Tanaman Jeruk Nipis Anda Terserang Hama !! Ini Panduan Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Jeruk Nipis

Posted on

RuangTani.Com – Setiap tanaman pastinya memiliki musuh yang dapat menghambat maupun menurunkan kualitas tanaman tak terkecuali pada tanaman jeruk nipis. Dalam membudidayakan tanaman bukan hanya sebatas menanam dengan baik dan benar saja, namun adan beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan agar perawatan atau pembudidayakan dapat berjalan dengan cukup baik sehingga menghasilkan kualitas yang optimal.

jeruk nipis

Tanaman Jeruk Nipis Anda Terserang Hama !! Ini Panduan Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Jeruk Nipis

Nah berikut ini jenis hama yang menyeranga tanaman jeruk nipis dan pengendaliannya.

hama

Kutu Loncat

Hama ini menyerang pada bagian tangkai, kuncup daun, tunas dan daun yang masih muda. Gejala yang terlihat akibat serangan tunas menjadi keriting, tanaman pun menjadi mati.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida bahan aktif dimethoate dan dengan menyemprotkan dilakukan menjelang dan saat bertunas, selain itu juga membuang bagian yang terserang.

Kutu Daun ( Toxoptera citridus aurantii, Aphis gossypii )

Hama ini menyerang pada bagian tunas yang masih muda dan pada bunga. Gejala yang terlihat akibat serangan daun menggulung dan membekas hingga daun dewasa.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida dengan bahan aktif Methidathion, Dimethoate.

Ulat Peliang Daun ( Phyllocnistis citrella )

Hama ini menyerang pada bagian daun yang masih muda. Gejala yang terlihat akibat serangan alur melingkar transparan atau keperakan, tunas/daun muda mengkerut, menggulung, rontok.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida dengan bahan aktif Methidathion. Yang kemudian daun dipetik dan dibenamkan dalam tanah.

Tungau ( Tenuipalsus sp., Eriophyes sheldoni Tetranychus sp )

Hama ini menyeranga tanaman pada bagian tangkai, daun dan buah. Gejala yang terlihat akibat serangan bercak keperak-perakan atau coklat pada buah dan bercak kuning atau coklat pada daun.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan akarisida berbahan aktif Propargite, Dicofol.

Penggerek Buah ( Citripestis sagittiferella )

Hama ini menyerang pada bagian buah. Gejala yang terlihat akibat serangan lubang yang mengeluarkan getah.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan memetik buah yang terinfeksi kemudian menggunakan insektisida Methomyl, Methidathion yang disemprotkan pada buah berumur 2-5 minggu.

Kutu Penghisap Daun ( Helopeltis antonii )

Hama ini menyerang pada bagian Helopeltis antonii. Gejala yang terlihat akibat serangan bercak coklat kehitaman dengan pusat berwarna lebih terang pada tunas dan buah muda, bercak disertai keluarnya cairan buah yang menjadi nekrosis.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida dengan bahan aktif Methomil.

Ulat Penggerek Bunga Dan Puru Buah ( Prays sp )

Hama ini menyerang pada bagian kuncup bunga jeruk manis atau jeruk bes. Gejala yang terlihat akibat serangan bekas lubang-lubang bergaris tengah 0,3-0,5 cm, bunga mudah rontok, buah muda gugur sebelum tua.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida dengan bahan aktif Methomyl dan Methidathion, kemudian buang bagian yang diserang.

Thrips ( Scirtotfrips citri )

Hama ini menyerang pada bagian tangkai dan daun yang masih muda. Gejala yang terlihat akibat serangan helai daun menebal, tepi daun menggulung ke atas, daun diujung tunas menjadi hitam, kering dan gugur, bekas luka berwarna coklat keabu-abuan kadang-kadang disertai nekrotis.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menjaga agar tajuk tanaman tidak terlalu rapat dan sinar matahari masuk ke bagian tajuk, hindari memakai mulsa jerami. Kemudian gunakan insektisida berbahan aktif pada masa bertunas.

Kutu Dompolon ( Plannococcus citri )

Hama ini menyerang tanaman pada bagian tangkai buah. Gejala yang terlihat akibat serangan bekas berwarna kuning, mengering dan buah gugur.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida Methomyl, Methidathion, kemudian cegah datangnya semut yang dapat memindahkan kutu.

Lalat Buah ( Dacus sp )

Hama ini menyerang tanaman pada bagian buah yang hampir masak. Gejala yang terlihat akibat serangan lubang kecil dibagian tengah, buah gugur, belatung kecil dibagian dalam buah.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menggunakan Feromon Methyl-Eugenol atau protein Hydrolisate.

Kutu Sisik ( Lepidosaphes beckii Unaspis citri )

Hama ini menyerang tanaman pada bagian daun, buah dan tangkai. Gejala yang terlihat akibat serangan daun berwarna kuning, bercak khlorotis dan gugur daun. Dan pada gejala serangan berat terlihat ranting dan cabang kering dan kulit retak buah pun menjadi gugur.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida Methidhation.

Kumbang Belalai ( Maeuterpes dentipes )

Hama ini menyerang tanaman pada bagian daun tua, ranting atau dahan bagian bawah. Gejala yang terlihat akibat serangan daun menjadi gugur, ranting muda kadang-kadang mati.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan memperbaiki sanitasi kebun, kurangi kelembaban perakaran. Kemudian dengan menggunakan insektisida Carbaryl ( Sevin 85 S ) dan Diazinon ( Basudin 60 EC, 10 G ).

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan mengenai Tanaman Jeruk Nipis Anda Terserang Hama !! Ini Panduan Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Jeruk Nipis semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