7 Panduan Lengkap Cara Budidaya Bunga Sedap Malam Nilai Jual Tinggi

Posted on

RuangTani.Com – Sedap malam adalah tumbuhan hijau abadi dari suku asmat Minyak dari bunga ini digunakan dalam pembuatan parfum. Nama tuberosa menunjukkan bahwa tumbuhan ini memiliki umbi (tuber). Saat ini dikenal sekitar 12 spesies dari genus Polianthes. Bunga sedap malam biasa mekar di malam hari. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Meksiko. Tanaman bunga ini masih jarang di budidayakan dalam jumlah yang besar. Padahal memngigat dapaat di gunakan menjadi bahan dasar parfum yang mempunyai nilai harga jual yang cukup tinggi merupakan potensi ekonomi untuk jangka panjang. Berikut di bawah ini adalah cara budidaya tanaman bunga sedap malam.

Bunga Sedap Malam

Syarat Tumbuh

Agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, sedap malam memerlukan syarat tertentu, antara lain meliputi syarat iklim dan syarat tanah.

Tanaman sedap malam akan tumbuh dengan baik di daerah yang mempunyai kelembapan udara cukup tinggi dengan suhu udara antara lain 13°C – 27°C, curah hujan per tahun antara 1.900 – 2.500 mm dengan sinar matahari penuh.

Daerah yang ideal untuk menanam sedap malam adalah dari dataran sedang sampai dataran tinggi (pegunungan), yaitu daerah yang mempunyai ketinggian 600 m – 1.500 m dari permukaan laut. Meskipun tanaman sedap malam juga cukup bagus hasilnya bila ditanam di dataran rendah, seperti di daerah Bangil (Pasuruan) dengan ketinggian ± 300 m dari permukaan laut dan di Cianjur dengan ketinggian ± 300 m dari permukaan laut.

Tanaman sedap malam dapat ditanam pada semua jenis tanah asalkan subur, gembur, banyak mengandung humus, tata udara (aerasi), dan tata air (drainse) tanah bagus, dan mempunyai derajat keasaman (pH) antara 5,0 – 5,7. Berikut ini disajikan kondisi iklim dan tanah di sentra bunga sedap malam di Indonesia.

Menyiapkan Bibit Tanaman

  • Yang dipakai sebagai tanaman sedap malam adalah umbinya yang diambil dari rumpun induk.
  • Untuk menghasilkan tanaman yang baik dan bunga yang indah, peranan bibit sangat besar.
  • Apabila kita membeli atau membuat sendiri.

Bibit sedap malam harus memenuhi syarat sebagai berikut :

  • Bibit diambil dari rumpun induk yang telah berumur 2 tahun atau lebih.
  • Bibit berasal dari induk yang sehat dan sering berbunga.
  • Umbi bebas dari penyakit dan tidak luka.
  • Umbi telah disimpan minimal 1 bulan.
  • Besarnya yang seragam.

Cara membuat bibit sedap malam sebagai berikut :

  • Pilih rumpun tanaman induk yang sehat sudah berumur 2 tahun atau lebih.
  • Bongkar rumpun induk yang sudah terpilih dengan cangkul atau alat lain secara berhati- hati dan jangan sampai mengenai umbinya.
  • Kumpulkan rumpun induk yang sudah di- bongkar di tempat yang teduh.
  • Bersihkan tanah yang melekat pada umbi dan potong akar-akar umbi dengan pisau atau gunting. Berhati-hatilah jangan sampai melukai umbi.
  • Dalam satu rumpun terdapat beberapa umbi, pisahkan umbi tersebut satu demi satu.
  • Kelompokkan umbi tersebut berdasarkan ukuran besarnya.
  • Simpan umbi pada tempat terbuka (misalnya, tampah) di tempat yang kering sampai umbi tampak bertunas. Lama penyimpanan ber- kisar antara 1-3 bulan. Apabila sudah bertunas, umbi bibit siap ditanam di lahan.
  • Penyimpanan bertujuan untuk mendapatkan pertumbuhan umbi yang sama.

