Cara Budidaya Domba Garut “ Bernilai Ekonomi Dan Banyak Manfaatnya ”

Posted on

RuangTani.Com – Pastinya bagi sebagian orang sudah tidak asing lagi dengan hewan yang satu ini yaitu domba garut. Domba garut merupakan jenis domba yang terbilang untuk akhir-akhir ini banyak diminati oleh banyak peternak karena domba garut ini merupakan komoditas yang sangat menguntungkan sebagai sumber makanan hewani selain pada kulitnya juga yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan tekstil.

Cara Budidaya Domba Garut

Cara Budidaya Domba Garut “ Bernilai Ekonomi Dan Banyak Manfaatnya ”

Dalam memelihara domba garut dengan baik , nah berikut ini adalah cara ternak yang dapat peternak lakukan.

Baca Juga :

Proses Persiapan

Dalam hal ini untuk teknik budidaya domba garut tidak dapat dipungkuri bahwa peternak harus menyiapkan kadang yang baik dan sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan domba tersebut. Kadang dibuat dengan kuat sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Untuk ukuran kandang juga harus disesuaikan dengan jumlah ternak yang akan dipelihara. Untuk kondisi kandang juga harus bersih, mendapatkan sinar matahari pagi dan memiliki sirkulasi udara yang cukup dan juga ada baiknya jika kandang dibuat lebih tinggi hal ini untuk menghindari kebanjiran. Ada beberapa kandang yang harus dipersiapkan sesuai dengan fungsi kandang itu sendiri, dan selain itu ada beberapa tipe dan model kandang yang dapat dipilih sesuai dengan keadaan lingkungan sekitar.

Tahap Pembibitan

Dalam hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa cara budidaya domba garut yang sempurna tidak akan menghasilkan domba dengan kualitas tinggi apabila bibit domba tidak dipilih dengan seksama. Peternak juga harus memilih bibit domba yang sehat dan bebas dengan penyakit. Bibit domba tersebut berasal dari induk dengan tingkat kesuburan dan kelahiran yang tinggi.

Dan selain itu presentase karkas dan kecepatan pertumbuhan juga harus dipastikan baik, oleh karena itu dalam pembibitan harus diperhatikan secara seksama mulai dari pemilihan induk, proses perkawinan dan proses kelahiran.

Tahap Pemeliharaan

Ada beberapa peternak memilih untuk melakukan dalam pembesaran domba garut saja hal ini karena tidak mau ambil pusing dengan proses pembibitan yang acapkali cukup rumit untuk mendapatkan bibit yang benar-benar unggul. Untuk itu dalam teknik beternak domba garut secara detail harus dilakukan termasuk hal-hal kecil tetapi penting seperti menjaga kebersihan kandang.

Pada kandang dibersihkan satu kali dalam seminggu sementara tempat makan maupun minum harus dibersihkan setiap hari. Untuk menghindari penyebaran penyakit di antara ternak domba garut, ternak yang sakit harus dipisahkan dari domba yang sehat dan segera untuk diobati. Beberapa jenis penyakit domba dapat dilakukan dengan cara memberikan vaksinasi pada domba yang sehat.

Teknik Perawatan Ternak Dewasa

Sebagai cara dalam beternak domba garut yang benar, ada beberapa tekni untuk perawatan yang harus dilakukan pada domba dewasa. Domba harus dimandikan secara rutin paling tidak satu minggu satu kali dengan menggunakan sikat maupun sabun lalu dikeringkan dibawah terik matahari pagi. Untuk pencukuran bulu dilakukan paling tidak enam bulan sekali dengan sisa cukuran sepanjang 0,5 cm, dan pada kuku domba juga perlu pula dipotong minimal 4 bulan sekali.

Pemberian Pakan

Dalam pemberian pakan sesuai dengan kebituhan domba hal yang perlu dilakukan seksama supaya kebutuhan zat gizi termasuk vitamin, mineral, air, protein, lemak dan karbohidrat harus terpenuhi dengan sempurna. ada empat golongan pakan domba yaitu :

  • Rumput-rumputan ( rumput gajah, rumput alam dan sebagainya ).
  • Kacang-kacangan ( daun kamtoro, daun kacang-kacangan dan lain-lain ).
  • Hasil limbah pertanian ( daun pisang, daun jagung, daun nangka dan sejenisnya ).
  • Dan makanan penguat atau konsentrat ( bekatul, ampas tahu dan lain-lain ).

Kombinasi Pakan

Untuk campuran pakan dari bahan-bahan tersebut harus disesuaikan dengan tingkatan umur domba. Pada ternak dewasa sebaiknya diberikan pakan rumput dan daun dengan memiliki perbandingan 3:1 sementara induk bunting memerlukan pakan rumput dan daun dengan memiliki perbandingan 3:2 ditambah dengan 2-3 gelas konsentrat.

Untuk induk yang menyusui perlu diberi pakan rumput dan daun dengan memiliki perbandingan 1:1 dengan tambahan 2-3 gelas kosentrat. Sementara itu, anak yang belum disapih dapat diberi pakan rumput dan daun dengan memiliki perbandingan 1:1 dan anak lepas sapih diberi pakan rumput dan daun 3:2 ditambah 0,5-1 gelas konsentrat.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Budidaya Domba Garut “ Bernilai Ekonomi Dan Banyak Manfaatnya ” semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