6 Langkah Mudah Cara Budidaya Leci Buah Harum Dan Manis Harga Jual Tinggi

Posted on

RuangaTani.Com – Leci adalah buah dari genus Litchi milik keluarga lerak-lerak Sapindaceae. Pohon lengkeng tumbuh di iklim tropis. Buah ini umumnya ditemukan di Cina, India, Madagaskar, Nepal, Bangladesh, Pakistan, Taiwan selatan dan tengah, Vietnam utara, Indonesia, Thailand, Filipina, Afrika Selatan dan Meksiko. Buah ini berbau harum dan manis.

Untuk di Indosia sendiri buah ini masih sangat jarang di temui dan sangat jarang pula petani di indonesia yang membudidayakanya sehingga budidaya tanaman ini masih sangat berpeluang bagi para petani untuk meningkatkan pendapatan uang dari budidaya buah ini.

Budidaya Buah Leci

Syarat Tumbuh

  • Leci tumbuh dengan baik di daerah dingin dan membutuhkan cukup banyak air tapi tidak banjir.
  • Sebaiknya kedalaman air tanah yang cocok untuk budidaya Leci hingga 1 meter, curah hujan yang tinggi di sekitar rata-rata 2.000 mm / tahun juga baik untuk budidaya leci.
  • Dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 700 m di atas permukaan laut merupakan daerah yang cocok untuk tumbuh leci.
  • Adapun suhu udara yang baik adalah sekitar 9-19 derajat Celsius selama musim hujan dan 25-33 derajat Celcius selama musim kemarau.

Persiapan Lahan

Jenis tanah yang cocok adalah tanah yang gembur yang berhumus sangat banyak, tanah berat dan padat akan menghambat pertumbuhan akar sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman ini. Tanah budidaya Leci juga dapat diproses oleh dibajak atau menggali sedalam 30 cm. Tapi di tanah yang subur dan mengandung banyak humus dapat mengarahkan lubang tanam untuk mengurangi biaya produksi.

Umumnya, ukuran lubang untuk budidaya Leci adalah 60 cm x 60 cm x 60 cm dengan jarak 10 mx 12 m. Untuk membuat lubang tanam sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan atau sekitar 2-4 minggu sebelum dimulainya musim tanam.

Langkah-langkah untuk membuat lubang adalah sebagai berikut :

  • Membuat lubang ukuran 60 cm x 60 cm x 30 cm, dan humus berusaha untuk dimasukkan ke dalam tempat atau daerah yang terkena sinar matahari langsung di pagi hari.
  • Setelah lubang diperdalam hingga mencapai ukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm, menjaga lapisan bawah tanah ditempatkan di daerah yang terkena sinar matahari siang secara terpisah dari tumpukan bagian lapisan atas tanah.
  • Lubang tanam dikeringkan selama sekitar 2 minggu untuk gas beracun dalam tanah menguap.
  • Tanah galian lapisan bawah kembali ke tempat asal memasuki bagian lubang.
  • Tanah galian pada pupuk kandang matang dicampur dengan sebanyak 20-40 kg, 1/2 kg pupuk dan kapur 4 lubang kg / tanam pertanian, setelah dicampur dengan baik dan kemudian masukkan tanah kembali ke dalam lubang tanam.

Persiapan Bibit

Leci biji baik untuk kira-kira berusia 1-1,5 tahun, memiliki pertumbuhan yang sehat dan normal, dan ukuran seragam. Harus dilakukan untuk beradaptasi benih maju di lokasi sekitar taman untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan setempat sekitar satu bulan sebelum tanam waktu.

Kebutuhan ukuran tergantung pada penanaman bibit leci jarak dan kesuburan tanah, jika lahan seluas 1 hektar dengan jarak tanam 14 mx 14 m atau 12 mx 12 m, dibutuhkan antara 50-70 batang bibit leci.

Penanaman

Untuk waktu budidaya Leci penanaman dapat dilakukan setiap saat dengan syarat bahwa itu selalu area yang tersedia air, tetapi jika air tidak selalu tersedia harus musim hujan adalah waktu tanam yang paling tepat.

