8 Panduan Lengkap Cara Budidaya Nangka Mini Bernilai Jual Tinggi

Posted on

RuangTani.Com – Keterampilan bertani termasuk salah satu sub dari bidang study Keterampilan, yaitu Sub Bidang Study Pertanian. Cukup banyak keterampilan bertani yang dapat dilakukan oleh murid-murid di tingkat sekolah dasar. Misalnya bertanam tanaman hias, sayuran, buah-buahan, baik tanaman Semusim maupun tanaman Tahunan (perkebunan). Salah satu jenis tanaman Tahunan adalah bertanam nangka mini. Yaitu cara membudi-daya-kan nangka mini yang tergolong tanaman buah- buahan yang cepat menghasilkan, banyak hasilnya serta cukup lama memberikan hasil buahnya.

Nangka Mini

8 Panduan Lengkap Cara Budidaya Nangka Mini Bernilai Jual Tinggi

Cara bertanam nangka mini sungguh sangat mudah. Mulai dari mencari bibit, menanam, merawatnya sampai berbuah lebat. Kreatifitas ini jika di kembangkan dan di lakukan secara benar maka akan menjadi lahan bisnis baru yang sangat menguntungkan. Simak di bawah ini cara budidaya nangka mini.

Menentukan Varietas Benih

Tugas pertama yang dilakukan adalah memilih bibit. Bibit nangka ini dapat diperoleh dari bijinya. Namun tidak sembarang biji dapat menghasilkan pohon nangka yang kita idamkan itu. Pilihlah biji dari buah nangka mini yang sudah masak benar-benar.

Kumpulkan biji-bijinya setelah daging buahnya di- makan. Maka akan tampak biji-biji nangka mini itu ada yang besar, ada yang kecil, ada yang lonjong, ada yang bulat dan ada pula yang lebih banyak dari bentuk lainnya dan seragam bentuknya. la tidak terlalu besar, tetapi juga tidak terlalu kecil. la tidak lonjong dan juga tidak terlalu bundar. Bentuk biji yang seperti itulah yang harus kita pilih untuk bibit.

Akan tetapi jangan lupa. Buah nangka mini masak itu harus berasal dari pohon induknya yang sudah berusia di atas lima tahun. Buahnya harus sehat dengan beratnya sekitar 7 sampai 10 kg. Dan ingat pula, biji yang dipilih itu terletak pada bagian tengah dalam buah. Bukan yang terletak pada ujung-ujungnya.

Baca Juga :

Selanjutnya biji-biji nangka mini yang sudah terpilih itu disemai. Caranya mudah. Cucilah biji- biji itu sampai bersih lalu dikeringkan dengan menjemurnya selama 3 hari. Maksudnya agar bibit unggul ini tidak sampai berjamur. Mengeringkan- nya pun tidak perlu dikenai sinar matahari, tetapi cukup di dalam rumah, di tempat yang aman dan terbuka.

Persiapan Media Tanam

Berikutnya sediakan kantong plastik. Untuk setiap biji sebagai bibit itu disediakan sebuah kantong plastik berukuran 20 x 20 x 20 sentimeter. Ke dalam kantong plastik itu dimasukkan media tanamnya berupa campuran tanah biasa dan kompos atau pupuk kandang. Perbandingannya adalah 1:1. Jadi, separuh bagian tanah ditambah separuh kompos atau pupuk kandang. Keduanya diaduk-aduk sampai rata bersama pupuk NPK sebanyak 1 sendok makan.

Penanaman

Langkah selanjutnya adalah mengambil bibit biji nangka mini yang telah dikeringkan tadi. Ambil satu biji lalu kupaslah kulit luarnya dengan hati- hati. Ya, harus hati-hati benar, jangan sampai daging bijinya ikut tergores apalagi sampai terpotong. Perhatikan bagian biji yang sudah terkupas itu baik-baik.

Akan tampak bagian biji itu yang terbelah. Nah, tanamlah biji itu ke dalam kantong plastik yang berisi media tanam tadi dengan meletakkan bagian biji yang terbelah di sebelah atas. Sekarang siramlah sampai tanah cukup basah merata. Cara seperti itu dilakukan pula terhadap bibit-bibit lainnya yang telah dikeringkan tadi.

