6 Panduan Lengkap Teknik Menanam Sawi Hidroponik Berkualitas Oke

Posted on

RuangTani.Com – Tanaman sayuran pertama kali dimasukkan ke dalam kelas petani tanaman pohon atau sekarang lebih dikenal dengan nama “Hortikultura” Meskipun sistem NFT adalah yang paling banyak digunakan. Sistem budidaya hidroponik banyak diandalkan untuk menanam sayuran. Salah satu sayuran yang biasa ditanam dengan cara ini adalah sawi.

Sawi Hidroponik

Teknik Menanam Sawi Dengan Hidroponik Sistem Sumbu

Alat Dan Bahan

  • Benih sawi
  • Botol minuman bekas
  • Pisau / gunting untuk memotong botol
  • Bor atau paku menembus tutup botol
  • Rockwool
  • Air
  • Bunga tanah
  • Kompos
  • Nutrisi hidroponik
  • Sumbu (bisa dari sumbu kompor minyak, kain flanel, ataupun kapas yang dipelintir)

Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :

Menabur benih

  • Sebelum tanam di media tanam, biji sesawi pertama ditaburkan di rockwool.
  • Rockwool adalah media semai yang sangat baik karena bersih, praktis, dan menyerap air dengan baik.
  • Setelah Rockwool dipotong, basah dengan air bersih, lalu letakkan di atas nampan.
  • 1-2 penanaman biji sesawi untuk salah satu rockwool tersebut.
  • Masukan baki benih ke tempat gelap atau menutup baki.
  • Biasanya, benih akan tumbuh dalam waktu 24-48 jam.
  • Memiliki tumbuh kecambah / tunas, pindah ke tempat yang memiliki matahari, tapi masih teduh, misalnya, di teras depan atau dekat jendela.
  • Semprotkan air di rockwool setiap pagi dan sore.

Media Tanam

  • Sambil menunggu bibit di pembibitan, lanjutkan untuk mempersiapkan media tanam.
  • Gunting botol menjadi 2 bagian, atas dan bawah.
  • Bagian tutup berlubang dengan kuku atau bor, sesuai dengan ukuran sumbu.
  • Dari lubang ini, sumbu akan menghubungkan dan mendistribusikan air.
  • Oleh karena itu, lubang tidak boleh terlalu besar sehingga sumbu tidak mudah merosot.
  • Setelah lubang selesai, masukkan sumbu ke dalam tutup botol.
  • Isi atas botol dengan sepotong humus tanah.

Persiapan Nutrisi

  • Bagian bawah botol diisi dengan air dan nutrisi hidroponik. Isinya sebanyak 2/3 dari botol.
  • Berikan nutrisi hidroponik yang tepat.
  • Selain dengan cara pencampuran bersama air di bawah media tanam, nutrisi hidroponik dapat diberikan dengan cara semprot sebanyak 1-2 kali per hari.
  • Ini hidroponik nutrisi dapat dirumuskan sendiri atau juga dapat dibeli di toko pertanian.

Pemindahan Sawi

  • Apabila tanaman sawi sudah cukup tua, kemudian di pindah ke dalam wadah botol yang sudah di isi dengan tanah humus.
  • Spekulan harus berhati-hati, sehingga akar tidak putus.
  • Tanah humus dengan lubang jari sedalam 1 cm, dan kemudian transplantasi kembali tanaman sawi.

Pengobatan Sawi

  • Yang harus selalu diperhatikan adalah jumlah air, pH tanah, kontak dengan cahaya dan panas yang diterima.
  • Lalu harus memiliki alat pH meter yang dapat mengontrol berapa banyak nutrisi hidroponik yang perlu diberikan.
  • Jangan lupa untuk secara teratur memberinya pupuk.

Dikutip Dari Sumber : Teruskan.Com

Demikian Pembahasan Tentang 6 Panduan Lengkap Teknik Menanam Sawi Hidroponik Berkualitas Oke Semoga Dapat Bermanfaat Aminnn … 😀