10 Panduan Lengkap Dan Mudah Budidaya Kentang Ramah Lingkungan

Posted on

RuangTani.Com – Komoditas tanaman yang sudah sejak lama dibudidayakan ini mempunyai potensi ekonomi yang cukup tinggi di kalangan pasar modern maupun pasar tradisional. Kentang merupakan buah yang dapat di manfaat sebagai sayur dan juga aneka cemilan ini mempunyai nilai gizi yang cukup tinggi. Untuk itu budidaya kentang juga masih mempunyai banyak untuk di jadikan sebuah peluang usaha. Di bawah ini teknik budidaya kentang ramah lingkungan.

Kentang

10 Panduan Lengkap Dan Mudah Budidaya Kentang Ramah Lingkungan

Langkah-Langkah Dan Teknik Budidaya Kentang

Syarat Tumbuh

Iklim

Curah hujan rata-rata 1500 mm/tahun, lama penyinaran 9-10 jam/hari, suhu optimal 18-21 °C, kelembaban 80-90% dan ketinggian antara 1.000-3.000 m dpl.

Media Tanam

Struktur remah, gembur, banyak mengandung bahan organik, berdrainase baik dan memiliki lapisan olah yang dalam dan pH antara 5,8-7,0.

Persiapan bibit

Bibit yang digunanakan berasal dari umbi yang tua dengan ciri umbi kuat, bobot umbi 30-45/50 gram atau 45/50-60 gram dengan besar rata-rata 30-35 mm atau 45-50 mm, dan memiliki tiga hingga lima mata tunas (Gambar 1). Varietas yang digunakan Granola, Cipanas, Atlantik M, Repita, Amabile dan Maglia.

Baca Juga :

Persiapan Lahan

Lahan yang akan digunakan untuk penanaman harus diolah terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk membuat tanah longgar, memutus siklus hidup hama dan penyakit dalam tanah dan membantu sirkulasi udara dalam tanah dan menghilangkan gas beracun yang mungkin ada di dalam tanah.

Persiapan lahan dimulai dari mengolah tanah dengan handtraktor yang bertujuan untuk membalikkan posisi tanah, kemudian dibiarkan selama beberapa hari sehingga sinar matahari langsung, setelah tanah digali dan dibuat tidur dengan lebar satu meter dan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan. Jarak antara tempat tidur ± 50 cm.

Kemudian diberikan kapur dan pupuk kandang dengan dosis masing-masing 250 kg hingga 0,25 ha. Selanjutnya disemprot kelinci urine yang telah difermentasi dengan dosis 10 ml / l air untuk membasahi seluruh permukaan tanah.

Satu ekor kelinci yang berusia ± dua bulan (berat ± 1 kg) akan menghasilkan 85 ml urin per hari, bahkan ada peternak yang melaporkan 10 ekor kelinci dapat menghasilkan 2 liter urin per hari. Produksi urin kelinci sangat bervariasi tergantung ukuran tubuh dan jenis bahan makanan yang dikonsumsi. Proses pembuatan pupuk organik dari urin kelinci adalah sebagai berikut :

  • 2 liter EM4 + 200 g gula pasir dan dibiarkan selama satu malam.
  • Bahan a + 20 liter urin dan difermentasi selama 2 minggu dengan menggunakan aerator atau gelembung udara.
  • Pengecoran ke tanaman dengan perbandingan 10 ml urin : liter air.

Pemasangan Mulsa Plastik

Mulsa yang digunakan adalah perak plastik hitam sesuai dengan ukuran bedengan, kemudian dibuat lubang tanam dengan jarak tanam 30 x 50 cm Membuat lubang di mulsa dapat menggunakan susu kaleng yang dilubangi dan diberi batubara.

Penanaman dan Penyulaman

Jarak tanaman tergantung varietas, 80 cm x 40 cm atau 70 x 30 cm dengan kebutuhan bibit + 1.300-1.700 kg/ha (bobot umbi 30-45 gr). Waktu tanam diakhir musim hujan (April-Juni).

