Tanaman Kacang Panjang Anda Terserang Hama Dan Penyakit !! Ini Cara Pengendaliannya

Posted on

RuangTani.Com – Kacang panjang merupakan tumbuhan yang dapat dijadikan sayur atau lalapan. Tanaman kacang panjang ini dapat tumbuh dengan cara memanjat atau melilit. Bagian yang dijadikan sayur atau lalapan ialah pada buah yang masih muda dan memiliki serat-seratnya masih lunak, kacang panjang ini mudah untuk didapati untuk dikawasan panas di Asia. Pada daun kacang panjang disebut dengan lembayung dan dapat dijadikan sayuran hijau.

kacang panjang

Tanaman Kacang Panjang Anda Terserang Hama Dan Penyakit !! Ini Cara Pengendaliannya

Ternyata kacang panjang ini selain sebagai masakan, bisa juga digunakan bahan obat-obatan untuk mengobati beberapa penyakit yang diantaranya antikanker, kanker payudara, leukimia,antibakteri, anti virus dan lain-lain.

Baca Juga :

Dalam setiap membudidayakan tanaman pastinya adan halangan atau hambatan tak terkecuali pada kacang pajang ini. Keberadaan hama dan penyakit diareal pertanaman kacang panjang biasanya tidak sampai menyebabkan kegagalan panen namun dapat mengakibatkan berkurangnya hasil dan penurunan kualitas kacang panjang yang dihasilkan.

Hama Pada Tanaman Kacang Panjang

hama

Hama tanaman merupakan jenis binatang pengganggu tanaman antara lain berupa tungau dan nematoda hama ini ada yang menyerang daun, akar, dan polongnya. Nah berikut ini beberapa hama yang sering menyerang tanaman kacang panjang simak dibawah ini.

Kutu Kebul

Jenis hama ini bila menyerang tanaman kacang panjang, gejala yang terlihat ialah secara perlahan daun menjadi menguning hingga hampir ke seluruh helai dan warna hijau hanya ada di dekat tulang daun. Pada serangan hebat seluruh daun menguning dan mati. Penyebabnya ialah kutu kebul ( lalat putih ).

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Dengan melakukan pergiliran tanaman dan bila serangan hama ini terus menerus pada musim hujan tidak boleh ditanami tanaman inang.
  • Biologis
    Untuk pengendalian secara biologis yaitu dengan memanfaatkan musuh alaminya kumbang Scymnus sp dan jenis laba-laba.
  • Kimiawi
    Untuk pengendalian secara kimiawi dengan penyemprotan insektisida Azodrin 60 WSC ( monokrotofos ).

Ulat Jengkal

Hama ini bila menyerang tanaman kacang panjang, gejala yang terlihat ialah terdapat bekas gigitan pada tepi daun muda yang semakin lama semakin ke tengah sehingga hanya tersisa tulang daunnya. Penyebabnya plusia chalcites esper atau chrydeixis chalcites esper. Untuk nama daerah ulat ini ialah ulat lompat, ulat jengkat semu atau ulat keket.

Cara Pengendalian

  • Biologis
    Untuk pengendalian secara biologis pada tanaman kacang dengan menggunakan musuh alaminya yaitu Apanteles sp dan Litomastix sp.
  • Kimiawi
    Untuk pengendalian secara kimiawi yaitu dengan penyemprotan insektisida sumicidin 50 CE ( fenvalerat ).

Lalat Kacang

Hama ini bila menyerang tanaman kacang panjang, gejala yang terlihat pada bagian daun yang masih muda berbintik putih, kemudian menjadi kuning dengan memiliki titik cokelat di tengahnya. Titik cokelat tersebut merupakan tempat atau bekas tusukan hama sewaktu menghisap cairan tanaman dan tempat meletakkan telur. Penyebabnya ialah kacang Phiomya phaseoli tratau agromyza phaseoli cog.

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Untuk pengendalian secara non kimiawi dengan melakukan pergiliran tanaman, penanaman dilakukan dengan secara serempak dan pada awal penanaman atau pada saat tanaman masih muda laha diberi mulsa dari jerami padi atau alang-alang. Bisa juga bila tanaman yang terserang segera dicabut, dibakar atau dipendam didalam tanah.
  • Kimiawi
    Untuk pengendalian secara kimiawi yakni dapat dilakukan pada awal penanaman dengan insektisida larvin ( tiodikarb ) sebanyak 10-20 g/kg benih. Insektisda ini dapat pula disemprotkan pada tanaman sudah berumur 8-10 hari. Hama bisa juga dibasmi dengan menggunakan insektisida Azodrin 60 WSC ( monokrotofos ).