Dalam waktu sekitar 10 hari sampai 2 minggu bibit yang telah ditanam tadi tampak mulai bertunas. Bibit-bibit yang telah bertunas ini masih perlu dipilih untuk dijadikan bibit yang terbaik. Cara memilihnya pun sangat mudah. Perhatikan tunas yang baru tumbuh itu.

Apabila tunas biji nangka mini itu tidak tumbuh sempurna menandakan bibit pun tidak baik. Dan apabila ada tunas yang bercabang, juga termasuk bibit yang kurang baik. Jadi, harus dipilih bibit yang tumbuh dengan baik dan tidak bercabang.

Kini bibit-bibit yang terpilih itu mendapat giliran untuk dirawat sebaik-baiknya. la harus dipelihara agar tidak dirusak oleh binatang piaraan, terhindar dari hama dan penyakit.

Media tanamnya pun perlu digemburkan agar bibit nangka idola kita itu cukup mudah menumbuhkan akar-akarnya dalam mencari makan. Agar tumbuhnya lebih subur lagi perlu pula diberikan pupuk tambahan. Ini dilakukan sampai bibit itu berusia sekitar 2 bulan.

Pemindahan Benih Pada Lahan Penanaman

Waktu terus berputar. Selama dua bulan bibit nangka mini tumbuh dengan suburnya. Kantong- kantong plastik yang menjadi tempat tumbuhnya sudah tidak memungkinkan lagi untuk menampung banyaknya akar yang merayap ke sekeiilingnya. Ini menunjukkan bibit nangka mini itu sudah harus dipindahkan ke kebun atau ke pekarangan rumah.

Untuk itu siapkan sebuah lubang masing- masing berukuran 50 x 50 x 50 sentimeter bagi setiap bibit. Ke dalam lubang itu dimasukkan 1 kaleng berisi 20 liter tanah kompos atau pupuk kandang yang sudah dicampur dengan 100 gram pupuk NPK.

Cara pemindahan pun sangat mudah. Lepaskan kantong plastik yang mem- bungkus tanah persemaian. Lalu tanamlah nangka mini muda itu beserta media atau tanah dari persemaian tadi seluruhnya ke lubang yang disediakan. Jangan lupa menempatkannya harus di tengah-tengah. Karena itu, tanah kompos atau pupuk kandang yang telah dimasukkan ke lubang pada bagian tengah permukaannya disingkirkan ke pinggir. Letakkan tanaman nangka itu tegak lalu ratakan kembali tanah kompos dari sisi menutupi tanah yang berasal dari persemaian.

Pengendalian Hama Dan Penyakit

Di dalam tanah pun terdapat hama-hama atau penyakit bagi tanaman nangka mini kita. Untuk itu perlu dicegah. Caranya dengan menaburkan obat anti hama yang berupa butiran yaitu Curater 3 G. Penaburan itu dilakukan 3 atau 4 hari sebelum pemindahan dari persemaiannya.

Penyakit yang mungkin menghinggapinya adalah bangsa jamur. Ini bisa dicegah dan diberantas dengan Dithane M45 atau Cobox. Cara memakai obat anti hama ini dapat dibaca pada label yang tertera pada pembungkus obat antihama tersebut.

Perawatan

Semenjak itu tanaman nangka mini memasuki alamnya yang baru. Alam lepas dengan membiarkan akar-akarnya mencari makan dalam tanah dengan leluasa. Namun di bulan pertama sejak dipindahkan, tanaman nangka mini itu belum tahan terhadap terik sinar matahari langsung, maupun curahan air hujan yang lebat. Oleh karena itu, ia perlu diberi atap sebagai naungan sampai selama sebulan.

Di sekeliling tempat tanaman itu perlu pula dibuat saluran air yang mengalir ke tempat lain yang lebih rendah. Saluran air ini dibuat kecil saja, gunanya untuk mengalirkan air bila hujan lebat turun atau bila air siraman terlalu banyak sehingga tanah di sekitar pohon tidak terlalu becek.

Sudah sebulan tanaman nangka mini muda itu tumbuh di tempatnya yang baru. la sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan di sekitarnya. Berarti usia tanaman itu sudah tiga bulan. la tidak betah lagi diberi naungan. la sudah kuat terhadap curahan air hujan. Maka atap sebagai naungan tadi segera dibongkar dan dibuang.

