi selalu tetap lembab, selanjutnya siram menggunakan sprayer 4 sampai 6 hari benih tersebut sudah berkecambah menjadi bibit.

Kemudian sambil menunggu bibit tersebut tumbuh besar, siapkan media tanam yang berupa campuran pupuk kandang, kompos / bokashib dan tanah dengan memiliki perbandingan berkisar 1:1:1 pupuk kandang yakni berasal dari kotoran kambing atau bisa juga dengan menggunakan kotoran ayam yang ditambah sekam padi agar lebih porus. Dan bisa juga menggunakan pupuk bokashi yang telah dicampur dengan tanah dengan memiliki perbandingan 3:1 media dicampur rata lalu dimasukkan kedalam pot.

Cara pemindahan bibit

Untuk pemindahan bibit dalam media tanam harus menunggu bibit tersebut sudah mencapai umur 30 hari yang tujuannya agar bibit sudah kuat dan kemungkinan bibit tumbuhnya lebih besar.

Pemindahan ini lebih baik dilakukan pada saat sore hari karena pada saat sore hari suhu rendah atau tidak terlalu panas sehingga pada bibit paprika tidak cepet layu karena repirasi yang tinggi. Setelah ditanam, kemudian siram dan letakkan bibit ditempat yang berteduh, jika tanaman tersebut sudah segar dapat dipindahkan ditempat yang terbuka.

Cara Penyiraman

Untuk perawatan dan pemeliharaan pada tanaman paprika dalam pot ternyata lebih efisien dan sangat mudah. Didalam pot lingkungan mikro yakni lingkungan disekitar tanaman lebih sangat mudah dikendalikan. Misalkan jika tanaman kering tinggal disiram, tanaman tidak membutuhkan banyak air seperti menanam sayuran dilahan. Untuk cara penyiraman dilakukan dengan secara rutin pada pagi dan sore harinya, tergantung keadaan kondisi cuaca apabila kondisi cuaca mendung dan hujan cukup menyiram sehari satu kali.

Pemberian Pupuk

Untuk pemupukan lebih mudah mengontrolnya, dalam pemupukan dapat dilakukan 20 hari setelah pemindahan dan 20 hari sekali dengan melalukan pemupukan sampai tanaman ini siap untuk panen. Dalam pemupukan dapat menggunakan pupuk organic seperti pupuk kompos, pupuk bokashi, pupuk kandang dan yang lainnya.

Dapat juga dengan menggunakan pupuk kima NPK. Dan untuk tempat seperti pot dengan memiliki ukuran yang berdiameter 15 cm dapat ditaburkan 10 butir pemupukan dilakukan setelah tanaman umur mencapai satu bulan, selanjutnya rutin satu bulan sekali hingga tanaman tersebut berbuah.

Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit tanaman paprika sama dengan tanaman cabai, antara lain ulat pemakan daun dan buah pengendaliannya cukup secara mekanis atau manual. Dapat juga dikendalikan dengan menggunakan pestisida buatan.

Resep membuat insektisida buatan/herbal bahan yang digunakan seperti :

  • 3 siung bawang putih yang ditumbuk
  • 1 cangkir air tembakau kemudian keduanya dicampur

Cara penggunaan :

  • Bahan yang sudah dicampur tadi ditambahkan dengan 15 liter air kemudian disemprotkan pada daun atau buah yang ada ulatnya dengan begitu ulat akan kabur atau pergi tidak mau makan tanaman paprika.

Trips Pada tanaman paprika sangat sulit pengendaliannya. Ciri tanaman yang terserang trips, daun dan pucuk tanama akan keriput karena cairan tanaman tersebut terhisap oleh hama ini. Apabila tanaman tersebut sudah terserang tetapi belum para pada bagian yang terkena cukup dipotong atau dipetik lalu dibuang jauh dari tanaman. Tetapi jika suda kenanya parah maka lebih baik tanaman yan diserang dibuang dang anti dengan tanaman yang baru yang sehat dan media pun harus diganti juga.

Pemanenan

Setelah penanaman, pemeliharaan kemudian pemanenan. Bunga muncul setelah tanaman sudah berusia 2.5 sampai 3 bulan. Bunganya kecil-kecil memiliki warna putih, umur satu hari bunga akan layu dan muncul bakal buah. Buah paprika siap dipanen dan petik setelah 2 minggu dari bakal buah muncul, tandanya buah berwarna merah, kuning atau hijau terang tergantung varietas.

Demikianlah postingan tentang Inilah Cara Mudah Menanam Paprika Dalam Pot Yang Baik Dan Benar semoga dapat bermanfaat bagi anda,,,, amin ???? 🙂