Tanaman Kentang Anda Terserang Hama Dan Penyakit !! Ini Cara Pengendaliannya

Posted on

RuangTani.Com – Dalam mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman kentang merupakan salah satu upaya dalam membudidayakan supaya tanaman mampu tumbuh dan berproduksi dengan maksimal. Gangguan jenis hama dan penyakit sering dapat mengakibatkan kerugian hingga kegagalan total. Dalam usaha untuk pengendalian jenis hama dan penyakit merupakan salah satu factor yang sangat penting yang perlu untuk diperhatikan dalam kegiatan budidaya tanaman kentang.

kentang

Tanaman Kentang Anda Terserang Hama Dan Penyakit !! Ini Cara Pengendaliannya

Dalam pengendalian hama dan penyakit seharusnya dilakukan sejak dini. Karena apabila sudah terlanjur parah maka akan sulit untuk dapat dikendalikan. Nah berikut ini jenis hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman kentang dan bagaimana cara untuk pengendaliannya simak ulasannya dibawah ini.

Baca Juga :

Hama Pada Tanaman Kentang

hama

Orong-Orong ( Gryllotalpa sp )

Hewan orang-orang merupakan salah satu hama tanaman kentang yang sering menyerang umbi, pangkal batang, akar dan pada tunas muda. Akibat serangan hama ini dapat terlihat terdapat tanaman yang menjadi layu, rebah dan umbi menjadi busuk. Jenis hama ini menyerang dengan cara menggorok pada bagian akar, pangkal batang dan umbi.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian pada hama ini dapat dilakukan dengan cara pengolahan lahan dengan tepat dan penaburan nematisida pada saat penaburan pupuk dasar.

Thrips ( Thrips tabaci )

Thrips merupakan hama jenis seperti kutu-kutuan yang menyerang daun dan dapat menyebabkan daun menjadi keriting. Akibat serangan hama ini gejala yang terlihat pada daun ada yang menggulung/keriting, terdapat seperti bercak-bercak berwarna putih, yang kemudian berubah menjadi abu-abu perak dan mengering.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida berbahan aktif abamectin, seperti bamex, demolish, numectin, agrimec atau Pegasus.

Ulat Grayak ( Spodoptera litura )

Ulat grayak merupakan salah satu hama yang biasa menyerang secara bergerombol dan menyerang daun serta batang muda. Akibat serangan hama ini menyebabkan daun menjadi berlubang-lubang dan pertumbuhan terhambat.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lahan dan menyemprotkan insektisida curacron, matador, prevathon atau regent.

Penggerek Umbi ( Phtorimae poerculella Zael )

Hama ini merupakan sejenis ulat yang menyerang umbi kentang, umbi yang terserang jika dibelah terdapat lubang-lubang bekas serangan hama ini. Akibat dari Serangan hama penggerek umbi dapat menyebabkan umbi membusuk.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan cara pengolahan lahan dengan benar, rotasi tanaman dan dengan penaburan nematisida seperti furadan, pentakur atau petrofur. Penaburan dilakukan pada saat pemberian pupuk dasar.

Kutu Daun ( Aphis Sp )

Kutu daun merupakan hama yang menyerang pada daun yang masih muda dengan cara menghisap cairan daun. Daun yang terserang menjadi mengkerut dan keriting.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian pada hama ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida curacron, demolish, numectin, agrimec atau alfamex.

Ulat Tanah ( Agrotis ipsilon )

Ulat tanah merupakan salah satu hama yang menyerang pada batang, daun tanaman hingga bagian tanaman yang berada didalam tanah, seperti akar, pangkal batang dan umbi. Akibat serangan ulat tanah ini dapat menyebabkan tanaman menjadi layui dan kemudian mati. Jenis hama ini menyerang tanaman pada saat malam hari.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan cara sanitasi lingkungan, penyemprotan insektisida larvin atau prevathon dan dengan penaburan nematisida seperti curater, furadan atau petrofur.

Ulat Penggulung Daun ( Phthorimaea opercullella )

Hama ini bila menyerang tanaman kentang gejala serangan terlihat jika terdapat daun menggulung dan terjadi perubahan warna pada daun menjadi merah tua. Pada daun terdapat jalinan seperti benang yang didalamnya terdapat ulat kecil berwarna abu-abu. Ulat ini biasanya menyerang pada musim kemarau.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lahan dan penyemprotan insektisida curacron, regent atau prevathon.

Penyakit Pada Tanaman Kentang

penyakit

Bercak Kering ( Early Blight )

Jenis penyakit ini disebabkan oleh cendawan Alternaria solani. Gejala yang terlihat akibat serangan terdapat bercak-bercak kecil pada daun yang tua tersebar tidak teratur, berwarna coklat tua dan bias meluas kedaun muda. Dan gejala pada umbi terdapat bercak gelap tidak beraturan, kering, berkerut dan umbi mengeras.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan cara pergiliran tanaman dan penyemprotan fungisida pro action.

Layu Bakteri

Penyakit ini disebabkan oleh Bakteri Pseudomonas solanacearum. Gejala diawali dengan adanya pucuk tanaman yang layu, kemudian menyebar kedaun tua, pada bagian bawah daun menjadi menguning.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan pergiliran tanaman, sanitasi lingkungan dan penyemprotan bakterisida seperti plantomycin, agrimicyn, bactoxyn atau agrept.

Busuk Daun

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Phytoptora infestans. Gejala yang terlihat bercak-bercak kecil berwarna hijau kelabu dan agak basah hingga warnanya berubah menjadi coklat hingga hitam. Bagian tepi terdapat spora berwarna putih hingga akhirnya daun membusuk dan mati.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan pergiliran tanaman, sanitasi dan penyemprotan fungisida antracol, score, sirkus atau starmyl.

Busuk Umbi

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan colleotrichum coccodes. Gejala daun menguning, menggulung, layu dan akhirnya kering. Bagian tanaman yang berada didalam tanah seperti akar dan umbi terdapat bercak-bercak berwarna coklat hingga menyebabkan umbi dan akar membusuk.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan rotasi tanaman, pengolahan lahan secara tepat, menjaga agar tanah tidak terlalu lembab dan menggunakan bibit yang sehat.

Layu Fusarium

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan fusarium sp. Gejala yang terlihat jika ada tanaman yang tiba-tiba layu pada sinag hari dan pada sore hari hingga pagi tanaman segar kembali. Pada tanaman yang terinfeksi terdapat umbi yang membusuk.

Cara Pengendalian

Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan rotasi tanaman, sanitasi dan menghindari terjadinya luka pada saat penyiangan.

Demikianlah pembahasan mengenai Tanaman Kentang Anda Terserang Hama Dan Penyakit !! Ini Cara Pengendaliannya semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