Tanaman Mawar Anda Terserang Hama ?? Ini Cara Menanggulangi Serangan Hama Dan Penyakit Tanaman Mawar

Posted on

RuangTani.Com – Dalam mengendalian hama maupun penyakit pada setiap tanaman tak kecuali pada tanaman mawar merupakan sangatlah prioritas, hal ini disebabkan karena harapan agar tanaman tumbuh dengan prima sehingga diharapkan dengan maksimal. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka perlu sekali adanya perlindungan tanaman secara terpadu.

hama tanaman mawar

Tanaman Mawar Anda Terserang Hama ?? Ini Cara Menanggulangi Serangan Hama Dan Penyakit Tanaman Mawar

Sangat penting dalam PHT ( Pengendalian Hama Terpadu ) yaitu untuk melakukan pengendalian dan mengenai organism pengganggu tanaman yang menyerang, gejala serngan, cara penyebaran dan faktor-faktor perkembangan organism pengganggu tanaman.

Baca Juga :

Tujuan untuk memperoleh pertumbuhan tanaman yang optimal, kepastian keberhasilan panen, diharapkan menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekologis. Nah berikut ini beberapa hama yang menyerang tanaman mawar serta cara pengendaliannya.

Kutu Daun ( Macrosiphum rosae Linn, Aphids )

Hama ini memiliki ciri yaitu bentuk kecil, dengan ukuran panjang ± 0,6 mm, berwarna hijau, kadang-kadang tidak bersayap. Menyerang pucuk, sering menempel pada ranting dan kuncup bunga.

  • Gejala

    Menghisap cairan ( sel ) tanaman, sehingga menyebabkan gejala abnormal, pada daun atau pucuk jadi keriting/mengkerut. Dapat berperan sebagai vector virus dan sering meninggalkan cairan madu manis yang menempel pada permukaan daun, sehingga menjadi penyebab penyakit embun jelaga ( Capnodium sp. ).

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan ( sanitasi ) kebun dan disemprot insektisida Decis 2,5 EC atau Buldok 25 EC, Confidor 200 LC, Curacron 500 EC, Fastac 15 EC pada konsentrasi yang dianjurkan.

Kumbang

Ada tiga jenis kumbang yang menyerang tanaman mawar yaitu :

  • Kumbang Chafer ( Macrodactylis subspinosus )
  • Fuller ( Autoserica castanca )
  • Curculio ( Rhyncite bicolor ).

Kumbang chafer memiliki warna coklat kekuning-kuningan panjang tubuh sekitar 12 mm. Untuk kumbang Fuller warna coklat keabu-abuan panjang 10 mm. Dan Kumbang Curculio berwarna merah bergaris hitam ± 5 mm.

  • Gejala

    Memakan daun, tangkai dan kuntum bunga, sehingga bolong-bolong/rusak pada bagian yang diserang. Larva sering memakan perakaran tanaman.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan mengumpulkan dan memusnahkan hama tersebut dan cara kimianya disemprot dengan insektisida Hostathion 40 EC, decis 2,5 EC, Ambush 2 EC, Elsan 60 EC dan lain-lain pada konsentrasi yang dianjurkan.

Siput Berbulu

Hama ini memiliki tubuh berwarna putih kehijau-hijauan, dengan ukuran panjang ± 12 mm dengan ditutupi bulu-bulu kasar.

  • Gejala

    Pada stadium larva, menyerang tanaman dengan cara memakan daun sebelah bawah yang menyebabkan daun berlubang tinggal tulang daun.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan merontokkan kepompong yang menempel pada tanaman dan dengan menyemprotkan dengan menggunakan insektisida Brestan 60 ( Moluskasida ) pada konsentrasi yang dianjurkan.

Tungau ( Tetranychus telarius )

Tungau ini mirip seperti laba-laba, sangat kecil ± 0,3 mm, berwarna merah/hijau/kuning. Dengan berkembangbiak dengan cepat bila cuaca lembab dan panas, serta sirkulasi udara kurang baik.

  • Gejala

    Dengan menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan sel tanaman, pada bagian daun/pucuk, sehingga menyebabkan titik-titik merah berwarna kuning/abu-abu kecoklat-coklatan.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan disemprot menggunakan insektisida seperti Omite 570 EC atau Kelthane 200 EC atau Mitac 200 EC, Meothrin 50 EC, Nissuron 50 EC dan lain-lain pada konsentrasi yang dianjurkan.

