10 Panduan Lengkap Cara Budidaya Mangga Manis Untuk Kegiatan Ekonomi

Posted on

RuangTani.Com – Mangga adalah nama sejenis buah, demikian pula nama pohonnya. Mangga termasuk ke dalam marga Mangifera, yang terdiri dari 35-40 anggota dan suku Anacardiaceae. Nama ilmiahnya adalah Mangifera indica. Mangga bisa mencapai tinggi 10–40 m. Pohon mangga juga dapat mencapai tinggi 40 m atau lebih, meski kebanyakan mangga peliharaan hanya sekitar 10 m atau kurang.

Mangga

Komoditas tanaman musiman ini masih sangat di buru buahnya bagi para pecinta buah mangga karena buah yang satu ini kaya kan vitamin C yang bermanfaat untuk mengatasi penyakit sariawan. Tidak hanya di situ peluang bisnis budidaya mangga ini masih sangat terbuka lebar. simak selengkapnya cara budidaya mangga manis di bawah ini.

10 Panduan Lengkap Cara Budidaya Mangga Manis Untuk Kegiatan Ekonomi

Syarat Tumbuh

Iklim

Tanaman mangga cocok untuk hidup di daerah dengan musim kering selama 3 bulan. Masa kering diperlukan sebelum dan sewaktu berbunga. Jika ditanam di daerah basah, tanaman mengalami banyak serangan hama dan penyakit serta gugur bunga/buah jika bunga muncul pada saat hujan.

Media Tanam

  • Tanah yang baik untuk budidaya mangga adalah gembur mengandung pasir dan lempung dalam jumlah yang seimbang.
  • Derajat keasaman tanah (pH tanah) yang cocok adalah 5.5-7.5. Jika pH di bawah 5,5 sebaiknya dikapur dengan dolomit.

Tempat Ketinggian

  • Mangga yang ditanam didataran rendah dan menengah dengan ketinggian 0-500 m dpl menghasilkan buah yang lebih bermutu dan jumlahnya lebih banyak dari pada di dataran tinggi.

Pembibitan

Perbanyakan dengan Biji

  • Bibit dipilih dari kualitas tanaman yang sehat, kuat dan buah yang bagus. Buah di keringkan dan kulit di buang.

Siapkan kotak persemaian ukuran 100 x 50 x 20 cm dengan media tanah dan pupuk kandang (1:1), biji ditanam pada jarak 10-20 cm. Mangga juga dapat ditanam di kebun dengan jarak tanam 30 x 40 atau 40 x 40 cm di atas tanah yang gembur. Persemaian diberi naungan plastik/sisa-sisa tanaman, tetapi jangan sampai udara di dalam persemaian menjadi terlalu lembab. Benih ditanam dengan perut ke bawah sehingga akar tidak bengkok. Selama pembibitan, bibit tidak boleh kekurangan air.

Baca Juga :

Pada usia 2 minggu benih akan berkecambah. Jika ada lebih dari 1 benih dari 1 anakan, hanya menyisakan satu yang benar-benar kuat dan baik. Bibit di kotak pembibitan harus di lakukan Pemindahan ke polybag jika telah mencapai 25-30 cm. Pemilihan bibit dilakukan pada usia 4 bulan, bibit yang lemah dan tumbuh abnormal dibuang. Pindah tanam yang harus dilakukan jika bibit yang berumur 6 bulan.

  • Persiapan, Penentuan area untuk perkebunan mangga harus memperhitungkan kemudahan transportasi dan sumber daya air.

Pembukaan Lahan

  • Membongkar tanaman yang tidak diperlukan dan mematikan alang-alang serta menghilangkan rumput-rumput liar dan perdu dari areal tanam.
  • Membajak tanah untuk menghilangkan bongkahan tanah yang terlalu besar.

Pengolahan Media Tanam

Okulasi

Perbanyakan terbaik adalah dengan okulasi (penempelan tunas dari batang atas yang buahnya berkualitas ke batang bawah yang struktur akar dan tanamannya kuat). Batang bawah adalah untuk okulasi bibit di persemaian yang sudah berumur 9-12 bulan. Setelah penempelan, tunggul (tanaman okulasi) dipindahkan ke kebun pada usia 1,5 tahun. Okulasi dilakukan pada musim kemarau sehingga bagian dari yang ditempel tidak busuk.

Pencangkokan

Batang yang akan dicangkok memiliki diameter 2,5 cm dan berasal dari tanaman berumur 1 tahun. Panjang sayatan cangkok adalah 5 cm. Setelah sayatan diberi tanah dan pupuk kandang (1:1), lalu dibungkus dengan plastik atau sabut kelapa.

Pengaturan Jarak Tanam

Pada tanah yang kurang subur, jarak tanam dirapatkan sedangkan pada tanah subur, jarak tanam lebih renggang. Jarak tanam standar adalah 10 m dan diatur dengan cara:

  • Segi tiga sama kaki.
  • Diagonal.
  • Bujur sangkar (segi empat).

Teknik Penanaman

Pembuatan Lubang Tanaman dilakukan dengan panjang, lebar dan kedalaman 100 cm. Pada saat penggalian, penggalian dengan kedalaman 50 cm dipisahkan oleh penggalian kedalaman 50-100 cm. Tanah galian dalam dicampur dengan pupuk kandang dan dikeringkan beberapa hari. Masukkan tanah galian atas, diikuti tanah galian bawah. Pembuatan lubang tanam pada musim kemarau.