Menyiapkan Lahan

Penanaman sedap malam dapat dilakukan di mana saja, asalkan saja tempat tersebut cukup tersedia air. Agar tanaman sedap malam dapat tumbuh dengan baik, lahan yang akan ditanami harus diolah dan dibuat bedengan. Berikut ini cara menyiapkan lahan sedap malam.

  • Olah tanah (dengan cangkul/bajak/traktor dan sebagainya) sedalam 20 cm – 40 cm.
  • Setelah itu, biarkan tanah selama dua minggu.
  • Lakukanlah pengolahan yang kedua untuk menghancurkan gumpalan tanah yang masih keras.
  • Buatlah bedengan dengan lebar 100 cm dan tinggi 25 cm. Panjang bedengan bergantung pada kondisi lahan. Antara bedengan yang satu dan yang lain dibatasi dengan parityang lebarnya 30 cm. Bedengan sebaiknya meng- hadap ke arah matahari terbit.
  • Taburkan pupuk kandang yang sudah matang di atas permukaan bedengan secara merata, kemudian campuri tanah setiap satu meter persegi, lahan membutuhkan pupuk kandang lebih kurang 1 kg.
  • Sekeliling lahan harus dibuat parit untuk memasukkan dan mengeluarkan air.

Penanaman Bibit

Setelah bedengan dan bibit siap, bibit sudah dapat ditanam.

Cara penanamannya sebagai berikut :

  • Buatlah lubang tanam sedalam tinggi bibit umbi yang akan ditanam. Jarak antara baris pertama dan tepi bedengan adalah 10 cm. Jarak tanam yang ideal adalah 20 x 20 cm.
  • Tanamlah bibit umbi yang sudah bertunas ke dalam lubang tanam. Posisi tunas harus menghadap ke atas.
  • Tutup lubang tanam yang sudah ada bibit umbinya dengan tanah yang halus.
  • Berilah pupuk dasar urea yang ditaburkan ke antara dua tanaman. Kebutuhan pupuk dasar tersebut lebih kurang 6 kuintal per hektar.
  • Siram tanah bedengan yang baru ditanami itu sampai cukup basah.

Perawatan Tanaman

Perawatan tanaman sangat penting artinya bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Kegiatan dalam perawatan tanaman sedap malam meliputi penyiraman, penyulaman, penyiangan (pendangiran), pemupukan susulan, dan perlindungan tanaman.

Penyiraman

Penyiraman dilakukan dengan mem- perhatikan kondisi, iklim, dan tanah. Apabila frekuensi turun hujan tinggi, tanah tidak perlu disiram, demikian juga apabila kondisi tanahnya cukup basah. Kegiatan penyiraman baru diperlukan apabila kondisi tanah memang kering.

  • Penyiraman dapat dilakukan dengan cara digenangi (dileb) melalui parit yang ada atau dengan disiram memakai gembor.
  • Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari.

Penyulaman

  • Penyulaman adalah kegiatan mengganti bibit umbi yang tidak tumbuh dengan bibit umbi yang baru.
  • Penyulaman sebaiknya dilakukan seawal mungkin, yaitu seminggu sesudah tanam, agar tanaman dapat tumbuh dengan seragam.
  • Penyulaman dilakukan dengan cara membuka kembali lubang tanam yang bibit umbinya tidak tumbuh, kemudian diisi dengan bibit umbi yang baru. Apabila bibit umbi yang pertama busuk segera dibuang atau ditanam di tempat lain.

Penyiangan (Pendangiran)

  • Penyiangan adalah kegiatan membersih- kan rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman sedap malam. Agar pertumbuhan tanaman sedap malam tidak terganggu.
  • Penyiangan dilakukan di sekitar tanaman sedap malam. Penyiangan pertama biasanya dilakukan 2-3 bulan setelah masa tanam.
  • Penyiangan dapat dilakukan dengan tangan atau dengan cangkul atau kored. Sambil menyiang, biasanya dilakukan penggemboran tanah di sekitar tanaman, tetapi jangan sampai melukai umbinya sebab bisa mengakibatkan umbi menjadi busuk.
  • Penyiangan dapat juga dilakukan ber- samaan waktunya dengan pemupukan.

