Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Gambas ( Oyong ) Dan Cara Pengendaliannya

Posted on

RuangTani.Com – Gambas atau oyong ( Luffa acutangula ) merupakan komoditi sayuran minor, penanamannya biasanya dilakukan dipekarangan atau bagian ladang yang tidak digunakan untuk tanaman lain. Gambas dipanen buahnya ketika masih muda dan diolah sebagai sayur.

gambas

Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Gambas ( Oyong ) Dan Cara Pengendaliannya

Dalam usaha budidaya gambas tentunya hal ini tidak terlepas dari kemungkinan terjadinya serangan hama dan penyakit yang merugikan. Dengan pengendalian hama dan penyakit yang efektif dan efisien maka akan dapat mengatasi masalah tersebut.

Hama Pada Tanaman Gambas

kumbang daun

Kumbang Daun

Bila hama ini menyerang pada tanaman gambas gejala yang muncul pada daun berlubang-lubang, tanaman menjadi rusak hingga hanya menyisakan tulang-tulang daun dan hama ini menyerang yang sangat hebat pada kondisi musim kemarau.

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Dengan cara mengatur waktu tanam serempak dan pergiliran ( rotasi ) tanaman dengan tanaman lain yang bukan inang utama kumbang.
  • Kimiawi
    Dengan menyemprotkan insektisida yang mangkus dan sangkil seperti Decis 2, EC atau Curacron 500 EC. Sesuaikan konsentrasi sesuai anjuran yang tertera pada kemasan.

Ulat Grayak

Hama yang satu bila menyerang pada tanaman gambas gejala yang akan muncul pada bagian daun akan berlubang-lubang dengan ukuran tidak menentu dan tanaman itu bisa menjadi gundul.

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Dengan menjaga kebersihan kebun, mengatur waktu tanam serempak dan pergiliran ( rotasi ) tanaman atau juga memanfaatkan musuh alami yaitu Telenomus Spodoptera yang memparasit telur.’
  • Kimiawi
    Dengan memasang Sex Pheremone Ugratas Merah dan menyemprotkan insektisida yang mangkus seperti Decis 2,5 EC atau Curacron 500 EC.

Ulat Tanah

Jenis hama ini bila menyerang pada tanaman gambas akan timbul gejala kerusakan berada pada titik tumbuh ( pucuk ) terutama pada tanaman yang masih muda. Tanaman menjadi rebah, pangkal batang terpotong dan bagian tanaman yang terserang layu terkulai.

Baca Juga :

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Dengan menjaga kebersihan ( sanitasi ) kebun, menggunakan pupuk kandang bebas hama dan memusnahkan hama pada siang hari.
  • Kimiawi
    Dengan menggunakan insektisida Furadan 3 G pada saat tanam dan menyemprotkan insektisida Marshal 200 EC atau Decis 2,5 EC.

Lalat Buah

Jenis hama ini menyerang tanaman gambas gejala yang muncul pada daging buah berlubang kecil, busuk dan berulat. Dan buah akan mengalami berguguran sebelum waktunya.

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Menjaga kebersihan kebun dari sisa-sisa tanaman, mengatur pergiliran ( rotasi ) tanaman, memusnahkan inang hama.
  • Kimiawi
    Dengan memasang perangkap berbahan aktif Metyleugenol seperti Super Meg atau dengan menyemprotkan insektisida Decis 2,5 EC.

Penyakit Pada Tanaman Gambas

embun tepung

Busuk Daun

Gejalanya yaitu :

  • Pada permukaan atas daun terdapat bercak-bercak berwarna kuning, bila cuaca lembab, pada sisi bawah bercak akan muncul bulu berwarna keunguan dan pada daun yang kuning berubah menjadi cokelat.

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang sakit, menanam varietas yang tahan ( resisten ) dan mengatur pergiliran tanaman.
  • Kimiawi
    Dengan menyemprotkan fungisida yang mangkus seperti Benlate atau Dithane M-45.

Embun Tepung

Gejalanya yaitu :

  • Pada permukaan daun dan batang muda terdapat lapisan putih bertepung.
  • Terdapat bercak-bercak pada sisi bawah daun diantara tulang-tulang daun.
  • Serangan berat menyebabkan seluruh daun kering ( mati ) atau buah bercak-bercak bulat dan busuk kebasah-basahan.

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Dengan cara memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang sakit, mengatur rotasi tanaman dan menjaga kebersihan ( sanitasi kebun ).
  • Kimiawi
    Dengan menyemprotkan fungisida yang mangkus seperti Antrocol 10 WP, Cupravit OB 21 atau Benlate.

Antraknosa

Gejalanya yaitu :

  • Pada bagian tanaman yang terserang bercak-bercak cokelat, bersudut-sudut hingga agak bulat, dengan garis tengah mencapai 1 cm. Pada cuaca lembab di tengah bercak berbentuk massa spora berwarna merah jambu.
  • Bila serangan berat maka akan menyebabkan seluruh daun menjadi kering ( mati ) atau buah bercak-bercak bulat dan busuk kebasah-basahan.

Cara Pengendalian

  • Non Kimiawi
    Menanam benih atau bibit bebas penyakit, mengatur rotasi tanaman dan memotong bagian tanaman yang sakit.
  • Kimiawi
    Dengan menyemprotkan fungisida yang mangkus seperti Vitigran Blue atau Cupravit OB 21.

Demikianlah pembahasan mengenai Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Gambas ( Oyong ) Dan Cara Pengendaliannya semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjunganya. 🙂 🙂 🙂