Mulailah ia diperhatikan seperti tanaman kebun lainnya. la minta dirawat dengan baik. Serangan sering datang dari udara. Ada ulat daun, ada pula kutu daun, dan hama pengerat batangnya. Belum lagi binatang piaraan seperti ayam atau kambing yang mematuk dan mengunyah daun-daunnya yang masih segar itu.

Untuk hama-hama berukuran kecil seperti ulat daun, kutu daun, dan hama mengerat dapat dibasmi atau dicegah dengan menyemprotkan obat antihama seperti Folithion 50 EC, Thiodan atau obat antihama lainnya. Obat antihama dan pupuk NPK yang diperlukan dapat dibeli pada toko-toko atau bursa bibit dan antihama di kotamu, atau ke Dinas Pertanian setempat yang selalu menyediakan semua kebutuhan pertanian.

Bagi hama-hama besar seperti binatang piaraan tentu saja mereka harus diusir jauh-jauh. Sebagai usaha pencegahan dapat dilakukan pemagaran, kecuali bila ditanam di pekarangan rumah yang sudah berpagar.

Pemupukan

Pada enam bulan pertama tanaman diberi pupuk NPK sebanyak 150 gram. Enam bulan kedua diberi pupuk NPK lagi 200 gram. Seterusnya enam bulan ketiga diberi pupuk NPK sebanyak 250 gram. Demikian seterusnya, setiap 6 bulan sekali diberi pupuk dengan tambahan 50 gram sampai pada usia sekitar 6 tahun. Pada usia itu pupuk diberikan sebanyak 650 gram dan ini tidak perlu ditambah lagi, melainkan tetap 650 gram NPK setiap 6 bulan sekali untuk seterusnya.

Cara melakukan pemupukan adalah dengan jalan menanam pupuk NPK itu ke sekeliling pohon. Untuk itu perlu dibuat lubang melingkar dengan jari-jari sekitar 25 cm sampai 35 cm dari pangkal batang pohon nangka mini itu.

Pada lubang melingkar itulah pupuk NPK di- tanam dan akan memberikan persediaan makanan dari bawah akar selama enam bulan. Itulah sebabnya pupuk NPK itu selalu diberikan sekali dalam enam bulan. Memberi tambahan 50 gram, setiap bertambahnya umur nangka mini sampai berumur sekitar 6 tahun karena selama itu nangka mini masih terus tumbuh baik.

Selain pemberian pupuk dari bawah akar perlu juga diberikan tambahan makanan dari atas, yaitu melalui daun. Caranya adalah dengan menyemprot- kan pupuk daun berselang 2 minggu sekali. Pupuk daun yang cocok misalnya Bayfolan, diberikan sampai nangka mini hendak berbunga untuk yang pertama kalinya.

Setelah berusia 18 bulan atau lebih maka mulailah nangka mini berbuah. Sungguh istimewa dibandingkan dengan nangka biasa yang baru berbuah pada usia 7 sampai 10 tahun. Ketika berbuah datang lagi musuhnya yang menyebabkan buah-buahnya yang segar menjadi berlubang dan menjadi busuk. Musuh ketika ber¬buah ini adalah lalat buah.

Untuk mencegahnya adalah dengan tidak memberi jalan lalat-lalat itu menuju buah, yaitu membungkusnya dengan plastik atau dari daun kelapa yang dianyam. Bahan pembungkus itu perlu diberi obat yang dapat mengusir lalat-lalat. Caranya dengan merendamnya dahulu dengan larutan 1% Dieldrin 50% WP.

Kesimpulan

Nangka mini akan terus berbuah sepanjang tahun. la tidak mengenal musim panas atau musim penghujan. la terus memberikan hasil bagi majikannya. Walaupun buahnya tidak sebesar nangka biasa, tetapi ia mampu menutupi dengan memperbanyak buahnya itu. Tiap pohon ada yang menghasilkan sampai seratus buah sehingga dahan dan rantingnya perlu dibantu dengan mem- beri alat penopang.

Sumber : Buku/Oleh : Sri Eka Widiastuti

Demikian Pembahasan Tentang 8 Panduan Lengkap Cara Budidaya Nangka Mini Bernilai Jual Tinggi Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Pembaca RuangTani.Com Aminnn … 🙂