Awasi Kelinci Anda Dari Serangan Penyakit !! Ini Dia Penyakit Yang Menyerang Kelinci Anda Yang Lucu

Posted on

RuangTani.Com – Siapa yang tak kenal dan tak suka dengan hewan yang lucu nan imut ini πŸ˜€ Yaaa… Kelinci tentunya. Hewan ini sebenarnya sangat rentan terhadap serangan penyakit, Apalagi jika kurang memperhatikan tingkahlaku dan sikap harianya. Terdapat banyak jenis penyakit yang dapat menyerang kelinci kesayangan anda. Untuk itu waspadai kelinci anda dan segera tangani serta tanggap terhadap penyakit yang sedang menyerangnya.

Awasi Kelinci Anda Dari Serangan Penyakit !! Ini Dia Penyakit Yang Menyerang Kelinci Anda Yang Lucu

Berikut Adalah Penyakit Yang Menyerang Kelinci Dan Pengendaliannya

Pasteurellosis

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Pasteurella multocida

  • Gejala

Muncul gejala bersin, batuk dan dapat diakhiri dengan kematian, Ukuran akut pada kelinci yang sakit dapat menyebabkan kematian mendadak, Bentuk kronik dengan gejala keluarnya eksudat dri hidung dan mata juga diikuti keradangan, Jika kelinci sembuh bisa menjadi karier.

  • Pengendalian

Memberikan ruang cukup dalam kandang untuk mengontrol sirkulasi udara, Sanitasi serta manajemen kandang yang baugs akan meminimalisir terjadinya pasteurellosis pada kelinci, Kelinci yang positif terinfeksi penyakit sekarang akan menjadi sumber penularan, oleh sebab itu pisahkan kelinci yang sakit serta yang sehat.


Scabiosis

Penyakit kulit yang dikarenakan oleh ektoparasit Sarcoptes scabiei dan Notoedres cati.

  • Gejala

Kerusakan kulit di dalam kepala, telinga, kaki, pangkal ekor dan beberapa periode lainnya, Kelinci akan hampir sering menggaruk dan menggosokkan awak pada benda keras, Uzur pertumbuhan pada hewan cambio.

  • Pengendalian

Berikan pakan dry out food, hindari penggunaan sayur dan buah yang gak dicuci bersih, Rutin mengontrol sanitasi kandang, peralatan kelinci maupun lingkungan sekitar. Pemakaian desinfektan secara berkala amat disarankan, Memisahkan kelinci yang tertular dan yang sehat, Jangan lupa mencuci tangan dengan sabun atau antibacterial setelah memegang kelinci yang positif scabiosis.


Enteritis

Penyakit pencernaan akibat infeksi bakteri pathogen seperti Elizabeth. coli, Clostridium sp, serta lainnya.

  • Gejala

Feces keras dan lunak (caecotroph) yang normal bukan keluar tetapi digantikan dengan feces yang cair, Perihal kelinci tampak lesu, kurus dan membutuhkan asupan serat, Kejadian pada kelinci terutama anakan yang tidak kunjung ditangani akan menimbulkan kematian.

  • Penyebab

Makanan yang terkontaminasi atau konsumsi sayuran yang beracun bagi kelinci, Penggunaan obat-obatan yang berbahaya atau tidak tepat dosis untuk kelinci.

  • Pengendalian

Berikan pakan yang sesuai nutrisi kelinci kemudian lakukan penyimpanan dengan teliti agar pakan tersebut gak terkontaminasi, Jangan memberikan sayuran yang berbahaya untuk kelinci, seperti tomat, kentang, kubis, kangkung, selada, bayam kemudian lainnya, Sangat dianjurkan memanfaatkan pakan Pellet dan Hay serta memberikan air minum yang layak dikonsumsi.


Impaction

Penyakit digesti akibat adanya sumbatan pada lambung maupun caecum.

  • Gejala

Adanya massa abs hingga bagian perut tampak membesar, Tidak mengeluarkan feces keras dan lunak (caecotroph) walaupun yang keluar adalah nasal mucus (seperti gel, berbeda dengan diare), Nafsu makan tena ada pada stadium depan, Penurunan berat badan maka anorexia o Impaction berkelanjutan dapat menyebabkan kematian.

  • Penyebab

Dapat muncul gara-gara rasa sakit dan stress, Konsumsi serat berlebihan dengan asupan air minum yang minim, Konsumsi bahan pakan yang mengandung lignin bukan dapat dicerna oleh microflora di caecum.

  • Pengendalian

Pemberian air minum dalam kelinci hendaknya selalu tersedia (ad libitum), Bahan pakan yang diberikan tidak berisi lignin o Berikan pakan dengan kandungan serat 13-20 %.


Sore Hocks

Penyakit yang muncul akibat hadirnya gesekan berlebih pada periode telapak kaki kelinci.

  • Gejala

Pada depan penampakannya, ada bagian bulu di alas kaki yang menipis (biasanya berbentuk lingkaran), Lambat laun bulu mengenai habis dan kemudian berlangsung keradangan disertai perlukaan.

  • Penyebab

Permukaan alas kandang yang terlalu keras, kasar, lalu tidak nyaman serta keunggulan berat badan (overweigth), gara-gara kelainan genetik dan lain.

  • Pengendalian

Kontrol berat badan kelinci agar tidak kegemukan, Simak permukaan alas kandang, positifkan nyaman untuk kelinci, Sungguh-sungguh dianjurkan menggunakan Footrest (alas tambahan) di dalam kandang.

Anda tak ingin kan kalau kelinci kesangan anda menderita sakit yang tak kunjung sembuh .. ??? πŸ˜€

Untuk ituΒ Awasi Kelinci Anda Dari Serangan Penyakit !! Ini Dia Penyakit Yang Menyerang Kelinci Anda Yang Lucu .. πŸ˜€