10 Cara Mudah Budidaya Kacang Tanah Bermutu Tinggi

Posted on
RuangTani.Com – Kacang adalah salah satu tanaman yang memiliki nilai ekonomi. Kacang tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga serta pakan ternak tetapi juga bahan baku industri. Sebagai bahan baku industri, kacang digunakan sebagai bahan untuk membuat keju, mentega, sabun dan minyak goreng. Sementara itu, sebagai makanan dan pakan ternak, kacang mengandung lemak, protein, karbohidrat dan vitamin, juga mengandung mineral. Komoditas ini sudah banyak dibudidayakan oleh petani di diseluruh Indonesia.
Kacang Tanah

10 Cara Mudah Budidaya Kacang Tanah Bermutu Tinggi

Syarat Tumbuh

Iklim

Tanaman kacang tanah yang cocok untuk ditanam di dataran rendah dengan ketinggian di bawah 500 M di atas permukaan laut. Tanaman kacang perlu suhu lklim tinggi antara 25 ° C – 32 ° C, sedikit lembab (rH 65% – 75%), curah hujan 800 mm -1300 mm per tahun, terbuka. Lain halnya dengan Budidaya Kacang Panjang

Media Tanam / Tanah

Tanaman kacang tanah membutuhkan tanah yang berstruktur ringan, seperti tanah regosol, andosol, latosol dan alluvial.

Baca Juga :

Kacang tanah dapat dibudidayakan di lahan sawah berpengairan, sawah tadah hujan, lahan kering tadah hujan. Hal yang paling penting diperhatikan dalam pemilihan lahan adalah :

  • Tanah cukup subur, gembur serta bertekstur ringan.
  • Tanah berdrainase dan beraerasi baik.
  • PH antara 6,0 -6,5.

Teknik Budidaya Kacang Tanah

Benih

Benih berasal dari tanaman yang sehat, bebas dari hama dan penyakit, bibit yang berkualitas baik dan memiliki kemurnian tinggi sehingga dapat berkecambah dengan cepat dan merata. Dipanen hanya dalam waktu (cukup lama), polong tidak pecah, kemangi dan stripping pengolahan biji dilakukan dengan baik. Memiliki hasil yang tinggi dan awal usia dewasa. Lain halnya dengan Budidaya Kacang Hijau

Pengolahan Tanah

Pengolahan dilakukan dengan cara cangkul, bajak atau traktor sedalam 20 sampai 30 cm. Tujuan pengolahan tanah adalah untuk memperbaiki struktur dan aerasi tanah sehingga pertumbuhan akar dan mengisap nutrisi oleh tanaman dapat berlangsung dengan baik.

Penanaman

  • Waktu tanam

Waktu tanam yang paling baik dilahan tegalan ( kering ) adalah pada awal musim hujan ( Oktober – Nopember ). Di lahan sawah penanaman dapat dilakukan pada bulan April -Juni ( Palawija I ) atau bulan Juli -September) Palawija II ).

  • Cara tanam 

Penanaman dilakukan dengan menggunakan tugal sedalam 3 cm dengan 2 butir benih perlubang dan jarak tanam 40 cm x 10 cm. Kemudian lubang tanam ditutup tanah secara tipis.

Pemeliharaan Tanaman

Pemupukan

Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk Urea, SP36 dan KCI dengan dosis 60-90 kg Urea, 60-90 kg SP36 dan 50 kg KCI. Per hektar.

Pemupukan dilakukan dengan memasukkan pupuk kedalam lubang tugal disisi kiri kanan lubang tanam atau disebar merata kedalam larikan.

Penyulaman

Penyulaman dilakukan apabila ada benih yang tidak tumbuh. Penyulaman dilakukan dengan membuat lubang tanam baru pada bekas lubang tanam terdahulu. Tujuan dari penyulaman ini adalah untuk mempertahankan populasi. Lain halnya dengan Budidaya Kacang Buncis

Penyiangan dan Pembumbunan

Penyiangan dilakukan 2 kali. Penyiangan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur 21 hari setelah tanam dan penyiangan kedua dilakukan pada usia 40 hari setelah tanam. Dalam penyiangan kedua juga dilakukan pembumbunan yaitu digemburkan tanah kemudian ditimbun di dekat pangkal batang tanaman. Pembumbunan bertujuan untuk memfasilitasi buah akan menembus permukaan tanah sehingga pertumbuhan optimal.

