5 Cara Simpel Budidaya Ternak Sapi Potong Pedaging Kualitas Ekspor

Posted on

RuangTani.Com – Ditengan perkembangan ekonomi yang pesat ini terkadang di negara kita masih bisa impor daging dari luar negeri untuk memenuhi pasokan kebutuhan daging negara ini. Akan tetapi masij sedikit orang yang memuliakan sapi pedaging ini. Padahal ini merupakan peluang bisnis yang bagus dan berjangka panjang dan berkopeten untuk ekonomi pasar. Untuk itu usaha pembiakan sapi ini masih berpeluang besar.

Budidaya Ternak Sapi Potong

5 Cara Simpel Budidaya Ternak Sapi Potong Pedaging Kualitas Ekspor

Syarat Lokasi

Lokasi yang ideal untuk membangun kandang adalah daerah yang letaknya cukup jauh dari pemukiman, tetapi mudah dicapai oleh kendaraan. Kandang harus terpisah dari rumah dengan jarak minimal 10 meter dan sinar matahari harus dapat menembus pelataran kandang dan dekat dengan lahan pertanian. Manufaktur dapat dilakukan dalam kelompok-kelompok di tengah sawah.

Teknis Budidaya

Penyiapan Sarana dan Peralatan

Kandang dapat dibuat dalam bentuk ganda atau tunggal, tergantung dari jumlah sapi yang dimiliki. Dalam single-jenis kandang, penempatan sapi dilakukan pada satu baris atau satu baris, sedangkan penempatan kandang ganda tipe dilakukan dalam dua baris yang saling berhadapan atau saling berlawanan. Antara dua seri yang dibuat untuk garis jalan.

Pembuatan kandang untuk tujuan penggemukan (kereman) biasanya tunggal jika kapasitas ternak terus hanya sedikit. Namun, jika kegiatan ini dimaksudkan untuk produksi ternak komersial, ukuran kandang harus lebih luas dan lebih besar sehingga dapat menampung jumlah sapi lebih.

Lantai kandang harus dicari tetap bersih guna mencegah timbulnya berbagai penyakit. Lantai terbuat dari tanah padat atau semen, dan mudah dibersihkan dari kotoran sapi. Lantai dasar ditutupi dengan jerami kering sebagai sampah hangat.

Semua bagian dari kandang dan peralatan yang pernah digunakan untuk menjadi disuci hamakan terlebih dahulu dengan desinfektan, seperti creolin, lysol, dan bahanbahan lainnya.

Ukuran kandang yang dibuat untuk banteng dewasa adalah 1,5×2 m atau 2,5×2 m, sedangkan untuk sapi dewasa adalah 1,8×2 m dan untuk anak sapi adalah 1,5×1 m per ekor, dengan tinggi atas + 2, 5- 3,5 m dari tanah. Suhu sekitar 25-40 derajat kandang C (rata-rata 33 derajat C) dan kelembaban 75%. Lokasi pemeliharaan dapat dilakukan pada dataran rendah (100-500 m) ke dataran tinggi (> 500 m).

  • Kandang untuk memelihara ternak harus bersih dan kering.
  • Membuat kandang harus mempertimbangkan beberapa persyaratan dasar yang meliputi konstruksi, lokasi, ukuran dan peralatan kandang.

Konstruksi Dan Lokasi Kandang

  • Konstruksi kandang sapi seperti rumah kayu.
  • Bud berbentuk atap kandang dan satu / kedua sisi miring.
  • Lantai kandang terbuat dari solid, lebih tinggi dari tanah sekitarnya dan sedikit miring ke arah selokan di luar kandang.
  • Intinya adalah bahwa air yang terlihat, termasuk kencing sapi yang mengalir keluar dari lantai kandang tetap kering.
    Bahan konstruksi kandang adalah kayu / papan yang berasal dari kayu yang kuat.
  • Kandang sapi tidak boleh ditutup, melainkan terbuka untuk memungkinkan sirkulasi udara di dalam lancar.
    Termasuk dalam seri adalah pakan ternak pasokan air minum yang bersih.
  • Minum air yang disediakan ad libitum, artinya harus tersedia dan tidak boleh dijalankan setiap saat.
    Kandang harus terpisah dari rumah dengan jarak minimal 10 meter dan sinar matahari harus dapat menembus pelataran kandang.
  • Membuat kandang sapi dapat dilakukan secara berkelompok di tengah lapangan / bidang.

