7 Tahap Mudah Dalam Budidaya Kedelai

Posted on

Ruangtani.com – Tanaman kedelai ini yang pertama kali berasala dari Negara cina utara kemudian menyebar ke wilayah Negara Indonesia, Jepang, Afrika dan Amerika. Kedelai ini sudah banyak sekali dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang banyak mengandung protein nabati yang tinggi, kedelai ini juga dapat diolah menjadi minyak kedelai untuk bahan olahan pangan misalnya margarine, tinta kue, kosmetik dan juga industry non pangan misalnya bahan tinta cetak, tekstil, cat cair dan juga kertas.

Kedelai

7 Tahap Mudah Dalam Budidaya Kedelai

Nah kedelai ini merupakan satu bahan masakan yang biasa digunakan oleh masyrakat khususnya di Indonesia. Sudah banyak masakan dari Indonesia yang telah menggunakan bahan kedelai ini. Dan kedelai bisa menjadi salah satu tanaman yang bisa dipilih untuk dibudidayakan, berikut ini beberapa cara menanam dan membudidayakan tanaman kedelai yang perlu untuk diketahui.

Mempersiapkan Lahan

Tanam kedelai ini dapat tumbuh diberbagai jenis tanah, tapi tanah yang menjadi lahan untuk menanam tanaman ini pastinya harus mempunyai drainase dan aerasi yang baik pula. Selain itu untuk budidaya yang tepat ialah dengan menggunakan tanah yang memiliki tingkat pH yang sebesar 5,8 hingga 7.

Dan daerah tempat untuk menanam tanaman kedelai ini juga harus tepat yakni daerah tersebut terletak dengan ketinggian 600 mpl, dengan memiliki curah hujan yang sebesar 100 hingga 400 ml per bulannya dan memiliki suhu yang mencapai 23 hingga 30 derajat celcius dan juga memiliki tinggak kelembaban sebesar 60% hingga 70%.

Dalam teknik untuk budidaya kedelai ialah dengan mempersiapkan tanah yang akan ditanami, tanah terlebih dahulu dibajak atau diratakan hal ini agar dapat mempermudah penanaman dan sistem drainase. Seandainya bila ada gulma pada lahan tersebut yang akan ditanami bersihkan terlebih dahulu sampai benar-benar bersih.

Untuk menjaga keadaan tanah dari kelebihan air yang dapat merusak tanaman kedelai ada perlu untuk membuat saluran air dengan memiliki jarak 3 hingga 4 meter selanjutnya tanah ini dibiarkan kering telebih dahulu selama tiga minggu dan lalu setelah tiga mingguan tanah tersebut siap untuk ditanami oleh tanaman kedelai tersebut.

Untuk memilih lahan ada beberapa yang bisa digunakan yang akan ditanami benih kedelai, yang salah satunya yang paling populer ialah memanfaatkan lahan yang baru ditanami padi untuk membudidayakan kedelai caranya yakni setelah memanen padi pada sisi jerami dibabt kemudian biarkan 3 minggui lalu itu lahan disemprot dengan herbisida dan lahan bekas padi siap untuk ditanam dengan kedelai.

Pemilihan Benih

Selain dengan mempersiapkan tanah, untuk pemilihan bibit kedelai juga penting untuk dilakukan, benih yang bagus atau baik untuk dibudidayakan ialah benih dengan varietas yang sudah diketahui kualitasnya seperti benih grobogan. Nah sebelum untuk dilakukan penanaman ada baiknya benih direndam terlebih dahulu yaitu dengan poc nasa dengan dosis yang sebesar 2 cc / perliter air, bila lahan yang mau ditanami belum sama sekali ditanami dengan kacang kedelai.

Teknik Penanaman

untuk teknik menanam yang baik yakni dengan masukkan 2 hingga 3 biji setiap lubang tugal dilahan dan kemudia tutup benih dengan tanah gembur dan tidak perlu dipadatkan. Untuk hasil yang lebih optimal buatlah lubang tugal dengan memiliki jarak 30 x 20 cm.

Untuk waktu penanaman yang baik yakni saat akhir musin hujan yang dimana curah hujannya atau air akan menurun hal ini cocok dengan tanaman kedelai yang tidak cocok dengan tanah yang sangat basah. Dan bisa juga memasukkan pupuk ke dalam lubang tugal agar benih calon pohon kedelai dapat tumbuh dengan sangat baik.

Penyulaman dan Penyiangan

Pada benih tanaman kedelai akan mulai tumbuh setelah 5-6 hari, bila setalah masa tersebut ada beberapa benih yang tidak tumbuh dengan baik, bisa melakukan dengan proses penyulaman dengan menggantinya dengan benih yang baru. untuk penyulaman sebaiknya dilakukan pada sore hari hal ini agar tidak terjadi proses pelayuan.

Untuk penyiangan dapat dilakukan setelah tanaman kedelai ini sudah berumur 2 hingga 3 minggu untuk penyiangan yang pertama, 6 minggu setelah proses penanaman pertama atau saat kedelai mulai berbunga untuk penyiangan kedua dan penyiangan ketiga dapat dilakukan setelah proses pemupukan yang kedua.

Pemupukan

Untuk proses pemupukan diberikan setelah tanaman kedelai ini sudah berumur 2 minggu dan pemupukan diberikan setiap 2 minggu sekali, pupuk yang dapat digunakan ialah pupuk poc nasa yang diberikan dengan disemprotkan ke tanaman kedelai tersebut.

Tapi bila tanaman kedelai sudah mulai berbunga maka untuk proses penyemprotan ini dihentikan hal ini agar tidak mengganggu proses penyerbukan. dan selain dengna menggunakan pupuk poc nasa bisa ditambahkan dengan pupuk kandang dan kompos juga bisa diberikan agar tanaman kedelai mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh secara optimal.

Hama dan Penyakit

Pada tanaman kedelai ini hama yang paling sering menyerang ialah lalat kacang, untuk mencegahnya dan melindunginya yakni dengan cara disemprot insektisida yang menggunakan bahan aktif fipronil. Untuk proses penyemprotan ini dilakukan saat tanaman kedelai sudah berumur 7 hari, saat benih sudah tumbuh dan mengeluarkan 2 lembar daun pertama selain itu bila pada masa pemeliharaan terjadi serangan hama dan penyakit maka bisa dilakukan pembasmian yang disesuaikan dengan jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman tersebut.

Proses Pemanenan

Selain dari cara tanam yang benar, untuk proses pemanenan juga perlu untuk perhatikan agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Pertama waktu yang tepat untuk memanen kedelai ialah saat biji polong sudah tampak masak, yakni berwarna kuning hingga coklat dan daun juga menguning dan mulai gugur untuk pemetikan biji polong dilakukan secara hati-hati setelah proses pemetikan selesai biji kedelai segera dijemur sampai kering dan dilakukan pemilihan biji kacang kedelai yang baik untuk digunakan.

Well …. cukup mudah bukan !!!

Semoga dengan adanya postingan 7 Tahap Mudah Dalam Budidaya Kedelai dapat membantu dan bermanfaat bagi anda, sekian dan terima kasih.