Berikut adalah beberapa proses untuk penanaman Leci :

  • Media ditanam dalam polybag berisi bibit leci disiram dengan air bersih sampai cukup basah atau lembab, kemudian polybag robek untuk mengeluarkan biji bersama dan menengah root.
  • Leci bibit tanaman ditanam tepat di tengah-tengah lubang tanam yang telah disediakan, kemudian tanah di sekitar pangkal batang bibit ditekan dan dipadatkan perlahan.
  • Tanah di sekitar pangkal batang leci disiram dengan air sampai cukup basah atau lembab.
  • Air setinggi 50-150 cm ditancapkan dekat pangkal batang sebagai dukungan benih Leci yang tidak mudah jatuh angin.

Penyiraman

Untuk menjaga keberhasilan budidaya Leci dan tidak layu, maka perlu untuk selalu melakukan penyiraman secara teratur atau irigasi, mengatur suhu tanah, nutrisi terlarut yang dibutuhkan oleh tanaman dan menjaga kelembaban tanah.

Tanaman leci biasanya 3 tahun selalu perlu membutuhkan air yang cukup, sedangkan tanaman leci tumbuh dapat menemukan air pada mereka sendiri karena mereka memiliki akar yang dalam dan air dapat menembus tanah.

Penyiraman atau irigasi pada tanaman leci masih dengan mudah dilakukan secara teratur antara 1-2 kali sehari, yaitu pagi dan sore, terutama ketika tidak hujan. Ketika tanaman memasuki usia dewasa dapat mengurangi penyiraman secara bertahap, tetapi dengan melihat dan memperhatikan pertumbuhan tanaman.

Beberapa teknik penyiraman yang dapat dilakukan dengan cara :  

  • Menggunakan ember kecil, sendok atau hype yang telah diisi dengan air, dan kemudian menuangkan air di tanah sekitar tnaman leci sampai cukup basah atau lembab.
  • Bisa juga mengalirkan air dari sumber langsung dengan menggunakan selang plastik, yang kemudian dituangkan atau disemprotkan ke tanah di sekitar tajuk tanaman leci.
  • Juga dapat menggunakan tangki air dan air disalurkan melalui pipa atau selang plastik ke dalam parit di sekitar pohon leci.

Penyulaman (Stitching)

  • Penyulaman, tujuan untuk selalu menjaga jumlah tanaman leci di darat sesuai dengan populasi yang sesuai berdasarkan jarak dari perhitungan.
  • Menyulam waktu terbaik adalah saat musim hujan untuk menanam Leci cepat menyesuaikan diri dengan tanaman yang ditanam di muka dan untuk menjaga tanaman ini tidak mengering.
  • Penyulaman dapat dilakukan dengan membongkar Leci tanaman yang abnormal atau mati, dan kemudian diganti dengan bibit leci yang sehat.

Instalasi Mulsa

  • Mulsa bertujuan untuk menjaga stabilitas kelembaban tanah, menekan gulma, mengurangi penguapan air dari tanah dan menyuburkan tanah di bidang akar tanaman leci.
  • Mulsa umumnya digunakan jerami padi dan jerami.
  • Pemasangan mulsa segera setelah mulai tanam.
  • Bagaimana menginstal mulsa yang baik adalah untuk menyusun jerami atau rumput kering menjadi bentuk seperti 3-5 cm tikar tebal, untuk digunakan tanah perinukan dekat sekitar tajuk tanaman leci.

Penyiangan Dan Mengolah Tanah

Penyiangan bertujuan untuk menghilangkan gulma dan tanaman leci gulma pesaing dalam kasus membutuhkan unsur air dan sinar matahari. Penyiangan pertaman biasanya dilakukan setelah 2 minggu setelah tanam pada saat yang sama melonggarkan tanah.

Penyiangan selanjutnya biasanya dilakukan sekitar 1-2 bulan kemudian, yang disesuaikan untuk melihat pertumbuhan leci. Penyiangan dilakukan dengan membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar batang atau kanopi Leci, kemudian menumpuk di lubang yang akan digunakan sebagai pupuk kandang atau kompos.