Penanaman dilakukan dengan membuat lubang tanam dengan menggunakan tugal dan masing-masing lubang dimasukkan satu umbi bibit. Penyulaman dilakukan bila tanaman tidak tumbuh dan/atau yang pertumbuhannya tidak normal.

Pemeliharaan Tanaman

Penyulaman

Penyulaman untuk mengganti tanaman yang tidak tumbuh/tumbuhnya jelek dilakukan 15 hari semenjak tumbuh.

Penyiangan

Penyiangan dilakukan minimal dua kali selama masa penanaman 2-3 hari sebelum/bersamaan dengan pemupukan susulan dan penggemburan.

Pemangkasan Bunga

Pada varietas kentang yang berbunga sebaiknya dipangkas untuk mencegah terganggunya proses pembentukan umbi, karena terjadi perebutan unsur hara.

Pemupukan Susulan

Pupuk Makro

  • Urea/ZA: 21 hari setelah tanam (hst) 300 kg/ha dan 45 hst 150 kg/ha.
  • SP-36: 21 hst 250 kg/ha.
  • KCl: 21 hst 150 kg/ha dan 45 hst 75 kg/ha.
  • Pupuk makro diberikan jarak 10 cm dari batang tanaman.
  • POC NASA: mulai umur 1 minggu s/d 10 atau 11 minggu.
  • Alternatif I : 8-10 kali (interval 1 minggu sekali dengan dosis 4 tutup/tangki atau 1 botol (500 cc)/ drum 200 lt air.
  • Alternatif II : 5 – 6 kali (interval 2 mingu sekali dengan dosis 6 tutup/tangki atau 1,5 botol (750 cc)/ drum 200 lt air.
  • HORMONIK : penyemprotan POC NASA akan lebih optimal jika dicampur HORMONIK (dosis 1-2 tutup/tangki atau + 2-3 botol/drum 200 liter air).

Pengairan

Pengairan 7 hari sekali secara rutin dengan di gembor, Power Sprayer atau dengan mengairi selokan sampai areal lembab (sekitar 15-20 menit).

Pengendalian Hama Dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan pestisida nabati yang terbuat dari campuran daun nimba 8 kg, 6 kg jahe, serai 6 kg, 20 g deterjen dan air 20 l. Daun nimba, lengkuas dan serai wangi tumbuk atau bubur, kemudian semua bahan diaduk merata di 20 l air hari basah dan malam (24 jam).

Selanjutnya, larutan disaring dengan kain lembut dan larutan hasil penyaringan diencerkan, masing-masing 1 liter direndam dengan 30 liter air, sehingga kita mendapatkan solusi dari 600 l untuk area seluas 1 ha.

Apilkasi menggunakan pestisida nabati dapat dilakukan bersamaan dengan aplikasi pupuk menggunakan kelinci urin. Frekuensi pemberian disesuaikan dengan tingkat serangan hama dan penyakit atau 1-2 kali dalam dua minggu.

Panen dan Pasca Panen

Pemanenan dilakukan ketika umbi-umbian memiliki masak optimal, yang ditandai dengan daun mulai mengering. Pemangkasan dilakukan sebelum panen tanaman kentang yang berada di atas tanah, panen dilakukan dengan hati-hati terutama ketika membongkar pegunungan dan dilakukan selama cuaca cerah (tidak di jalan bawah atau sekitar hujan).

Umbi kentang untuk bibit ditempatkan di gudang setelah gradasi sebelumnya (umbi-umbian lebih besar dari 60 g). Produksi diperoleh dengan inovasi teknologi budidaya kentang ramah lingkungan dari 18-30 ton / ha.

di kutip dari sumber : kalteng.go.id dan jambi.litbang.pertanian.go.id

Demikian Pembahasan Tentang 10 Panduan Lengkap Dan Mudah Budidaya Kentang Ramah Lingkungan Semoga Dapat Bermanfaat Aminnn … 😀