Cara Penanaman

Lubang tanam yang telah ditimbun digali kembali dengan ukuran panjang dan lebar 60 cm pada kedalaman 30 cm, taburi lubang dengan furadan 10-25 gram.

Polibag bibit digunting sampai ke bawah, masukkan bibit beserta tanahnya dan masukkan kembali tanah galian sampai membentuk guludan. Tekan tanah di sekitar batang dan pasang kayu penyangga tanaman.

Penanaman Pohon Pelindung

Pohon pelindung ditanam untuk menahan hembusan angin yang kuat. Jenis yang biasa dipakai adalah pohon asam atau trembesi.

Pemeliharaan Tanaman

Penyiangan

Penyiangan tidak dapat dilakukan sembarangan, rumput/gulma yang telah dicabut dapat dibenamkan atau dibuang ke tempat lain agar tidak tumbuh lagi. Penyiangan juga biasa dilakukan pada waktu penggemburan dan pemupukan.

Penggemburan/Pembubunan

Tanah yang padat dan tidak ditumbuhi rumput di sekitar pangkal batang perlu digemburkan, biasanya pada awal musim hujan. Penggemburan tanah di kebun mangga cangkokan jangan dilakukan terlalu dalam.

Perempelan/Pemangkasan

Pemangkasan bertujuan untuk membentuk kanopi yang baik dan meningkatkan produksi. Ketika tanaman telah mulai bertunas perlu dilakukan pemangkasan tunas agar dalam satu cabang hanya terdapat 3–4 tunas saja. Tunas yang dipilih jangan terletak sama tinggi dan berada pada sisi yang berbeda.

Tunas dipelihara selama kurang lebih 1 tahun saat tunas-tunas baru tumbuh kembali. Pada saat ini dilakukan pemangkasan kedua dengan meninggalkan 2-3 tunas. Pemangkasan ketiga, 1 tahun kemudian, dilakukan dengan cara yang sama dengan pemangkasan ke-2.

Pemupukan

Pupuk organik

  • Umur tanaman 1-2 tahun: 10 kg pupuk kandang, 5 kg pupuk kandang.
  • Umur tanaman 2,5–8 tahun: 0,5 kg tepung tulang, 2,5 kg abu.
  • Umur tanaman 9 tahun: tepung tulang dapat diganti pupuk kimia SP-36, 50 kg pupuk kandang, 15 kg abu.
  • Umur tanaman > 10 tahun: 100 kg pupuk kandang, 50 kg tepung tulang, 15 kg abu.
  • Pupuk kandang yang dipakai adalah pupuk yang sudah tercampur dengan tanah. Pemberian pupuk dilakukan di dalam parit keliling pohon sedalam setengah mata cangkul (5 cm).

Pupuk anorganik

  • Umur tanaman 1-2 bulan : NPK (10-10-20) 100 gram/tanaman.
  • Umur tanaman 1,5-2 tahun: NPK (10-10-20) 1.000 kg/tanaman.
  • Tanaman sebelum berbunga: ZA 1.750 gram/tanaman, KCl 1.080 gram/tanaman.
  • Tanaman waktu berbunga : ZA 1.380 gram/tanaman, Di kalsium fosfat 970Â gram/tanaman, KCl 970 gram/tanaman.
  • Tanaman setelah panen: ZA 2700 gram/tanaman, Di kalsium fosfat 1.940 gram/tanaman, KCl 1.940 gram/tanaman.

Peningkatan Kuantitas Buah

Dari sejumlah besar bunga yang muncul hanya 0,3% yang dapat menjadi buah yang dapat dipetik. Untuk meningkatkan persentase ini dapat disemprotkan polinator maru atau menyemprotkan serbuk sari diikuti pemberian 300 ppm hormon giberelin. Dengan cara ini, persentase pembentukan buah yang dapat dipanen dapat ditingkatkan menjadi 1,3%.

Gulma

Benalu memberikan kerusakan dalam waktu pendek karena menyebabkan makanan tidak diserap tanaman secara sempurna. Pengendalian dengan memotong cabang yang terserang, menebang tanaman yang diserang benalu dengan berat.

Panen

Ciri dan Umur Panen

Mangga cangkokan mulai berbuah pada umur 4 tahun, mangga okulasi pada usia 5-6 tahun. Jumlah panen pertama hanya 10-15 buah, pada tahun ke 10 jumlah bisa mencapai 300-500 buah/pohon. Panen besar biasanya jatuh di bulan September-Oktober.

Sebuah tanda buah dipanen adalah buah masak yang jatuh karena setidaknya 1 buah/pohon, arumanis warna buah / manalagi berubah menjadi gelap hijau kebiruan, warna mangga marionette/gedok berubah menjadi kuning buah / merah yang harus dipetik masih keras.

Sumber : distan.majalengkakab.go.id

Demikian Pembahasan Tentang 10 Panduan Lengkap Cara Budidaya Mangga Manis Untuk Kegiatan Ekonomi Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Pembaca RuangTani.Com Aminnn … 🙂