Ukuran Kandang

Sebelum membuat kandang harus diperhitungkan pertama jumlah sapi yang akan dipelihara. Ukuran kandang untuk banteng dewasa adalah 1,5 x 2 m. Adapun perempuan dewasa sapi adalah 1,8 x 2 m dan untuk anak sapi adalah 1,5×1 m.

Peralatan Kandang

Termasuk dalam kandang peralatan di mana makanan dan minuman, yang harus dilakukan di luar kandang, tapi masih di bawah atap. Pakan dibuat sedikit lebih tinggi sehingga pakan mengingat tidak diinjak / campuran kotoran. Air minum harus dibuat permanen dalam bentuk tank semen dan sedikit lebih tinggi dari permukaan lantai.

Sehingga kotoran dan urin tidak tercampur di dalamnya. Item lain yang perlu disediakan adalah sapu, sikat, sekop, sabit, dan tempat untuk mandi sapi. Semua peralatan ini adalah untuk membersihkan kandang untuk menghindari penyakit sapi gangguan dan dapat digunakan untuk mandi sapi.

Pembibitan

Syarat ternak yang harus diperhatikan adalah :

  • Memiliki tanda telinga, yang berarti bahwa betis telah terdaftar dan silsilah lengkap.
  • Matanya cerah dan bersih.
  • Tidak terdapat tanda-tanda sering jatuh, terganggu pernafasannya serta dari hidung tidak keluar lendir.
  • Kukunya tidak terasa panas bila diraba.
  • Tidak terlihat adanya eksternal parasit pada kulit dan bulunya.
  • Tidak terdapat adanya tanda-tanda mencret pada bagian ekor dan dubur.
  • Tidak ada tanda-tanda kerusakan kulit dan kerontokan bulu.
  • Pusarnya bersih dan kering, bila masih lunak dan tidak berbulu menandakan bahwa pedet masih berumur kurang lebih dua hari.

Untuk menghasilkan daging, pilihlah tipe sapi yang cocok yaitu jenis sapi Bali, sapi Brahman, sapi PO, dan sapi yang cocok serta banyak dijumpai di daerah setempat.

  • Tubuh dalam, besar, berbentuk persegi panjang / bola.
  • Kualitas daging maksimum dan berharga.
  • Laju pertumbuhan relatif cepat.
  • Efisiensi bahan tinggi.
  • Kaki kokoh, dengan pertulangan besar dan panjang, kuku kaki memiliki struktur yang kuat.
  • Kulit kenyal dan longgar dan mengkilap.
  • Memiliki adaptasi yang baik untuk daerah tropis.

Pemeliharaan

Pemeliharaan meliputi penyediaan pakan sapi potong (pakan) dan manajemen kandang. Sapi pena dalam fungsi pemeliharaan adalah :

  • Melindungi sapi dari hujan dan matahari.
  • Memudahkan perawatan dan pemantauan.
  • Menjaga keamanan dan kesehatan sapi.

Pakan merupakan sumber energi utama bagi generasi pertumbuhan dan kekuatan. Semakin baik kualitas dan jumlah pakan yang diberikan, semakin besar daya yang dihasilkan dan masih lebih besar energi yang tersimpan dalam bentuk daging.

Sanitasi dan Tindakan Preventif

Pada pemeliharaan secara intensif sapi-sapi dikandangkan sehingga peternak mudah mengawasinya, sementara pemeliharaan secara ekstensif pengawasannya sulit dilakukan karena sapi-sapi yang dipelihara dibiarkan hidup bebas.

Makanan

Secara umum, setiap sapi membutuhkan pakan makanan. Sapi dalam masa pertumbuhan, keperawatan, dan agar tidak jenuh membutuhkan makanan yang memadai dari segi kualitas dan kuantitas.

Makan dapat dilakukan dengan tiga cara :

Penggembalaan

Dilakukan dengan menghapus sapi di padang rumput, yang biasanya dilakukan di daerah yang memiliki penggembalaan yang cukup luas, dan memakan waktu sekitar 5-7 jam per hari. Dengan cara ini, tidak memerlukan ransum pakan tambahan untuk sapi makan berbagai jenis amplifier rumput.

