Bisnis Yang Menjanjikan, Dengan Budidaya Bonsai “ Bernilai Ekonomi ”

Posted on

Ruangtani.com – Bagi pencinta atau yang hobinya bercocok tanam pastinya tidak asing lagi dengan tanaman yang satu ini. Bonsai merupakan salah satu tanaman hias yang termasuk banyak digemari oleh masyarakat. Untuk harga bonsai ini sendiri dibilang cukup mempunyai harga jual yang tinggi sehingga biasanya bonsai ini hanya dimiliki oleh kalangan menengah ke atas saja. Bonsai ini berupa tanaman kerdil yang memiliki keindahan, bentuknya yang unik dan lucu. Pada intinya bonsai ini memiliki pengertian sebagai tanaman kerdil yang penempatannya di media pot.

budidaya bonsai

Bisnis Yang Menjanjikan, Dengan Budidaya Bonsai “ Bernilai Ekonomi ”

Walaupun tumbuhan ini sudah berusaha lebih dari satu tahun, bonsai ini tetap tumbuh dalam bentuk yang kerdil. Pada tanaman bonsai ini sering kita temukan ditempat penjualan tanaman hias memang pada bonsai ini terbilang memiliki harga yang begitu mahal, namun sebenarnya dalam budidaya bonsai dapat dilakukan siapa saja. Hal ini dapat dilakukan dengan mengerdilkan tanaman yang memiliki ukuran besar dan membentuknya menjadi kecil dan diletakan di media pot.

Baca juga :

Proses Pemilihan Bibit Bonsai

Dalam membudidayakan tanaman bonsai, baiknya dipilih bibit bonsai yang sehat dan tidak terserang penyakit sarta memiliki daun yang berwarna hijau. Untuk bibit bonsai sebaiknya berasal dari stek atau cangkokan yang tidak memiliki akar berbentuk tunggang, tapi banyak memiliki akar lateral. Ada beberapa tanaman yang bisa dijadikan bonsai diantaranya yaitu :

  • Maja
  • Sawo
  • Cerme
  • Jambu biji
  • Beringin
  • Kayu manis
  • Dan masih banyak lagi

Untuk diameter pada tumbuhan yang akan dibuat bonsai sebaiknya yang memiliki ukuran besar sehingga tumbuhan bisa mirip dengan tumbuhan besar ketika dikerdilkan. Dan selian itu juga tumbuhan yang akan dipilih sebaiknya memiliki percabangan yang indah sehingga mendapatkan nilai seni saat dibentuk bonsai masih terlihat dan menarik perhatian bagi peminatnya.

Teknik Pemangkasan Dan Pembentukan

Dalam budidaya bonsai hal yang pertama yang dapat dilakukan ialah dengan membuang dahan-dahan tumbuhan yang tidak diperlukan, setelah itu tanaman dapat dipangkas. Hal ini dimaksudkan untuk menentukan bentuk tumbuhan bonsai sesuai dengan yang diharapkan. Jika tidak terjadi pengeringan, untuk pemangkasan dilakukan pada bagian pangkal percabangan, terutama pada bagian cabang yang tersisa.

Hal tersebut juga dapat mengendalikan pertumbuhan cabang agar tidak terjadi terlalu cepat. Dalam proses pemotongan pada bagian akar bonsai sebaiknya dilakukan dengan mengarah ke samping hal ini agar pertumbuhan bisa diperbanyak. Selanjutnya bisa dilakukan teknik pengawatan.

Dalam teknik pengawatan harus dengan hati-hati untuk membentuk cabang, batang dan ranting. Untuk berbagai bentuk bonsai dapat dipilih sesuai seperti bentuk tegak lurus, miring atau juga bentuk tegak berliku.

Proses Penyiapan Media Pot

Selain dalam mepersiapkan tanaman yang akan dijadikan bonsai, hal dalam budidaya bonsai juga perlu untuk mempersiapkan pot yang nantinya akan digunakan sebagai media penanaman bonsai tersebut. Sebelum dimasukkan ke dalam tanah, sebaiknya akar bakalan bonsai dikurangi hal ini agar sesuai dengan ukuran potnya. Selanjutnya bonsai dapat dipindahkan kedalam media pot yang telah siap tersebut.

Dalam penanaman bonsai cara yang benar ialah dengan memindahkan sebagian dulu media tanam ke dalam pot, lalu menanam bakalan bonsai dengan posisi tepat. Kemudian itu cara tanam yang terakhir ialah dengan memasukkan sisa media tanam. Setelah itu dipadatkan dengan cara menggunakan ujung jari dan telapak tangan.

Teknik Perawatan Bonsai

Agar bonsai tersebut dapat hasil yang maksimal, untuk perawatan juga harus rutin hal ini agar tanaman terus tumbuh dan tidak mati. Setelah bonsai tersebut tumbuh, kita juga harus rutin untuk mengamati bagaimana pertumbuhan seperti :

  • Dahan
  • Cabang
  • Ranting
  • Dan batangnya

Apabila dahan dan cabangnya tumbuh dengan secara berlebihan, maka dapat dilakukan pemangkasan secara rutin agar tidak menyimpang dan mengurangi keindahan bentuk bonsai. Pada ranting-ranting yang tumpang tindih juga perlu untuk dihilangkan. Begitu juga pada dahan yang terlalu rimbun.

Dalam jangka waktu setahun, pemupukan bonsai dapat dilakukan secara 3 kali dengan menggunakan pupuk kimia. Supaya lebih bagus lagi dapat ditambahkan dengan pupuk kandang, kompos maupun organik lainnya. Sementara itu untuk penyiraman harus rutin dilakukan setiap harinya.

Apakah anda ingin mencobanya ??? 🙂
Demikianlah postingan mengenai Bisnis Yang Menjanjikan, Dengan Budidaya Bonsai “ Bernilai Ekonomi ” ini semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda, yang ingin menyalurkan hobinya atau sebagai tambahan penghasilan, sekian dan terima kasih. 🙂