4 Langkah Mudah Cara Budidaya Suweg Makanan Khas Tradisional

Posted on

RuangTani.Com – Suweg adalah tanaman anggota marga Amorphophallus dan masih berkerabat dekat dengan bunga bangkai raksasa (A. titanum) dan iles-iles (A. muelleri). Tumbuhan ini di jawa di jadikan olahan makanan pada buahnya dan juga dapat di jadikan stik kering makanan ringan. Budidaya suweg masih sangat jarang di lakukan karena mungking sebagian orang masih terasa asing dengan tanaman yang satu ini. Berikut Adalah cara budidaya suweg.

Suweg

Persyaratan Tumbuh

  • Tanaman ini tumbuh baik pada ketinggian tanah 0-800 m dpl.
  • Denagan kebutuhan curah hujan 1.000-1.500 mm/tahun.

Bibit

  • Perbanyakan bibit dengan anak umbi atau mata tunas yang terdapat pada umbi. Perbanyakan dengan biji jarang dilakukan karena pada keadaan normal tanaman ini memerlukan waktu yang cukup lama, yaitu satu setengah tahun untuk bisa dipanen kambali. Berat umbi dapat mencapai 5 kg.

Pengolahan Tanah dan Penanaman

  • Tanah diolah agar gembur, lalu dibuat lubang tanam minimal 15 cm. Tanam anak umbi atau mata tunas pada umbi dengan jarak tanam 45-90 cm x 120 cm. Di India tanaman ini sering ditumpangsarikan dengan jahe, pisang, dan kacang tanah.

Pemupukan

  • Pemupukan diberikan dengan pupuk an-organik yaitu Pupuk NPK sebanyak 40 kg/ha, P2O5 sebanyak 40 kg/ha, dan K2O sebanyak 80 kg/ha.

Panen dan Pasca Panen

Umur panen 4-5 bulan jika bibit yang digunakan dari umbi anak, dan 9-10 bulan jika bibit yang digunakan berasal dari mata tunas umbi. Pemanenan dilakukan jika tangkai daunnya telah membusuk. Umbi ini dapat disimpan untuk beberapa bulan pada ruangan dengan suhu 10° C.

Sumber : pusat-pkkp.bkp.pertanian.go.id

Demikian Pembahasan Tentang 4 Langkah Mudah Cara Budidaya Suweg Makanan Khas Tradisional Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Pembaca RuangTani.Com Aminnn … 🙂