Pemupukan susulan

Pemupukan susulan dilakukan selama masa pertumbuhan sampai masa berbunga. Pemupukan susulan dilakukan untuk memacu pertumbuhan tanaman, terutama pada saat tanaman menjelang berbunga. Yang digunakan adalah pupuk urea dan TSP yang dicampur dengan ukuran masing-masing 6 kuintal untuk 1 hektar lahan.

  • Pemupukan susulan dilakukan pada saat tanaman berumur 6 bulan.
  • Cara pemupukan sama seperti cara pada pemupukan dasar.

Perlindungan tanaman

Tanaman sedap malam termasuk tanaman yang tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Walaupun begitu, sedap malam perlu dilindungi dari kemungkinan serangan hama dan penyakit yang dapat merusak atau mematikan.

Jenis hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman sedap malam, antara lain hama ulat tanah (Agrotis ipsilon, H), belalang (Valanga sp), penyakit layu oleh cendawan Fusarium sp dan busuk umbi oleh cendawan Botrytes sp (Rahmat Rukmana, 1995)

Pengendalian hama dan penyakit tanaman sedap malam tidak selalu dengan pestisida, tetapi sebaiknya dilakukan secara terpadu melalui cara teknik budidaya, baik secara fisik maupun mekanik. Bentuk perlindungan secara terpadu, antara lain dengan menggilir sedap malam dengan tanaman lain yang tidak sejenis, mengolah tanah dengan sempurna, memperbaiki saluran air (drainase), menjaga kebersihan lahan, mengatur jarak tanam yang tepat, mem- berikan pupuk berimbang, membungkus kuntum bunga dengan plastik bening atau (apabila terpaksa) menyemprotkan sedap malam dengan pestisida secara selektif.

Pemanenan

Panan dan pemasaran merupakan dua kegiatan yang sangat erat hubungannya. Cara panen yang keliru akan mengakibatkan bunga sulit dipasarkan, waktu panen yang tidak tepat akan mengakibatkan bunga tidak terjual. Oleh karena itu, agar hasil panen dapat terjual dengan harga tinggi, perlu diperhatikan hal-hal berikut :

  • Waktu panen hendaknya diatur agar tepat pada hari-hari besar nasional atau hari-hari besar agama. Pengaturan waktu akan berhubungan dengan saat penanaman. Sampai siap panen, tanaman sedap malam membutuhkan waktu 7-8 bulan. Cara mengatur waktu panen adalah dengan menghitung mundur waktu tanam sebanyak 7-8 bulan dari waktu panen yang diinginkan.
  • Bunga yang dipanen dalam satu tangkai sekitar 1 atau 3 kuntum saja.
  • Pemotongan tangkai bunga dapat dengan pisau atau gunting pangkas yang tajam dan bersih. Beberapa petani di Cianjur dan Sukabumi mencabut tangkai bunga. Alasan- nya agar tanaman cepat berbunga kembali. Pencabutan ini harus dilakukan dengan berhati-hati jangan sampai rumpun umbi ikut tercabut.
  • Bunga sedap malam yang sudah dipetik, lalu diletakkan di dalam ember yang diisi sedikit air bersih dan pangkal tangkai harus terendam air agar bunga tetap segar.
  • Panen bunga sedap malam dapat dilakukan seminggu sekali atau bergantung pada keserempakan munculnya bunga.

Sumber : Buku (Oleh : Ir. Eko Warisdiono/Bertanam Bunga Sedap Malam)

Demikian Pembahasan Tentang 7 Panduan Lengkap Cara Budidaya Bunga Sedap Malam Nilai Jual Tinggi Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Pembaca RuangTani.Com Aminnn … 🙂