Tungau Merah

Hama ini bila menyerang tanaman kacang panjang, gejala yang terlihat pada daun yang tua bercak kuning. Kemudian meluas dan seluruh daun menjadi kuning kemudian berubah lagi menjadi merah karat. Penyebabnya ialah tungau merah Tetranychus cinnabaricus Boisd T. Bimaculatus Harv T telatius dan T. cucurbitacearum.

Cara Pengendalian

  • Non Kimia
    Untuk pengendalian secara non kimia dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan kebun, penanaman dilakukan pada musim penghujan dan daun yang terserang dibuang dan hama yang ada ditangkap.
  • Biologis
    Untuk pengendalian secara biologis dapat dilakukan dengan memanfaatkan musuh alami yakni dengan melepaskan predator tungau seperti Phytoseulus permisilis Atk Henr. P. mocropilis Banks, Stethorus gievifrons, S punctillum atau scolothrip sexmaculatus.
  • Kimiawi
    Untuk pengendalian secara kimiawi ialah dengan penyemprotan pestisida Morestan 25 WP ( oksikuinoks ) atau Kelthane MF ( dikofol ).

Penyakit Pada Tanaman Kacang Panjang

penyakit

Penyakit-penyakit dapat menyebabkan tanaman terganggu pertumbuhannya. Penyebab gangguan tersebut berupa bakteri, virus, cendawan maupun tanaman yang mengalami kelebihan atau kekurangan unsur hara. Nah berikut penyakit yang sering menyerang tanaman kacang panjang yaitu :

Layu Sklerotium

Penyakit ini bila menyerang tanaman kacang maka gejala yang terlihat yakni pada pangkal batang mula-mula terdapat benang-benang putih seperti bulu berubah bentuk menjadi butir-butir bulat atau jorong dan warnanya berubah menjadi cokelat. Penyebabnya ialah cendawan sclerotium rolfsii sacc yang disebut juga corticium rolfsii ( sacc ) curzi.

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Untuk pengendalian secara kimiawi dengan melakukan mencabut tanaman yang terserang kemudian dibakar atau dengan menjaga drainase agar tetap baik dan mengatur jarak tanam.
  • Kimiawi
    Untuk pengendalian secara kimia dengan pestisida belum dilakukan.

Karat Daun

Penyakit ini bila menyerang tanaman kacang panjang gejala yang terlihat mula-mula hanya terdapat bercak kecil berwarna putih, semakin lama bercak menjadi cokelat bertepung dikelilingi warna kuning atau cincin cokelat yang kemudian berkembang menjadi cokelat tua. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Uromyces phaseoli ( pers ) wint yang termasuk uredinales atau cendawan karat.

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Untuk pengendalian secara non kimiawi dengan cara pemilihan benih yang baik dan pergiliran tanaman.
  • Kimiawi
    Untuk pengendalian secara kimiawi dengan cara penyemprotan fungisida misalnya dithane M-45.

Layu Fusarium

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum f. sp. Phaseoli. Gejala yang terlihat akibat serangan penyakit ini pada bagian tulang daun pada mulanya menguning, kemudian menjalar ke tangkai daun dan akhirnya daun menjadi layu. Warna kuning ini juga dapat menjalar ke helai daun.

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Untuk pengendalian secara non kimiawi yaitu dengan menggunakan benih yang tahan terhadap serangan patogen.
  • Kimiawi
    Untuk pengendalian secara kimiawi dengan cara menyiramkan larutan fungisida misalnya Benhate dengan dosis 2 g/l air ke tanah bekas tanaman yang sakit.

Bercak Daun

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan cercospora canescens. Gejala yang terlihat berupa bercak berbentuk bulat. Bercak pada permukaan daun bagian atau berwarna cokelat sedangkan pada permukaan bawah tampak berwarna hitam. Bercak-bercak tersebut umumnya berbentuk bulat dengan diameter 1-5 mm.

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Untuk pengendalian secara kimiawi yakni dengan melakukann pergiliran tanaman.
  • Kimiawi
    Untuk pengendalian secara kimiawi yakni dengan penyemprotan fungisida seperti dalsense MX-200, Topsin M70 WP.

Demikianlah pembahasan mengenai Tanaman Kacang Panjang Anda Terserang Hama Dan Penyakit !! Ini Cara Pengendaliannya semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