6 Panduan Lengkap Cara Budidaya Ayam Bangkok [ Bernilai Ekonomi ]

Posted on

Ruangtani.com – Ayam Bangkok siapa yang tidak mengenalnya ??? yang merupakan salah satu ayam petarung atau aduan yang begitu kuat. Ayam Bangkok ini sudah tidak asing lagi, yang menjadi favorit masyarakat Indonesia karena ayam ini memiliki banyak sekali keunggulan dibandingkan dengan ayam-ayam kampung asli Indonesia. Selain menjadi ayam aduan ayam Bangkok ini juga bisa menjadi prospek untuk dibudidayakan.

ayam bangkok

6 Panduan Lengkap Cara Budidaya Ayam Bangkok [ Bernilai Ekonomi ]

Dengan membudidayakan pada Ayam Bangkok ini sangat menguntungkan sekali, karena Ayam Bangkok yang merupakan jenis ayam petarung atau aduan yang memiliki daya jual sangat lumayan tinggi sekali peminatnya. Untuk membudidayakan Ayam Bangkok kita juga harus memilih bibit atau indukan serta pemeliharaan yang baik agar dapat menghasilkan yang memiliki kualitas yang baik pula. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membudidayakan ayam Bangkok sebagai berikut.

Baca juga :

Proses Pemilihan Bibit

Untuk tahapan berikut ini pemilihan bibit sangatlah penting sekali karena untuk menentukan sebuah hasil yang sangat berkualitas dalam produktivitas dan juga bakal anakan ayam Bangkok, perlu untuk diperhatikan apa sajakah itu dibawah ini :

Indukan jantan

  • Hal yang pertama pastinya yang sehat ( hal ini menentukan untuk hasilnya )
  • Pastinya tidak memiliki kecacatan ( abnormal )
  • Memiliki gerakan yang lincah dan sangat gesit
  • Mempunyai postur tubuh tegak
  • Memiliki suara yang lantang
  • Memiliki nafsu kawin yang tinggi
  • Sudah berusia 1 hingga 2.5 tahun, bertaji
  • Memiliki warna yang lebih baik dan berbulu baik

Indukan Betina

  • Pastinya yang sehat ( karena menentukan hasilnya )
  • Tidak memiliki kecacatan ( abnormal )
  • Memiliki kualitas untuk memproduksi yang tinggi
  • Sudah mencapai usia 7 hingga 8 bulan ( siap kawin )
  • Memiliki bulu yang bagus ( berkualitas )

Untuk tingkatan umur hal ini yang perlu sekali diketahui dalam pemberian pakan, pengaturan kandang dan pengandangan yang baik, untuk berdasarkan dari umur, ayam dapat dikelompokan menjadi 4 bagaian yaitu :

  1. Ayam anakan 0 sampai 6 minggu
  2.  Anak ayam umur 6 sampai 12 minggu
  3.  Ayam muda umur 12 sampai 16 minggu
  4.  Ayam dewasa umur 18 sampai 68 minggu

Persyaratan Lokasi

  • Memiliki sumber air bersih dan energy listrik yang sangat memadai
  • Cukup memadai bila perluasan kandang ataupun unit-unit yang lainnya
  • Kemudahan akses transportasi untuk pemenuhan kebutuhan pakan dan sebagainya
  • Dari jarak kandang dengan pemukiman minimal 10 meter.
  • Memperhatikan lokasi peternakan memiliki udara segar

Teknik Pembuatan Kandang Ayam Bangkok

Bentuk kandang

Untuk pemeliharaan ayam Bangkok dengan intensif makan sangat memerlukan sekali untuk pembuatan kandang model kandang yang dapat dicontohkan

  • Kandang bisa terbuat dari papan
  • Kandang bisa terbuat dari bamboo
  • Dan kandang bisa terbuat dari kikisan atau rotan

Volume kandang

Dalam hal pembuatan kandang juga harus mementingkan sekali kenyamanan dan keamanan pada Ayam Bangkok, hal ini dimaksudkan untuk mencegah stress dan penyakit pada ayam tersebut. Perkandangan pada tingkat umur dan jumlah pengaturan kandang dapat dilakukan seperti berikut ini :

  • Ayam anaka 0 hingga 6 minggu
  • Anak ayam berumur 6 hingga 12 membutuhkan kandang dengan memiliki luas 100 x 100 x 40 cm, untuk jumlah ayam 30 ekor
  • Ayam muda umur 12 hingga 16 minggu membutuhkan kandang dengan luas 100 x 100 x 60 cm, untuk jumlah ayam 15 ekor
  • Ayam dewasa umur 18 hingga 68 minggu membutuhkan kandang dengan luas 30 x 30 x 30 cm per ekor jantan.

Perlengkapan kandang

Selain dengan memperhatikan sebuah kandang dan juga penempatan kandang harus memerlukan peralatan dan perlengkapan pemeliharaan, bahan dan peralatan berupa tempat pakan dan minum dan juga kebersihaan pada kandang.

Pemeliharaan Ayam Bangkok

Untuk pemeliharaan pada Ayam Bangkok dapat dilakukan dengan cara sistem intensif ( selalu berada di kandang ), untuk sistem ini sangatlah mudah dilakukan untuk melakukan pemeliharaan berupa pemberian pakan dan pencegahan penyakit.

Pemberian pakan dan nutrisi

Untuk pakan ayam Bangkok biasanya berupa beras, dedek dan juga tambahan yang lainnya seperti nutrisi, ramuan herbal yang terbuat dari rempah-rempah atau disebut jamu ternak. Untuk pemberian pakan pada ayam dapat diberikan 2 kali dalam satu hari, di imbangi dengan pemberian air minum pada ayam yang selalu diganti dengan air yang baru.

Pencegahan penyakit ayam Bangkok

Untuk pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan cara menjaga lingkungan ternak, vaksinasi dan pemberian vitamin. Dengan menjaga lingkungan ternak sangatlah penting dilakukan dengan cara melakukan pembersihan lingkungan dengan membakar atau membuang jauh dari lingkungan ayam Bangkok.

Vaksinasi dalam membudidayakan ayam sangat diperlukan untuk mencegah datangnya serangan hama dan penyakit yang membuat ayam menjadi lemah, abnormal dan bisa mengakibatkan kematian, untuk pemberian vaksinasi harus dilakukan dengan teratur.

Sedangkan dengan pemberian vitamin sangatlah penting untuk kesehatan ayam tersebut, selain itu pemberian vitamin juga mampu mengatasi masalah serangan dari hama dan penyakit terhadap ayam tersebut.

Penen Dan Pasca Panen

Untuk pemanen pada ayam Bangkok dilakukan tergantung dengan pemiliki, melakukan pemanen saat umur ayam masih kecil berukuran sedang maupun dewasa, pamanenan ini dilakukan dengan pemisahan ayam, karena ayam Bangkok sangat sensitif sekali terhadap ayam lainnya. Pemisahan ini dilakukan dengan kandang atau pun jaring segi empat tergantung dengan kesesuaian pemiliknya.

Demikianlah pembahasan tentang 6 Panduan Lengkap Cara Budidaya Ayam Bangkok [ Bernilai Ekonomi ] ini semoga bisa berguna dan bermanfaat bagi anda yang sedang ingin atau berniat mau membudidayakannya, sekian dan terima kasih. 🙂