Istilah Kereman

Bila pemberian pakan diberikan dengan cara dijatah/disajikan sebagai diperlukan. Sapi bertempat dan pakan berasal dari ladang, sawah / tempat lain. Setiap hari sapi perlu memberi makan sekitar 10% dari berat badan mereka dan memberi makan tambahan 1% – 2% dari berat badan.

Ransum tambahan berupa dedak halus atau bekatul, bungkil kelapa, singkong, ampas tahu. diberikan dengan cara dicampur ke dalam pakan di tempat rumput. Selain itu, mineral dapat ditambahkan sebagai penguat dalam bentuk garam, Kepala. Pakan ternak dalam bentuk campuran dengan jumlah tertentu dan rasio dikenal sebagai ransum.

Makan sapi yang terbaik adalah kombinasi dari penggembalaan dan keraman. Sesuai dengan keadaan, jenis hijauan dibagi menjadi 3 kategori, yaitu hijauan segar, hijauan kering dan silase. Jenis hijauan segar adalah rumput, kacang-kacangan (Legu minosa) dan tanaman hijau lainnya. Rumput untuk pakan ternak yang baik adalah rumput, rumput raja (king grass), daun turi, daun lamtoro.

Pakan Kering

Berasal dari hijauan segar yang sengaja dikeringkan dengan tujuan agar dapat dipertahankan lagi. Termasuk dalam hijauan kering adalah jerami padi, jerami kacang tanah, jerami jagung, dll yang biasa digunakan pada musim kemarau. Hijauan diklasifikasikan sebagai jenis pakan yang banyak mengandung serat kasar.

Hijauan segar dapat dipertahankan dalam silase. Secara singkat pembuatan silase dapat dijelaskan sebagai berikut : hijauan yang akan dibuat silase ditutup, sehingga proses fermentasi. Hasil dari proses ini disebut silase. Contoh silase yang telah memasyarakat antara lain silase jagung, silase rumput, silase jerami padi, dll.

Pemeliharaan Kandang

Kotoran di timbun di tempat lain sehingga proses fermentasi Lebih dari 1 – 2 minggu dan berubah menjadi pupuk kandang matang dan baik. Kandang sapi tidak harus ditutup (sedikit terbuka) untuk sirkulasi udara di dalam berjalan lancar. Pembuangan jarak tinja sapi setidaknya 10 dari kandang, dengan punggungnya ke arah angin dari lokasi kandang.

Air minum yang bersih harus tersedia setiap saat. Di mana makanan dan minuman harus dilakukan di luar kandang tapi masih di bawah atap. Pakan dibuat sedikit lebih tinggi sehingga pakan mengingat tidak diinjak-injak atau tercampur dengan kotoran.

Ketinggian pakan siku tidak boleh melebihi kaki depan, dengan kedalaman 30-40 cm dengan bentuk miring untuk memberi makan ternak hura aha selalu mengarah ke sapi. Sementara mana air minum harus dibuat permanen dalam bentuk tank semen dan sedikit lebih tinggi dari permukaan lantai.

Semua kandang peralatan (di mana makanan, minuman dan lantai) tidak harus membentuk sudut tajam, tapi miring. Juga menyediakan peralatan untuk sapi mandi.

Pengendalian Penyakit Hewan

Pengendalian penyakit sapi terbaik menjaga sapi sehat dengan tindakan pencegahan. Tindakan pencegahan untuk menjaga kesehatan sapi adalah :

  • Menjaga kebersihan kandang beserta peralatannya, termasuk sapi mandi.
  • Orang sakit sapi dipisahkan oleh sapi yang sehat dan pengobatan segera.
  • Mengusakan lantai kandang selalu kering.
  • Secara teratur memeriksa kesehatan ternak dan vaksinasi sesuai petunjuk.
  • Membatasi penanggung jawab kandang.

Panen

Hasil utama

  • Hasil utama dari budidaya sapi potong daging

Hasil tambahan

  • Selain sedang bertani daging, dan pupuk kandang serta pendapatan tambahan dari sapi pertanian pupuk organik untuk lahan pertanian.

Well Gimana …. Cukup Mudah Bukan Untuk Pemuliaan Dan Budidaya Sapi Potong Ini ????? 😀

5 Cara Simpel Budidaya Ternak Sapi Potong Pedaging Kualitas Ekspor