Pemupukan

Pemupukan mutlak diperlukan dalam budidaya Leci, untuk memastikan pertumbuhan dan produksi buah leci. Jenis-jenis pupuk yang digunakan adalah pupuk organik dan anorganik. Pupuk organik dapat kotoran ternak, kompos dan pupuk organik juga dapat menggunakan khusus diproduksi.

Untuk pupuk anorganik atau pupuk buatan parbik digunakan dapat menjadi pupuk tunggal, misalnya UREA, TSP, KCl, atau pupuk majemuk seperti NPK (15-15-15).

Pemupukan tanaman dilakukan mengikuti face pertumbuhan, seperti sebagai berikut:

  • Pemupukan tanaman mudah (di bawah usia 3), bisa mulai sekitar satu bulan setelah tanam, dengan 20 gram urea + 20 gram TSP, 10 gram KCI / pohon.
  • Pemupukan selanjutnya dilakukan pada umur 2 bulan menggunakan pupuk yang terdiri dari dasar 20 gram urea + 20 gram TSP + 10 gram KCI / pohon.
  • Untuk pemupukan berikutnya jadwal biasanya dilakukan setiap empat bulan dengan peningkatan atau penambahan pupuk sebanyak 10-20% dari dosis sebelumnya.
  • Pemupukan tanaman dewasa yang sudah berbuah, dilakukan 2-3 kali / tahun, yang ketika tumbuh tunas (Poster) atau tiga bulan sebelum berbunga, saat buah mulai tumbuh, dan buah ini dipanen selesai.
  • Jenis dan dosis pupuk dibudidayakan sesuai dengan usia dan tahap pertumbuhan tanaman leci.

Pemupukan tanaman dilakukan dengan cara berikut :

  • Awalnya dibuat parit atau baut lebar 15-20 cm dengan kedalaman sekitar 30 cm di sekitar tajuk tanaman, kemudian pupuk secara merata ditaburkan dan ditutup dengan tanah sekitar 20-30 cm, sehingga pupuk tidak cepat menguap dan berada dalam langsung kontak dengan tanah, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh tanaman.
  • Pemupukan juga dapat dilakukan dengan melarutkan pupuk dalam air, misalnya, 5 kg NPK dilaruktan dengan sebanyak 200 liter air, kemudian disemprotkan pada tanah di sekitar tajuk tanaman leci.
  • Dosis larutan pupuk berkisar antara 20-30 liter per ramuan atau disesuaikan dengan buah leci pertumbuhan tanaman.

Panen

Berbunga dan berbuah dari Leci biasanya mengikuti musim. Di Indonesia, bunga dan musim buah leci sangat bervariasi, yaitu antara Marct bulan Desember. Di Bali, berbunga dan berbuah dari Leci berlangsung di Novcmbcr-Desember. Di Cianjur (Jawa Barat), musim berbunga leci terjadi di Maret dan September. Sementara, di Kalimantan Timur, musim leci berbunga berlangsung pada bulan Agustus-Oktober.

Buah leci termasuk buah nonklimaterik. ditandai dengan produksi tingkat CO, rendah dan menurun terns relatif dan tidak terkait dengan perubahan dalam komposisi buah selama pematangan. Oleh karena itu, tanaman buah leci perlu mempertimbangkan tingkat penuaan atau usia ditentukan secara visual berubah warna, kulit berkilau. dan ukuran buah.

Ciri-ciri buah LCCI yang memiliki panen yang layak sudah ukuran maksimal buah dan matang di pohon, kulit buah berubah warna dari hijau menjadi merah, ungu, dan melemparkan aroma yang khas. Buah leci matang di pohon masih dapat bertahan hidup selama 10-14 hari.

Panen dilakukan dengan memotong ujung bercabang di bawah tangkai buah sepanjang minimal 20 cm, dan buah ini diturunkan dengan wadah besar dengan hati-hati. Hasil yang berkumpul di bawah naungan dan aman.

Demikian Pembahasan Tentang 6 Langkah Mudah Cara Budidaya Leci Buah Harum Dan Manis Harga Jual Tinggi Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Pembaca RuangTani.Com Aminnn … 🙂