Cara Pengemasan Bibit Jamur

Posted on

Wadah untuk mother dan final spawn dapat bervariasi antartempat. Pilihan wadah yang akan digunakan tergantung pada bahan-bahan lokal yang tersedia. Wadah spawn sebaiknya terbuat dari bahan tahan panasjika substratyang diisikan ke dalam wadah disterilisasi dengan pemanasan. Wadah gefas atau polipropilen (PP) umum digunakan dalam pembuatan spawn. Terdapat beberapa bahan wadah yang jika dipanaskan mengeluarkan senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan miselia.

Hal tersebut diduga menjadi penyebab pertumbuhan miselia dalam wadah gelas lebih baik dibandingkan dengan wadah bukan gelas.Wadah spawn perlu diuji apakah dapat mentolerir suhu dalam ruang sterilisasi. Hal itu karena bila sterilisasi dilakukan pada tekanan di atas 1 atm; suhunya akan menjadi lebih dari 121°

C. Wadah dari PP kadang menjadi mudah retak setelah mengalami proses sterilisasi. Hindari menggunakan wadah dengan sambungan. Hal itu karena sambungannya cenderung terbuka setelah dipanaskan. Pertukaran gas’antara dalam wadah dengan sekelilingnya*» harus dijaga, tetapi spora yang tidak dikehendaki harus tetap di luar wadah.

Bibit di dalam kemasan botol gelas. Pertumbuhan miselia lebih baik daripada wadah nongelas

Keseimbangan antara banyaknya substrat dangan kapasitas pertukaran udara dalam wadah harus diperhatikan. Jika udara yang ditukarkan terlalu banyak, spawn dekat penutup wadah akan kering.

Bibit di dalam kemasan plastik PP. Waktu yang dibutuhkan untuk sterilisasi lebih lama dengan semakin besar ukuran wadah

Fenomena ini mudah dilihat pada biakan dalam botol, yaitu pertumbuhan miselia bagus pada hampir seluruh bagian substrat, tetapi miselia dekat permukaan tumbuh lebih lambat.

Botol gelas atau plastiktahan panas sering digunakan sebagai wadah mother spawn. Untuk final spawn lazim digunakan wadah dari PP dengan filter atau sumbat kapas yang memungkinkan terjadinya pertukaran udara. Ukuran wadah dari PP bervariasi dari 2,5—51 spawn bijian. Perhatikan bahwa dibutuhkan waktu lebih banyak untuk mensterilkan substrat dalam wadah berukuran besar karena konduktivitas panas substrat spawn lazimnya buruk (lambat menjadi panas).