Thrips

Hama ini memiliki ukuran sangat kecil ± 1 mm, berwarna kuning-oranye/kuning kecoklat-coklatan.

  • Gejala

    Merusak/menghisap cairan sel tanaman, terutama bunga, daun dan cabang. Menyenangi mawar bunga berwarna kuning/terang lainnya.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan memangkas bagian tanaman yang terserang berat dan disemprot dengan insektisida Mesurol 50 WP, Tokuthion 500 EC, Pegasus 500 SC, Decis 2,5 EC dan lain-lain pada konsentrasi yang dianjurkan.

Nematoda Akar ( Meloidgyne sp. )

Hama ini memiliki ukuran sangat kecil ( hanya bisa dilihat dengan mikroskop ).

  • Gejala

    Menyerang akar tanaman mawar dapat menembus ke bagian batang sehingga menyebabkan gejala pertumbuhan kerdil, kadang layu ( kehilangan kekuatan tumbuh ) dan terdapat bintil-bintil pada akar.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakuakn denga pergiliran tanaman, sterilisasi media tanam dan menggunakan bahan kimiawi ( nematisida ) Furadan 3 G, Rugby 10 G atau Indofuran pendidikan G pada saat tanam.

Ulat Daun ( Udea rubigalis )

Hama ini menyerang daub dan kuncup bunga sehingga menjadi rusak/bolong-bolong.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida Hostathion 40 EC, Decis 2,5 EC, Dekasulfan 350 EC, Nomolt 50 EC atau Confidor 70 WS pada konsentrasi yang dianjurkan.

Serangga Malam ( Night feeding insect )

Hama ini menyerang daun dan bunga.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan menyemprotkan menggunakan insektisida yang digunakan pada pengendalian ulat daun.

Serangga Penghisap Sel Tanaman ( Leaf hoppers )

Hama ini menyerang daun hingga bintik-bintik putih membentuk lingkaran.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengedalian dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida yang digunakan pada pengendalian ulat daun.

Lalat ( Dasyncura rhodophaga )

Hama ini memiliki ukuran tubuh kecil 1,2 mm, warna coklat kemerah-merahan/kekuning-kuningan. Telur diletakkan pada tunas baru, setelah menjadi larva akan merusak/memakan tunas. Larva menjatuhkan diri ke tanah kemudian dalam waktu satu minggu berubah menjadi lalat.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan memusnahkan tanaman yang terserang berat dengan dibakar, menjaga kebersihan kebun dan dengan menyemprotkan insektisida Agrohion 50 EC, Meothrin 50 EC atau Ofunack 40 EC pada konsentrasi yang dianjurkan.

Kutu Batang ( Aulacaspis rosae )

Hama ini family Coccidae, dengan memiliki ukuran kecil 3 mm.

  • Gejala

    Dengan menghisap sel tanaman bagian daun dan batang. Bagian yang terserang akan menjadi layu, lambat laun menjadi mengering ( mati ).

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan memangkas bagian tanaman yang terserang untuk dimusnahkan/dibakar dan disemprot dengan insektisida Decis 2,5 EC, Mitac 200 EC, Monitor 200 LC atau Orthene 75 SP pada konsentrasi yang dianjurkan.

Kumbang Kecil ( Small carpenter bees )

Hama ini memiliki ukuran tubuh kecil dengan panjang 8 mm, warna hitam-metalik.

  • Gejala

    Melubangi sekaligus merusak batang bagian dalam, tanaman yang diserang menjadi layu.

  • Cara Pengendalian

    Untuk pengendalian dapat dilakukan dengan memangkas bagian tanaman yang diserang untuk dibakar atau disemprot dengan menggunakan insektisida seperti Decis 2,5 EC, Atabron 50 EC, Buldok 25 EC atau Bassa 50 EC pada konsentrasi yang dianjurkan.

Demikianlah pembahasan mengenai Tanaman Mawar Anda Terserang Hama ?? Ini Cara Menanggulangi Serangan Hama Dan Penyakit Tanaman Mawar semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