Pengairan

Tanaman kacang tanah tidak menghendaki air yang menggenang. Fase kritis untuk tanaman Kacang Tanah adalah rase perkecambahan, rase pertumbUhan dan rase pengisian polong. Waktu pengairan yang baik adalah pagi atau sore hari dengan cara dileb hingga tanah cukup basah. Lain halnya dengan Budidaya Kacang Merah

Hama dan Penyakit Kacang Tanah

Penyakit Layu

Penyakit Layu disebabkan oleh bakteri Xanthomonas Solanacearum. Pada siang hari waktu sinar matahari terik tanaman sekonyong-konyong terkulai seperti disimm air panas, tanaman langsung mati. Cara pengendalian dengan pergiliran tanaman.

Penyakit Bercak Daun 

Penyakit Bercak daun disebabkan oleh cendawan Cercospora personata. Bercak yang ditimbulkan pada daun sebelah atas coklat sedangkan sebelah bawah daun hitam. Ditengah bercak daun kadang-kadang terdapat bintik hitam dari Conidiospora. Cendawan ini timbul pada tanaman umur 40 -50 hari hingga 70 hari. Cendawan ini dapat dikendalikan dengan Anthmcol atau Daconil.

Penyakit Selerotium

Penyakit ini disebabkan oleh Selerotium rolfsii, merusak tanaman pada waktu cuaca lembab. Cendawan menyerang pada pangkal batang, bagian dari tanaman yang lunak, menimbulkan bercak-bercak hitam. Tanaman yang terserang akan layu dan mati. Pengendalian : dengan memperbaiki pengairan, agar air pengairan dapat mengalir.

Penyakit Karat

Penyakit ini disebabkan oleh Uromyces arachidae, menyerang tanaman yang masih muda menyebabkan daun berbintik-bintik coklat daun menjadi mongering. Pengendaliannya dengan menanam varitas yang tahan.

Hama Empoasca

Hama yang penting bagi tanaman kacang tanah adalah hama Empoasca. Hama ini tidak terlalu merugikan bagi tanaman kacang tanah. Cara pengendaliannya dengan penyemprotan Azodrin, Karphos atau lnsektisida yang tersedia.

Panen

Penentuan saat panen yang tepat harus disesuaikan dengan tujuan penggunaan produk Kacang Tanah. Pedoman umum yang digunakan sebagai kriteria penentuan saat panen Kacang Tanah adalah sebagai berikut :

  • Sebagian besar daun menguning dan gugur ( rontok ).
  • Tanaman berumur 85 -110 hari tergantung,Varietasnya. – Sebagian besar polongnya ( 80 % ) telah tua.
  • Kulit polong cukup keras dan berwarna cokelat kehitam-hitaman.
  • Kulit biji tipis dan mengkilap.
  • Rongga polong telah berisi penuh dengan biji.
  • Panen dilakukan dengan mencabut batang tanaman secara hati-hati agar polongnya tidak tertinggal dalam tanah.

Pasca Panen

Kegiatan pokok pasca panen Kacang Tanah adalah sebagai berikut :

  • Setelah dipanen brangkasan Kacang Tanah dipotong lebih kurang 10 cm kemudian dibersihkan.
  • Pemipilan Pipil polong Kacang Tanah dari batangnya dengan tangan.
  • Pengeringan Tebarkan polong Kacang Tanah di atas anyaman bambu atau tabir sambil dijemur dibawah terik matahari sampai kering (Kadar air 9% – 12%).

Penyimpanan dalam bentuk polong kering

Masukkan polong kering kedalam karung goni atau kaleng tertutup rapat, lalu simpan digudang penyimpanan yang tempatnya kering.

Penyimpanan dalam bentuk biji kering

Kupas polong kacang tanah kering dengan tangan atau alat pengupas kacang tanah. Jemur biji kacang tanah hingga berkadar air 9% lalu masukkan ke dalam wadah tertutup untuk disimpan atau dijual.

Sumber : warintek.bantulkab.go.id

Demikian Pembahasan Tentang 10 Cara Mudah Budidaya Kacang Tanah Bermutu Tinggi Semoga Dapat Bermanfaat Aminnn … 😀