Ini Dia, Peluang Bisnis Yang Menguntungkan Dengan Budidaya Cancing Tanah

Posted on

Ruangtani.com – Jenis usaha yang sangat menjanjikan dan menguntungkan ialah dengan membudidayakan binatang ternak, akan tetapi membudidayakan sebenarnya tidak hanya mengacu kepada binatang ternak seperti ayam, kambing, itik maupun sapi saja. Untuk hewan sendiri yang dapat dibudidayakan cukup beragam, bahkan binatang yang tampaknya tidak memberikan manfaat ekonomis seperti cacing tanah ini ternyata dapat dibudidayakan dan sangat memberi nilai ekonomis bagi pihak yang membudidayakannya.

cacing tanah

Ini Dia, Peluang Bisnis Yang Menguntungkan Dengan Budidaya Cancing Tanah

Apabila diperhatikan cacing tanah sebenarnya sangat banyak sekali manfaatnya, disamping dapat dijadikan pakan ikan atau menggemburkan tanah, ternyata cacing tanah juga dapat dikonsumsi oleh manusia. Tidak tanggung-tanggung ada beberapa cacing tanah yang dapat menyembuhkan beberapa jenis penyakit tanpa efek samaping seperti :

  • Obat penyakit tifus
  • Obat diare
  • Melancarkan sirkulasi darah
  • Melancarkan pencernaan
  • Antipiretik
  • Menjaga kesehatan kulit
  • Menyembuhkan luka

Akan tetapi jenis cacing tanah yang dapat dijadikan obat ialah cacing jenis Lumbricus Rebellus. Memiliki kandungan protein pada cacing jenis ini sangat tinggi, bahkan kandungan mencapai 76 %. Angka ini jauh lebih besar jika dibandingan dengan protein pada ikan dan mamalia.

Baca juga :

Mengenal Jenis Cacing Tanah

Banyak sekali jenis cacing tanag yang dapat dibudidayakan, akan tetapi sebagian besar cacing tersebut berasa dari Famili Megascolicidae dan Lumbricidae. Lebih spesifik lagi jenis cacing tanah yang saat ini biasa dibudidayakan ialah Pheretima, Periony dan Lumbricus. Ketiga jenis cacing ini sama-sama menyukai bahan organik yang berasal dari sisa-sisa tumbuhan atau pupuk kandang. Akan tetapi disini pembicaraan yang akan dilakukan lebih berfokus pada jenis cacing Lumbricus Rebellus.

Syarat Lokasi Budidaya

Untuk kesuksesan budidaya cacing tanah sangat dipengaruhi sekali oleh cara ternak yang diterapkan, karena itu peternak cacing Lumbricus Rebellus hendaknya mengetahui cara yang tepat dalam membudidayakan, cacing jenis ini salah satu faktor penentu kesuksesan dalam membudidayakan cacing tanah ialah lokasi budidayanya.

Media utama yang harus dipersiapkan ialah tanah yang memiliki kandungan banyak zat organik. Untuk bahan-bahan organik tersebut diperoleh dari yakni :

  • Dedaunan
  • Kotoran hewan
  • Tanaman yang sudah mati

Dan untuk tempatnya sendiri kolam yang sudah kering juga bisa dijadikan tempat pembudidayaan yang cukup baik.

Agar pada pertumbuhan cacing tanah tersebut berjalan dengan baik, cacing tanah ini membutuhkan tanah yang agak asam atau tanah yang memiliki kandungan pH sekitar 6 hingga 7,2. Satu hal lagi yang perlu untuk diperhatikan terkait dengan cara membudidayakan cacing tanah ialah kelembaban tanah. Untuk kelembaban tanah yang optimal untuk pertumbuhan cacing tanah ialah sekitar 15 hingga 30 %. Sedang suhu yang ideal untuk pertumbuhan dan penetasan ialah sekitar 15 hingga 25 derajat celcius. Satu lagi juga yang perlu diketahui ialah memastikan bahwa tempat pembiakan cacing tanah terhindar dari sinar matahari langsung.

Memilih Bibit

Agar yang diperoleh produksi yang baik diperlukan bibit yang baik pula. Bibit cacing tanah dapat diperoleh dibeberapa tempat. Dalam hal ini bisa menggunakan bibit yang memang dijual di pasaran atau dengan mencarinya sendiri di alam. Namun untuk membudidayakan dalam skal yang cukup besar cara berternak yang tepat ialah dengan mencari bibit cacing tanah dengan membelinya dipasaran. Namun jika baru ingin belajar membudidayakan cacing tanah dan tidak memiliki modal yang cukup besar, mencari bibit cacing tanah dialam juga bisa menjadi alternative pilihan yang cukup tepat.

Teknik Pemeliharaan

Dalam proses pemeliharan cacing tanah Lumbricus Rebellus ada 3 hal yang harus diperhatikan ialah :

  • Pemberian pakan
  • Penggantian media
  • Proses kelahiran.

Pemberian pakan

Untuk pemberian pakan hendaknya cacing tanah diberi makan satu kali dalam sehari, banyaknya makan yang diberikan ialah seberat cacing tanah yang ditanam. Pakan cacing tanah yang bisa digunakan yakni kotoran hewan. Akan tetapi untuk teknik pemberian pakan juga harus diperhatikan.

Penggantian Media

Sebelum pakan diberikan, hendaknya pakan dibuat menjadi bubur atau bubuk terlebih dahulu, hal ini dapat dilakukan dengan cara memblender pakan cacing tanah. Setelah itu pakan ditaburkan secara merata diatas media dan kemudian tutup dengan bahan yang tidak tembus cahaya. Dalam teknik budidaya cacing tanah penggantian media juga perlu dilakukan. Media yang sudah menjadi tanah atau mengandung banyak telur harus segera diganti. Agar cacing cepet berkembang biak telur, anak cacing dan cacing dewasa harus dipisahkan.

Proses Kelahiran

Untuk proses kelahiran sendiri, diperlukan media untuk pembuatan sarang. Media tersebut yakni :

  • Kotoran hewan
  • Daun-daunan atau buah-buahan
  • Limbah rumah tangga ataupun kertas

Bahan-bahan yang telah tersedia dipotong sepanjang 2,5 cm lalu ditambahkan denga air dan diaduk agar merata. Setelah itu barulah bahan dicampur dengan kotoran hewan dengan memiliki perbandingan 70 : 30 untuk bahan campuran.

Panen Cacing Tanah

Untuk kualitas panen cacing tanah sangat dipengaruhi oleh banyak hal, selain teknik beternak, kualitas panen juga sanga dipengaruhi oleh lokasi pembudidayaan. Untuk hasil dari budidaya cacing tanah ini biasanya meliputi dua hal yakni biomas dan bekas cacing itu sendiri. Untuk memanen cacing tanah itu sendiri sangatlah mudah. Hanya dengan menempatkan lampu neon atau petromax diatas media, maka cacing tanah akan berkumpul di bagian atas media. Setelah itu, proses pemisahan antara cacing dan media dapat dilakukan dengan mudah.

Demikianlah pembahasan tentang Ini Dia, Peluang Bisnis Yang Menguntungkan Dengan Budidaya Cancing Tanah ini semoga bisa membantu dan berguna bagi anda, terima kasih. 🙂